Berita Terkini
Trending Tags

Seleksi Jalur Prestasi SMAN 1 Ponorogo Disorot, Kriteria Penerimaan Dipertanyakan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 202
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wali murid soroti transparansi seleksi jalur prestasi. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Ponorogo menuai sorotan dari sejumlah orang tua calon peserta didik. Jalur prestasi menjadi perhatian setelah muncul berbagai pertanyaan terkait mekanisme seleksi dan transparansi penentuan peserta yang diterima.

Keluhan dan pengaduan dari sejumlah wali murid bahkan ramai diperbincangkan di media sosial. Mereka mempertanyakan dasar penilaian yang digunakan sekolah dalam menyeleksi calon siswa pada jalur prestasi.

Salah satu wali murid, Gaguk Hermanto, menilai minimnya informasi yang disampaikan kepada masyarakat menjadi salah satu penyebab munculnya polemik.

“Harusnya pihak sekolah memberikan penjelasan kepada para orang tua yang mendaftarkan anaknya. Kurang adanya transparansi juga. Jika ada yang diterima semestinya dijelaskan alasannya apa, begitu juga yang tidak diterima,” ujar Gaguk.

Menurutnya, sejumlah peserta dengan capaian prestasi yang dinilai lebih tinggi justru tidak lolos seleksi. Di sisi lain, terdapat peserta lain yang diterima meski jenis prestasi yang dimiliki dinilai tidak sepenuhnya sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) SPMB yang diterbitkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Gaguk menjelaskan bahwa dalam juknis SPMB terdapat sistem skoring yang mengatur bobot prestasi berdasarkan tingkat kejuaraan, mulai dari kabupaten/kota hingga nasional. Ia mempertanyakan adanya peserta dengan kategori prestasi tertentu yang disebutnya tetap lolos seleksi.

“Kalau melihat juknis yang ada, semestinya juara harapan tidak diterima. Belum lagi katanya harus ada validasi dari kepala dinas, sementara MTs berada di bawah naungan Kementerian Agama,” terangnya.

Ia berharap proses penerimaan peserta didik dapat dilakukan secara lebih terbuka agar masyarakat memahami dasar pertimbangan yang digunakan sekolah dalam menerima siswa melalui jalur prestasi.

“Sekolah mestinya harus fair, lalu dipublikasikan mana yang diterima itu memang skornya berapa. Prestasi di bidang apa yang bisa diterima, apakah semua bidang atau hanya tertentu, sehingga masyarakat menjadi tahu,” tegasnya.

Sementara itu, Panitia SPMB SMAN 1 Ponorogo, Yudo Seputro, membenarkan adanya sejumlah wali murid yang datang ke sekolah untuk meminta penjelasan terkait hasil seleksi jalur prestasi.

“Ada beberapa wali murid yang anaknya tidak diterima kemudian konfirmasi ke sekolah, terkait ada anak yang punya prestasi bagus dan banyak namun tidak diterima,” jelas Yudo.

Menurut Yudo, penerimaan melalui jalur prestasi berbeda dengan jalur domisili karena sekolah memiliki kewenangan dalam menentukan peserta yang diterima berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan sekolah.

“Kewenangan ada di sekolah. Punya skala prioritas dan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah. Prestasi anak apa yang bisa diterima, tidak harus punya prestasi tinggi maupun banyak,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan wali murid mengenai indikator kebutuhan sekolah dan skala prioritas yang digunakan dalam seleksi jalur prestasi. Sejumlah pihak berharap sekolah dapat memberikan penjelasan yang lebih rinci agar proses SPMB tidak hanya berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga memenuhi prinsip keterbukaan informasi dan rasa keadilan bagi seluruh peserta. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Motor Raib di Sawah, Polisi Magetan Ringkus Pelaku Curanmor dan Sita 3 Unit Sekaligus

    Motor Raib di Sawah, Polisi Magetan Ringkus Pelaku Curanmor dan Sita 3 Unit Sekaligus

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah persawahan Desa Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, berhasil diungkap jajaran Polres Magetan. Dalam pengungkapan ini, satu orang pelaku berinisial AR (45), warga setempat, berhasil ditangkap. Pengungkapan kasus dilakukan oleh tim Resmob Satreskrim bersama Polsek Panekan setelah melakukan penyelidikan intensif. Dari tangan pelaku, polisi turut […]

    Bagikan
  • Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

    Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lantai dua Pasar Baru Magetan tampak kian muram. Deretan los yang digembok rapat hingga kios kosong tanpa penghuni menjadi pemandangan sehari-hari. Aktivitas jual beli pun nyaris tak terlihat, membuat kawasan yang seharusnya menjadi pusat perdagangan justru seperti mati suri. Kondisi ini bukan hanya merugikan pedagang, tetapi juga memberi kesan kumuh pada […]

    Bagikan
  • 25 WBP Lapas Kelas 1 Madiun Terima Remisi Natal, Se-Jatim 407 WBP

    25 WBP Lapas Kelas 1 Madiun Terima Remisi Natal, Se-Jatim 407 WBP

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peringatan Hari Raya Natal tahun 2025 menjadi moment istimewa bagi 25 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Madiun. Mereka baik Kristen maupun Protestan mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan. Secara simbolis, surat keputusan remisi diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jawa […]

    Bagikan
  • Magetan Siapkan 235 Koperasi Desa Merah Putih, Target Beroperasi dalam Tiga Bulan

    Magetan Siapkan 235 Koperasi Desa Merah Putih, Target Beroperasi dalam Tiga Bulan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menargetkan pembentukan 235 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh desa dan kelurahan rampung dalam tiga bulan ke depan. Program ini menjadi tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam prioritas nasional pembangunan ekonomi desa. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan percepatan […]

    Bagikan
  • Bulog Ponorogo Salurkan Bantuan Beras, 141.935 KPM Terima Jatah

    Bulog Ponorogo Salurkan Bantuan Beras, 141.935 KPM Terima Jatah

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Ratusan ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah kerja Perum Bulog Cabang Ponorogo mulai menerima bantuan pangan berupa beras. Di Kabupaten Ponorogo sendiri, tercatat sebanyak 141.935 KPM masuk dalam daftar penerima. Pemimpin Cabang Perum Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto, mengatakan penyaluran tersebut merupakan tindak lanjut instruksi pemerintah terkait bantuan pangan untuk tiga […]

    Bagikan
  • Wamenko Pangan Panen Jagung di Ponorogo, Dorong Swasembada Pangan

    Wamenko Pangan Panen Jagung di Ponorogo, Dorong Swasembada Pangan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, bersama Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita melakukan panen jagung di kawasan lahan Perhutani, Kelurahan Ronosentanan, Kecamatan Siman, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat program swasembada pangan nasional. Panen dilakukan di lahan jagung seluas sekitar 198 hektare yang dikelola masyarakat di […]

    Bagikan
expand_less