Pemkot Madiun Siapkan Lahan 6 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Tunggu Persetujuan Kemensos RI
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 43
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengusulkan lahan seluas sekitar 6 hektare di kawasan Jalan Tirta Raya Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo sebagai lokasi pembangunan gedung Sekolah Rakyat. Usulan tersebut disampaikan setelah dua lokasi yang sebelumnya diajukan dinilai belum memenuhi persyaratan dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengatakan tim dari Kemensos telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang diusulkan di depan Dinas Pertanian Kota Madiun.
“Kemarin dari Kementerian sudah datang ke wilayah Tirta Raya, depan Dinas Pertanian, untuk mengecek lokasi baru Sekolah Rakyat. Karena dua tempat sebelumnya tidak memenuhi syarat, maka kita usulkan lahan di depan Dinas Pertanian dengan luas sekitar 6 hektare,” ujar Bagus usai meninjau lokasi Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, proses administrasi pengajuan lahan akan segera dikirimkan ke Kemensos sebagai tindak lanjut. Apabila usulan tersebut masuk dalam perencanaan pemerintah pusat, Pemkot Madiun akan segera melakukan penataan lahan.
“Secara administrasi nanti segera dikirimkan. Kalau sudah masuk dalam perencanaannya dari Kementerian Sosial, kita langsung melakukan pengurukan untuk pemerataan tanah,” katanya.
Bagus menjelaskan, lahan yang diusulkan merupakan kawasan bekas Peceland. Pemanfaatan lahan tersebut dipilih karena hingga kini belum terealisasi sesuai rencana investasi sebelumnya.
“Karena rencana investasi di Peceland masih cukup lama, aset ini kita manfaatkan agar lebih produktif. Kebetulan proyek strategis nasional (Sekolah Rakyat) ini membutuhkan lahan yang luas, sehingga kita alihkan disinu,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kawasan Tirta Raya ke depan diproyeksikan menjadi kawasan pendidikan. Selain telah berdiri Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun, lokasi tersebut juga direncanakan menjadi tempat pembangunan Sekolah Rakyat.
Untuk mendukung rencana itu, Pemerintah Kota Madiun saat ini juga tengah mengusulkan perubahan rencana tata ruang. Pasalnya, kawasan tersebut sebelumnya diperuntukkan sebagai kawasan wisata.
“Karena sebelumnya tata ruangnya untuk wisata, sekarang teman-teman sedang mengajukan perubahan. Nantinya wilayah ini salah satunya akan menjadi kawasan pendidikan karena sudah ada Poltek dan insyaallah nanti juga ada Sekolah Rakyat,” pungkasnya. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez




