Berita Terkini
Trending Tags

Jatim Targetkan 2,43 Juta Hektare Tanam Padi 2026, Khofifah Buka Peluang Ekspor Beras

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 253
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan luas tanam padi mencapai 2,43 juta hektare pada 2026. (8/5/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan luas tanam padi mencapai 2,43 juta hektare pada 2026 sebagai upaya menjaga produksi dan ketersediaan beras di tengah ancaman kekeringan akibat El Nino Godzila. Target ini diiringi percepatan tanam dan dukungan sarana produksi untuk memastikan hasil panen tetap optimal. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut, produksi beras di Jatim diperkirakan mengalami surplus hingga tahun depan. Kondisi tersebut membuka peluang ekspor, salah satunya ke Arab Saudi.

“Kalau surplusnya cukup sampai tahun depan, tantangan kita bagaimana bisa ekspor beras. Saya sudah komunikasi dengan Dubes Arab Saudi untuk melihat kesesuaian kualitas dan potensi pengiriman,” ujar Khofifah saat menghadiri panen dan percepatan tanam di Desa Gading, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (8/5/2026).

Ia juga menyoroti harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani yang mencapai Rp7.500 per kilogram di wilayah Desa Gading. Menurutnya, capaian tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Madiun dan Jawa Timur secara umum.

Dalam mendukung target produksi, Pemprov Jatim mendorong modernisasi pertanian melalui penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti transplanter, drone, dan combine harvester. Teknologi ini dinilai mampu menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.

“Modernisasi alsintan ini penting dan cukup ramah bagi anak muda. Harapannya mereka tidak semua ke kota, tapi ikut memperkuat sektor pertanian,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur Heru Suseno mengatakan target luas tanam 2,43 juta hektare pada 2026 relatif sama dengan tahun sebelumnya, namun diharapkan realisasinya meningkat.

“Target 2026 itu 2,43 juta hektare tanam. Harapannya ada peningkatan dibanding capaian sebelumnya,” ujar Heru.

Untuk menjaga target tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi, termasuk penyaluran sekitar 2.200 unit irigasi perpompaan (irpom) guna mengantisipasi penurunan debit air saat musim kemarau.

Selain itu, bantuan alsintan juga terus digelontorkan untuk mendukung proses budidaya dari pengolahan lahan hingga panen. Percepatan masa tanam menjadi fokus utama agar siklus produksi tetap terjaga di tengah potensi cuaca ekstrem.

Heru menegaskan, instruksi percepatan tanam dari gubernur harus diikuti seluruh kepala daerah di Jawa Timur. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan target produksi gabah dan beras tetap tercapai.

Dengan kombinasi percepatan tanam, dukungan irigasi, serta modernisasi pertanian, Pemprov Jatim optimistis mampu menjaga ketahanan pangan sekaligus mendorong kedaulatan pangan berkelanjutan di tingkat nasional. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kota Madiun Serbu Penukaran Uang Layak Edar dari Bank Indonesia

    Warga Kota Madiun Serbu Penukaran Uang Layak Edar dari Bank Indonesia

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bank Indonesia (BI) Kediri menyiapkan uang layak edar untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang pada momen Ramadhan dan Idul Fitri 2025. Seperti yang terpantau di Pasar Sleko Kota Madiun yang diserbu warga Kota Madiun, Rabu (12/2/2025). Sebelumnya, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Pasar Besar Ngawi.  Salah satu warga Kota Madiun, Purnomo […]

    Bagikan
  • Caruban Nigth Solidarty 2026 Jadi Ajang Edukasi Layanan Unggulan RSUD Dolopo

    Caruban Nigth Solidarty 2026 Jadi Ajang Edukasi Layanan Unggulan RSUD Dolopo

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia, Kab Madiun: Manajemen RSUD Dolopo menampilkan dua produk layanan unggulan saat tampil di gelaran karnaval bertajuk Caruban Nigth Solidarty (CNS), Sabtu ( 22/08/2026) malam. Untuk kali pertama kemeriahan CNS diikuti semua OPD, BUMD dan RSUD di Pemkab Madiun. Direktur RSUD Dolopo, drg Mulyadi mengaku dua tema layanan itu sengaja diusung untuk memberikan edukasi kepada […]

    Bagikan
  • Hasil Uji Kasus Dugaan Keracunan MBG di Magetan, Diduga Ada Bakteri dari Alat Masak

    Hasil Uji Kasus Dugaan Keracunan MBG di Magetan, Diduga Ada Bakteri dari Alat Masak

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hasil uji laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa belasan siswa di SDN 2 Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Pemerintah setempat memastikan tidak ada kandungan bakteri berbahaya dalam makanan yang dikonsumsi siswa. Namun hasil uji ditemukan indikasi kuat adanya kontaminasi dari alat […]

    Bagikan
  • Penusukan di Depan Pasar Ngale, Pemilik Angkringan Tewas

    Penusukan di Depan Pasar Ngale, Pemilik Angkringan Tewas

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi penusukan terjadi di depan Pasar Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Kamis (28/08/2025) sekitar pukul 03.30 WIB. Seorang pria tak dikenal menikam seorang pemilik angkringan hingga meninggal dunia. Pelaku disebut datang lebih dulu ke salah satu angkringan dan memesan kopi. Beberapa waktu kemudian korban tiba di lokasi dengan sepeda motor, lalu […]

    Bagikan
  • Monyet Legendaris Warung Puncak Gunung Lawu, Keluarga Mbok Yem Upayakan Temon Kembali

    Monyet Legendaris Warung Puncak Gunung Lawu, Keluarga Mbok Yem Upayakan Temon Kembali

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kepergian Mbok Yem, pemilik warung legendaris di puncak Gunung Lawu, meninggalkan sosok monyet jantan bernama Temon, hewan peliharaan yang setia menemani beliau selama bertahun-tahun. Kini, pasca wafatnya Mbok Yem pada 23 April 2025 lalu, keberadaan Temon justru menjadi sumber polemik. Monyet yang selama ini menjadi daya tarik para pendaki di […]

    Bagikan
  • Menjelang Idul Adha, Harga Bahan Pokok dan Daging Sapi di Kota Madiun Masih Stabil

    Menjelang Idul Adha, Harga Bahan Pokok dan Daging Sapi di Kota Madiun Masih Stabil

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga bahan pokok dan daging sapi di Pasar Besar Kota Madiun terpantau masih stabil. Tidak ada lonjakan harga seperti yang biasa terjadi saat momen hari besar keagamaan. Untuk harga daging sapi, pedagang menyebut belum ada perubahan signifikan dibandingkan tahun lalu.  Citra Dewi Kuncahya, salah satu […]

    Bagikan
expand_less