Sopir Hiace Rombongan Suporter PSS Sleman Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Tol Madiun
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 56 menit yang lalu
- visibility 54
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Satlantas Polres Madiun menetapkan Imanuel Kristoper Bayu Prakoso, sopir Toyota Hiace yang mengangkut rombongan suporter PSS Sleman, sebagai tersangka kecelakaan maut di Tol Ngawi–Kertosono KM 616, Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Kecelakaan yang terjadi pada Minggu pagi (18/10/2026) itu mengakibatkan empat orang meninggal dunia.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, IPDA Andika, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara pada Senin (19/10/2026). Penyidik menilai alat bukti yang dikumpulkan telah cukup untuk menetapkan sopir sebagai tersangka.
“Saat ini tersangka kami tahan, SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) juga sudah kami kirim ke kejaksaan,” kata Andika, Selasa (20/10/2026).
Dalam penyelidikan, polisi menemukan dua botol air mineral berisi minuman keras jenis arak Jawa di dalam Toyota Hiace yang terlibat kecelakaan. Keterangan sejumlah penumpang juga menguatkan dugaan bahwa sopir berada di bawah pengaruh minuman keras saat mengemudikan kendaraan.
Meski demikian, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan sampel urine dan darah sopir yang telah dikirim ke laboratorium. Hasil pemeriksaan tersebut akan digunakan untuk memperkuat pembuktian dalam proses penyidikan.
Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 311 ayat (5) Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.
“Saat ini kami masih lengkapi berkas dulu sampai dinyatakan berkas lengkap, baru kita tahap dua dilimpahkan ke JPU,” ujarnya.
Sebelumnya, kecelakaan melibatkan Toyota Hiace bernomor polisi AB 7831 E yang membawa rombongan suporter PSS Sleman dan truk tronton bernomor polisi H 1872 AG pada Minggu (18/10/2026).
Berdasarkan kronologi awal kepolisian, Toyota Hiace melaju dari arah barat ke timur. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak bagian belakang samping kanan truk yang dikemudikan Hisam Mas’ud. Truk diketahui melaju di jalur lambat.
Benturan keras mengakibatkan empat orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan empat lainnya mengalami luka ringan. Sementara itu, lima penumpang lainnya dilaporkan selamat tanpa luka dan telah meninggalkan RSUD Caruban.
Empat korban meninggal dunia masing-masing Novandika Dwi Adi Prakosya, Fakhri Maulana Al-Zaki, Iyan Fathur Ar-Rozaq, dan Rio Rahman Sahid. Keempatnya merupakan warga Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Adapun dua korban luka berat adalah Anis Abdul Rohman dan Adi Suwarto. Sementara itu, empat korban luka ringan termasuk sopir Toyota Hiace, Imanuel Kristoper Bayu Prakoso.
Jenazah keempat korban meninggal dunia telah dipulangkan ke Sleman menggunakan empat ambulans PMI Kabupaten Bantul pada Minggu malam. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Krz/Diez





