Berita Terkini
Trending Tags

Ribuan Ikan Mati di Telaga Ngebel Diduga Akibat Gas Belerang

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
  • visibility 206
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ribuan ikan nila di Telaga Ngebel, mendadak mati, Kab. Ponorogo, 6/2/2025, Foto : Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan ikan nila di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, mendadak mati. Diduga, kematian ikan ini disebabkan oleh fenomena alam berupa munculnya gas belerang dari dasar telaga. Kejadian ini membuat para petani keramba mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Menurut keterangan para pembudidaya ikan nila, kematian ikan mulai terjadi sejak Jumat pekan lalu. Dwi Prasetyo, salah satu pembudidaya, mengatakan bahwa fenomena ini dipicu oleh cuaca ekstrem.

“Saat angin kencang dan suhu mendadak dingin, gas belerang naik dari dasar telaga. Akibatnya, ikan kehabisan oksigen dan mati. Ini yang terparah, saya kehilangan hampir 4 kuintal ikan,” ujarnya Kamis (6/2/2025).

Hal senada disampaikan oleh Hadi Santoso, pembudidaya lainnya. Ia memperkirakan tingkat kematian ikan di keramba mencapai 40-60 persen.

“Ini bukan pertama kali terjadi, biasanya setahun bisa dua kali. Tapi yang kali ini lebih parah. Kami mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Perikanan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Ponorogo, Siti Barokah, menjelaskan bahwa fenomena ini sering terjadi mengingat Telaga Ngebel merupakan telaga alami yang mengandung material belerang di dasarnya.

“Saat cuaca ekstrem, material dari dasar telaga, termasuk belerang, bisa naik ke permukaan,” jelasnya.

Untuk sementara, para pembudidaya berupaya mengurangi dampak dengan memasang kincir air dan menghentikan pemberian pakan hingga kondisi membaik.

Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angka Kemiskinan Kota Madiun Turun ke Level Terendah dalam 10 Tahun

    Angka Kemiskinan Kota Madiun Turun ke Level Terendah dalam 10 Tahun

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tingkat kemiskinan di Kota Madiun menunjukkan penurunan signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, angka kemiskinan tercatat sebesar 3,89 persen, turun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,38 persen. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Azis, menjelaskan capaian tersebut merupakan angka kemiskinan terendah sepanjang 10 tahun terakhir. […]

    Bagikan
  • Tak Wajib tapi Penting, TKA Bisa Jadi Tiket Emas ke Dunia Kampus dan Kerja

    Tak Wajib tapi Penting, TKA Bisa Jadi Tiket Emas ke Dunia Kampus dan Kerja

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas XII jenjang SMA/MA/SMK akan mulai dilaksanakan pada November 2025. Di Ponorogo, sekolah-sekolah kini tengah melakukan pendataan siswa yang berminat mengikuti program tersebut. Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Ponorogo–Magetan, Eko Budi Santoso, menjelaskan bahwa TKA merupakan program baru dari Kementerian Pendidikan […]

    Bagikan
  • 741 Personel Disiagakan, Polres Madiun Kota Siap Laksanakan Ops Ketupat Semeru 2026 

    741 Personel Disiagakan, Polres Madiun Kota Siap Laksanakan Ops Ketupat Semeru 2026 

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 741 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri di wilayah Kota Madiun. Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di halaman Mako Polres Madiun Kota, Kamis (12/3/2026) sore. Apel tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, serta berbagai instansi terkait […]

    Bagikan
  • Longsor Timbun Jalan Poncol Magetan, Akses Wonomulyo–Genilangit Sempat Lumpuh

    Longsor Timbun Jalan Poncol Magetan, Akses Wonomulyo–Genilangit Sempat Lumpuh

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Akses jalan penghubung antara Dusun Wonomulyo dan Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, lumpuh total selama beberapa jam akibat longsor yang terjadi pada Jumat (23/05/2025). Tebing setinggi 10 meter runtuh dan menimbun badan jalan sepanjang 5 meter dengan material batu dan tanah. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30 WIB dan langsung menghambat […]

    Bagikan
  • Warung Reyog Tua, Menjaga Rasa dan Budaya di dekat Sawah Ponorogo

    Warung Reyog Tua, Menjaga Rasa dan Budaya di dekat Sawah Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya warung dan kafe berkonsep modern ala Barat, sebuah warung sederhana di Desa Sawuh, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, justru tampil dengan wajah berbeda. Warung Reyog Tua memilih bertahan dengan nuansa tradisional Jawa yang kental, baik dari bangunan, koleksi budaya, hingga menu yang disajikan. Warung yang berdiri tak jauh dari […]

    Bagikan
  • Jelang Tahun Ajaran Baru, Penjahit Seragam di Magetan Kebanjiran Pesanan hingga Stop Orderan

    Jelang Tahun Ajaran Baru, Penjahit Seragam di Magetan Kebanjiran Pesanan hingga Stop Orderan

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia| Magetan – Memasuki masa persiapan tahun ajaran baru 2026/2027, permintaan jasa jahit seragam sekolah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengalami lonjakan signifikan. Tingginya pesanan membuat sejumlah penjahit kewalahan memenuhi permintaan pelanggan, bahkan sebagian memilih menghentikan sementara penerimaan order baru agar kualitas pekerjaan tetap terjaga. Salah satu penjahit yang merasakan lonjakan tersebut adalah Edi Purwanto, […]

    Bagikan
expand_less