Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Tak Ada Kejelasan Soal Hasil Uji Lab Keracunan MBG, Dinkes Ngawi : Kewenangan BGN

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • visibility 301
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tak Ada Kejelasan Soal Hasil Uji Lab Keracunan MBG, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Dugaan keracunan makanan dari menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur hingga kini belum ada kejelasan. Termasuk soal hasil uji laboratorium sampel makanan MBG yang disantap para siswa. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi menegaskan, instansinya tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut kepada publik.

Kepala Dinkes Ngawi, Heri Nur Fahrudin, menyatakan peran Dinkes dalam kasus tersebut sebatas penanganan kesehatan korban dan pelaksanaan tugas teknis di lapangan. Sementara itu, kewenangan penyampaian hasil uji laboratorium sepenuhnya berada di bawah Badan Gizi Nasional (BGN).

“Sejak awal kami sampaikan, Dinas Kesehatan tidak memiliki kewenangan untuk mengumumkan hasil uji laboratorium dugaan keracunan MBG. Kewenangan itu ada di Badan Gizi Nasional,” kata Heri, Rabu (17/12/2025).

Menurutnya, dalam setiap kejadian dugaan keracunan makanan, Dinkes bertanggung jawab memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat. Selain itu, petugas juga melakukan pengambilan sampel makanan untuk kemudian dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya.

“Kami fokus pada penanganan siswa yang terdampak dan pengambilan sampel untuk diuji. Soal hasilnya nanti seperti apa, itu disampaikan oleh pihak yang berwenang,” ujarnya.

Heri menambahkan, khusus pada program MBG yang berada dalam koordinasi BGN, telah ada kesepakatan lintas instansi terkait mekanisme penyampaian informasi ke masyarakat. Dari kesepakatan tersebut, hanya Koordinator Wilayah BGN Ngawi yang berhak menyampaikan hasil uji laboratorium.

“Dalam koordinasi yang kami lakukan, sudah disepakati bahwa pengumuman hasil uji lab disampaikan oleh BGN. Bukan oleh Dinkes maupun Satgas di daerah,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa Dinkes Ngawi tidak memiliki kewenangan untuk menafsirkan maupun menarik kesimpulan atas hasil uji laboratorium. Peran Dinkes hanya sebatas pelaporan kondisi kesehatan korban serta dukungan teknis selama proses penanganan.

Sementara itu, Dinkes Ngawi memastikan sedikitnya 220 siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Mantingan yang sempat mengalami gejala keracunan telah mendapatkan penanganan medis. Kondisi para siswa dilaporkan berangsur membaik dan masih dalam pemantauan petugas kesehatan. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Kades Sukosari Madiun Divonis 2 Tahun, JPU Tegas Masih Pikir Pikir

    Mantan Kades Sukosari Madiun Divonis 2 Tahun, JPU Tegas Masih Pikir Pikir

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU ) Kejaksaan Negeri Madiun sontak melontarkan pernyataan berbeda usai mendegar pembacaan vonis majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan terdakwa Kusno, Jumat ( 27/02/2026). Mantan Kades Sukosari Kec Dagangan, Kab Madiun yang terjerat perkara korupsi anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun 2022 itu divonis 2 […]

    Bagikan
  • RRI Peringati HUT ke-80 dengan Semangat Digitalisasi

    RRI Peringati HUT ke-80 dengan Semangat Digitalisasi

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80, Kamis (11/09/2025). Peringatan yang digelar di Auditorium RRI Madiun ini ditandai dengan penyulutan Obor Tri Prasetya yang dilakukan serentak antara RRI pusat dan seluruh daerah pada pukul 10.00 WIB. Tradisi penyulutan obor yang dibawa oleh pasangan […]

    Bagikan
  • Penataan Kampung Jepang Madiun Dimatangkan, Disiapkan Jadi Wisata Edukasi dan Pusat Bahasa

    Penataan Kampung Jepang Madiun Dimatangkan, Disiapkan Jadi Wisata Edukasi dan Pusat Bahasa

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 502
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mematangkan rencana penataan kawasan Kampung Jepang di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman dengan fokus pada pemanfaatan yang lebih jelas dan berkelanjutan. Proyek ini diarahkan tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pengembangan potensi lokal. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Pastikan Tahun 2027 Porsi ADD tetap 20 %, Tekankan Program Ketahanan Pangan

    Bupati Madiun Pastikan Tahun 2027 Porsi ADD tetap 20 %, Tekankan Program Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto memastikan alokasi Dana Desa (ADD) sebesar 20 persen tetap diberikan kepada seluruh desa di Kabupaten Madiun pada 2027. Komitmen itu disampaikan saat Sarasehan Penyelarasan RPJMD Kabupaten Madiun dengan perencanaan desa dalam rangka penyusunan RKPDes 2027. Kegiatan tersebut diikuti puluhan aparatur pemerintahan desa, mulai dari kepala desa, sekretaris […]

    Bagikan
  • Kronologi Anak 7 Tahun Jatuh dari Lantai Atas RS Hermina Madiun, Polisi Cek CCTV

    Kronologi Anak 7 Tahun Jatuh dari Lantai Atas RS Hermina Madiun, Polisi Cek CCTV

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 561
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dilaporkan terjatuh dari lantai atas di Rumah Sakit Hermina Madiun, Jalan Ring Road Barat, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Rabu (29/4/2026). Peristiwa tersebut kini dalam penyelidikan pihak kepolisian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban menjalani terapi di Klinik Tumbuh Kembang di rumah sakit […]

    Bagikan
  • Kepala Desa Taji Ajukan Pengunduran Diri, BPD Belum Terima Surat Resmi

    Kepala Desa Taji Ajukan Pengunduran Diri, BPD Belum Terima Surat Resmi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jabatan Kepala Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, tengah menjadi sorotan setelah Sigit Supriyadi diketahui membuat surat pengunduran diri. Dokumen tersebut ditandatangani pada 19 Desember dan dibubuhi materai sebagai bentuk keabsahan. Dalam isi surat itu, Sigit menegaskan bahwa keputusan mundur dilakukan atas keinginan pribadi tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun. […]

    Bagikan
expand_less