Berita Terkini
Trending Tags

Penyaluran 200 Paket PMT dari Pemprov Jatim, Upaya Percepat Penurunan Stunting

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyerahkan 200 paket Pemberian Makanan Tambahan untuk balita melalui Posyandu di wilayah Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Madiun menyerahkan 200 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita melalui Posyandu di wilayah Kabupaten Magetan. Penyerahan yang dilakukan di Pendopo Surya Graha ini sebagai bagian dari program intervensi percepatan penurunan stunting di wilayah Jawa Timur.

Salah satu penerima manfaat, Haning Susanti, tampak sumringah usai menerima paket PMT berisi telur, kacang hijau, beras, dan beberapa lainnya tersebut. “Alhamdulillah senang. Bantuan ini bisa menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak di Magetan,” ujarnya. Haning berharap program serupa dapat dilakukan lebih sering agar balita di Magetan semakin sehat.

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menegaskan bahwa bantuan PMT dari Pemprov Jatim merupakan bukti kepedulian terhadap perbaikan gizi anak di daerah. “Magetan mendapat 200 bingkisan PMT dari Gubernur Jawa Timur. Isinya makanan bergizi untuk balita. Terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi,” kata Nanik.

Ia menjelaskan, PMT ini ditujukan untuk mendukung intervensi penurunan stunting—program yang menunjukkan hasil positif di Magetan. “Angka stunting kita turun menjadi 10,2%, dan di bulan timbang mencapai 8,2%. Magetan juga mendapat reward dari Kementerian Kesehatan sebesar Rp. 5,9 miliar,” jelasnya.

Kepala Bakorwil Madiun, Heru Wahono Santoso, turut hadir dan menjelaskan bahwa PMT merupakan program Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam upaya menekan angka stunting. “Prevalensi stunting Jawa Timur berada di angka 14,7%, nomor dua terendah secara nasional setelah Bali, dan terbaik di Pulau Jawa,” ungkap Heru.

Ia menyebutkan bahwa keberhasilan ini merupakan kontribusi seluruh kabupaten/kota, termasuk Magetan yang dinilai memiliki capaian baik. “Di wilayah Bakorwil, rata-rata stunting berada di kisaran 11%. Magetan di angka 10,2%, artinya sudah di bawah rata-rata dan cukup bagus,” katanya.

Heru menegaskan bahwa program PMT dilaksanakan di enam kabupaten prioritas di wilayah Bakorwil Madiun: Ngawi, Ponorogo, Madiun, Magetan, Tulungagung, dan Trenggalek. “Ini bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas. Generasi muda harus tumbuh sehat, cerdas, dan itu membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk pola asuh orang tua,” tegasnya.

Dengan distribusi PMT ini, Pemerintah Kabupaten Magetan berharap penurunan angka stunting dapat terus berlanjut dan menjadikan daerah ini sebagai salah satu wilayah dengan perkembangan anak terbaik di Jawa Timur.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Positif Narkoba, 1 Perwira dan 2 Bintara Polres Madiun Kota Bakal Diproses Kode Etik

    Positif Narkoba, 1 Perwira dan 2 Bintara Polres Madiun Kota Bakal Diproses Kode Etik

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tindakan tegas dilakukan Polres Madiun Kota terhadap personilnya yang terlibat narkotika. Hal ini buntut penangkapan oleh jajaran Satresnarkoba Polres Madiun terhadap anggota Polres Madiun Kota berinisial Aiptu HD atas dugaan pengedar narkoba. Menyikapi hal itu, Polres Madiun Kota telah bergerak melakukan tes urine terhadap para personilnya. Hasilnya, ditemukan 3 personil […]

    Bagikan
  • Tiga Kepala OPD Alumni Jatinangor Saling Berebut Menjadi Sekda Magetan

    Tiga Kepala OPD Alumni Jatinangor Saling Berebut Menjadi Sekda Magetan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan hingga pertengahan Agustus 2025 baru diikuti tiga pejabat. Tiga Kepala OPD yang merupakan alumni kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat bersaing ketat agar bisa duduk sebagai Sekda Magetan. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, Masruri, membenarkan bahwa hanya ada tiga […]

    Bagikan
  • Pengrajin Genteng Magetan Sambut Antusias Wacara Program Gentengisasi dari Presiden Prabowo

    Pengrajin Genteng Magetan Sambut Antusias Wacara Program Gentengisasi dari Presiden Prabowo

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah musim penghujan yang menekan kapasitas produksi, para pengrajin genteng di Kabupaten Magetan mendapat suntikan optimisme dari imbauan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai program gentengisasi. Wacana penggantian atap seng dengan genteng tersebut disambut hangat pelaku usaha rumahan. Kebijakan itu segera terealisasi dan mampu mengangkat harga jual sekaligus volume pesanan. Di […]

    Bagikan
  • Tabrak Lari, Mobil Hyundai Ditabrak Belakang, Ringsek Usai Hantam Pohon

    Tabrak Lari, Mobil Hyundai Ditabrak Belakang, Ringsek Usai Hantam Pohon

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah mobil Hyundai Gets mengalami kerusakan parah setelah ditabrak dari belakang oleh sebuah minibus dan kemudian menabrak pohon di Jalan Insinyur Juanda, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, Rabu (11/2/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pengemudi sempat mengalami syok berat. Akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas dari arah Kecamatan […]

    Bagikan
  • TPA Mrican Akan Ditutup 7 November, Ponorogo Terancam Darurat Sampah

    TPA Mrican Akan Ditutup 7 November, Ponorogo Terancam Darurat Sampah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican di Ponorogo dipastikan berhenti beroperasi mulai 7 November 2025 mendatang. Penutupan dilakukan setelah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan teguran keras kepada Pemkab Ponorogo karena dinilai gagal mengelola sampah sesuai standar lingkungan. Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Jamus Kunto, membenarkan keputusan tersebut. Teguran […]

    Bagikan
  • Kualitas dan Nilai Gizi Menu MBG Kerap Diprotes Warga, Ini Langkah Pemkot Madiun

    Kualitas dan Nilai Gizi Menu MBG Kerap Diprotes Warga, Ini Langkah Pemkot Madiun

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan dari masyarakat. Di Kota Madiun, sejumlah orang tua siswa penerima manfaat mempertanyakan kelayakan menu yang diberikan dalam program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut. Keluhan yang muncul sebagian besar berkaitan dengan kualitas bahan baku dan kesesuaian menu dengan anggaran yang beredar di masyarakat. […]

    Bagikan
expand_less