Berita Terkini
Trending Tags

Tak Wajib tapi Penting, TKA Bisa Jadi Tiket Emas ke Dunia Kampus dan Kerja

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 47
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu kegiatan di sekolah menengah atas di ponorogo. Foto: Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas XII jenjang SMA/MA/SMK akan mulai dilaksanakan pada November 2025. Di Ponorogo, sekolah-sekolah kini tengah melakukan pendataan siswa yang berminat mengikuti program tersebut.

Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Ponorogo–Magetan, Eko Budi Santoso, menjelaskan bahwa TKA merupakan program baru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI. Tujuannya untuk mengukur capaian akademik siswa pada akhir masa studi di pendidikan menengah, namun bukan sebagai pengganti nilai kelulusan.

“Program ini sifatnya tidak wajib. Artinya, siswa bebas memilih untuk ikut atau tidak. Tapi sekolah wajib memiliki bukti administrasi berupa surat pernyataan dari orang tua siswa,” terang Eko (06/10/2025).

Menurutnya, TKA dapat menjadi tolok ukur kemampuan siswa sekaligus alat bantu dalam pemetaan mutu pendidikan di tiap sekolah. Nilai yang diperoleh juga bisa menjadi bahan seleksi saat siswa melanjutkan ke perguruan tinggi atau memasuki dunia kerja.

“Hasil TKA ini murni kemampuan siswa. Tidak ada istilah sedekah nilai. Setelah tes, mereka akan menerima sertifikat resmi yang bisa digunakan untuk keperluan akademik maupun administratif di masa depan,” jelasnya.

Eko menilai, meski belum diwajibkan, TKA memiliki manfaat strategis. Siswa yang memiliki sertifikat hasil TKA akan lebih siap menghadapi seleksi di perguruan tinggi maupun dunia kerja. “Sekarang mungkin belum terasa penting, tapi ke depan sertifikat ini bisa menjadi nilai tambah. Kalau anak tidak punya, dikhawatirkan akan kesulitan saat membutuhkan,” tambahnya.

TKA akan menguji sejumlah mata pelajaran utama, antara lain Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, serta mapel bidang sains dan teknologi maupun sosial humaniora. Hingga saat ini, sekolah-sekolah di Ponorogo masih melakukan pendataan dan sosialisasi kepada orang tua siswa untuk menentukan siapa saja yang siap mengikuti tes tersebut.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Periksa 4 Saksi, Dalami Dugaan Pembalakan Liar

    Polres Madiun Periksa 4 Saksi, Dalami Dugaan Pembalakan Liar

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Polres Madiun tengah menangani dugaan pembalakan liar usai ditemukan puluhan batang kayu di Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Sebanyak 43 batang kayu jati, satu truk, serta tiga orang yang berada di lokasi saat kejadian telah dimintai keterangan. Kepada penyidik ketiganya mengaku hanya kebetulan berada di sekitar area penemuan kayu. Namun, […]

    Bagikan
  • Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Magetan selama lebih dari dua pekan memicu rentetan longsor di tiga lokasi berbeda pada Jumat (23/05/2025). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana ini mengganggu aktivitas warga, merusak infrastruktur, dan memicu krisis air bersih di beberapa titik. Longsor pertama terjadi di jalur penghubung antara Wonomulyo dan […]

    Bagikan
  • Perkara Dugaan Penyelewengan Dana LKK Rp. 9,7 Miliar Segera Naik ke Penyidikan

    Perkara Dugaan Penyelewengan Dana LKK Rp. 9,7 Miliar Segera Naik ke Penyidikan

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun terus menelisik kasus dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK). Dugaan penyelewengan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara yang ditafsir senilai Rp. 9,7 miliar. Kejari Kota Madiun mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat status perkara ini akan ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan. “Dalam waktu […]

    Bagikan
  • Kasus Pencurian Karung Bawang di Pasar Sayur Dolopo Berakhir Restorativ Justice

    Kasus Pencurian Karung Bawang di Pasar Sayur Dolopo Berakhir Restorativ Justice

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Aksi pencurian karung berisi bawang merah seberat 50 kilogram di Pasar Sayur Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, terekam kamera pengawas. Kejadian berlangsung pada Selasa (05/08/2025) sore, dan kini telah ditangani oleh Polsek Dolopo. Pelaku diketahui membuka tumpukan karung yang tertutup terpal di kios milik Warsi. Dalam rekaman CCTV berdurasi 41 […]

    Bagikan
  • Sejumlah Sekolah di Ponorogo Belum Menerapkan Perda KTR

    Sejumlah Sekolah di Ponorogo Belum Menerapkan Perda KTR

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo masih menemukan sejumlah sekolah yang belum menerapkan Peraturan Daerah (Perda) No. 4/2024 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Padahal, regulasi tersebut telah disahkan oleh DPRD dan Pemkab Ponorogo sejak Juli 2024 lalu. Plt Sekretaris Dinkes Ponorogo, Anik Setyarini menjelaskan 86 persen lembaga pendidikan di Bumi Reog telah […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Periksa 41 Orang terkait Kasus Dugaan Keracunan Makanan

    Polres Ponorogo Periksa 41 Orang terkait Kasus Dugaan Keracunan Makanan

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kasus dugaan keracunan makanan yang terjadi di Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo, dan Desa Belang, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, masih dalam penyelidikan kepolisian. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengungkapkan hingga kini sudah 41 orang diperiksa. Mereka terdiri dari korban, pihak terkait, hingga pengusaha katering yang menyediakan makanan. Selain itu, polisi juga […]

    Bagikan
expand_less