Berita Terkini
Trending Tags

Tak Wajib tapi Penting, TKA Bisa Jadi Tiket Emas ke Dunia Kampus dan Kerja

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 108
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu kegiatan di sekolah menengah atas di ponorogo. Foto: Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas XII jenjang SMA/MA/SMK akan mulai dilaksanakan pada November 2025. Di Ponorogo, sekolah-sekolah kini tengah melakukan pendataan siswa yang berminat mengikuti program tersebut.

Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Ponorogo–Magetan, Eko Budi Santoso, menjelaskan bahwa TKA merupakan program baru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI. Tujuannya untuk mengukur capaian akademik siswa pada akhir masa studi di pendidikan menengah, namun bukan sebagai pengganti nilai kelulusan.

“Program ini sifatnya tidak wajib. Artinya, siswa bebas memilih untuk ikut atau tidak. Tapi sekolah wajib memiliki bukti administrasi berupa surat pernyataan dari orang tua siswa,” terang Eko (06/10/2025).

Menurutnya, TKA dapat menjadi tolok ukur kemampuan siswa sekaligus alat bantu dalam pemetaan mutu pendidikan di tiap sekolah. Nilai yang diperoleh juga bisa menjadi bahan seleksi saat siswa melanjutkan ke perguruan tinggi atau memasuki dunia kerja.

“Hasil TKA ini murni kemampuan siswa. Tidak ada istilah sedekah nilai. Setelah tes, mereka akan menerima sertifikat resmi yang bisa digunakan untuk keperluan akademik maupun administratif di masa depan,” jelasnya.

Eko menilai, meski belum diwajibkan, TKA memiliki manfaat strategis. Siswa yang memiliki sertifikat hasil TKA akan lebih siap menghadapi seleksi di perguruan tinggi maupun dunia kerja. “Sekarang mungkin belum terasa penting, tapi ke depan sertifikat ini bisa menjadi nilai tambah. Kalau anak tidak punya, dikhawatirkan akan kesulitan saat membutuhkan,” tambahnya.

TKA akan menguji sejumlah mata pelajaran utama, antara lain Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, serta mapel bidang sains dan teknologi maupun sosial humaniora. Hingga saat ini, sekolah-sekolah di Ponorogo masih melakukan pendataan dan sosialisasi kepada orang tua siswa untuk menentukan siapa saja yang siap mengikuti tes tersebut.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menagih Janji Politik Nanik-Suyatni Usai Dilantik Sebagai Bupati-Wakil Bupati Magetan

    Menagih Janji Politik Nanik-Suyatni Usai Dilantik Sebagai Bupati-Wakil Bupati Magetan

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Setelah resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (23/05/2025), Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro, langsung dihadapkan pada tantangan besar yakni mengejar ketertinggalan berbagai program strategis dari pemerintah pusat maupun provinsi. Dalam keterangannya usai pelantikan, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti […]

    Bagikan
  • BPBD Kabupaten Madiun Catat 41 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang Di Kare

    BPBD Kabupaten Madiun Catat 41 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang Di Kare

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa/Kecamatan Kare Kabupaten Madiun mulai melakukan kerja bakti pada Sabtu pagi (08/02/2025) pasca hujan disertai angin kencang yang memporak porandakan rumah mereka pada Jumat (07/02/2025). Mayoritas kerusakan pada atap rumah yang terbang disapu angin. Bahkan sejumlah rumah atapnya ambrol rata rengan tanah. Ketua Rt 06, Sumadi, mengatakan bahwa hujan […]

    Bagikan
  • Harga Tomat Jatuh ke Rp 2.000 per Kg, Gubernur Jatim Instruksikan Pemda Serap Hasil Panen Petani

    Harga Tomat Jatuh ke Rp 2.000 per Kg, Gubernur Jatim Instruksikan Pemda Serap Hasil Panen Petani

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harga tomat di Jawa Timur terus anjlok sejak Agustus 2025. Dari sebelumnya Rp. 6.000–7.000 per kilogram, kini petani hanya bisa menjual Rp. 2.000 per kilogram. Situasi ini membuat petani merugi, lantaran harga pokok penjualan tak sebanding dengan biaya produksi. Deflasi akibat overproduksi tomat tercatat di 14 kabupaten/kota di Jawa Timur, […]

    Bagikan
  • Lansia Hilang Saat Buang Sampah Di Pinggir Sungai, Ditemukan Meninggal berjarak 1 Km 

    Lansia Hilang Saat Buang Sampah Di Pinggir Sungai, Ditemukan Meninggal berjarak 1 Km 

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun— Seorang lanjut usia bernama Sami (70), warga Desa Golan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang usai membuang sampah di tepi sungai, Minggu (25/1/2026). Korban ditemukan pada Senin pagi (26/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di pinggiran sungai dekat rimbunan bambu, berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi awal korban diduga […]

    Bagikan
  • Pelanggaran Lalu Lintas Naik 5 Persen Selama Ops Patuh Semeru 2025

    Pelanggaran Lalu Lintas Naik 5 Persen Selama Ops Patuh Semeru 2025

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota mencatat peningkatan pelanggaran lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025. Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, menargetkan berbagai bentuk pelanggaran demi meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Dalam keterangannya, Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, […]

    Bagikan
  • 50 Warga Kabupaten Madiun Terkena DBD, Dinkes Gencar Fogging 

    50 Warga Kabupaten Madiun Terkena DBD, Dinkes Gencar Fogging 

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Baru satu setengah bulan, penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Madiun mencapai 50 pasien. Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Kesehatan setempat melaksanakan fogging di sejumlah wilayah pada Selasa (18/2/2025). Pengasapan dilakukan secara bertahap di sekitar rumah warga yang dilaporkan terkena DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegepty. Warga Setempat, Tutus Hermiati […]

    Bagikan
expand_less