Berita Terkini
Trending Tags

Puluhan Anak-Anak Seru-seruan “Sinau Tani” dan Panen Semangka

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 195
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan anak anak seru seruan belajar bertani dan memanen semangka di Sinau Tani Farm. Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Di tengah panas matahari pagi, tawa puluhan anak-anak riuh terdengar dari lahan pertanian seluas seratus meter persegi di Desa Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Dengan tangan kecil yang berlumur tanah, mereka belajar menanam cabai, membuat pupuk organik, hingga memetik buah semangka matang langsung dari kebun.

Kegiatan ini bukan sekedar bermain di luar kelas. Di bawah bimbingan Setyo Budi Utomo, pemilik Sinau Tani Farm, anak-anak usia dini diajak memahami bagaimana proses menanam dan merawat tanaman dengan metode Outdoor Learning, Senin (06/10/2025).

“Awalnya kita ajak anak-anak bermain dulu, karena dunia mereka memang bermain. Setelah itu baru kita arahkan, bagaimana memilih semangka yang bagus, bagaimana menanam benih dengan benar,” ujar Setyo, yang akrab disapa Pak Budi.

Menurutnya, pembelajaran bertani sejak dini penting untuk menanamkan kecintaan terhadap dunia pertanian, sekaligus mengenalkan bahwa bertani kini tak lagi identik dengan pekerjaan berat. 

“Anak-anak Gen Z dan Gen Alpha perlu tahu, bertani sekarang sudah sangat modern dan didukung teknologi. Tidak seperti dulu yang harus mengandalkan tenaga fisik,” katanya.

Sebelum turun ke kebun, para peserta belajar membuat media tanam sederhana dan pupuk cair alami. Dengan penuh semangat, mereka menyiapkan campuran tanah dan kompos, lalu menanam benih cabai ke dalam polibag. Rasa ingin tahu mereka terlihat jelas dari tatapan dan tawa kecil setiap kali melihat cacing atau benih yang mulai tertutup tanah.

Setelah sesi menanam, anak-anak berpindah ke area kebun semangka. Di lahan hijau itu tumbuh dua jenis semangka: semangka inul yang dijual Rp 5 ribu per kilogram dan semangka merah tanpa biji seharga Rp 8 ribu per kilogram. Mereka bebas memilih buah sesuka hati — beberapa bahkan memeluk semangkanya dengan bangga seolah membawa pulang harta karun kecil.

Bagi orang tua seperti Ima Nurjannah, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi anaknya. “Tadi diajarkan cara buat pupuknya, media tanamnya, bagus sekali buat anak-anak. Selain belajar, mereka juga senang bisa memetik sendiri semangka,” ujarnya.

Keseruan juga dirasakan Raisa Nahda Zakira, salah satu peserta yang antusias menceritakan pengalamannya. “Seru banget! Tadi senam bareng, bikin pupuk, sampai bisa memetik semangka sendiri. Nanti semangkanya mau dimakan bareng keluarga,” katanya dengan mata berbinar.

Di penghujung kegiatan, anak-anak tidak hanya membawa pulang buah semangka, tetapi juga mempraktikkan cara mengolah hasil panen dengan membuat jus semangka segar. Aktivitas ini menutup hari mereka dengan tawa dan wajah sumringah, sekaligus meninggalkan pelajaran penting tentang menghargai proses pangan yang mereka konsumsi.

Budi berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain untuk menghadirkan pembelajaran luar ruang yang lebih kontekstual dan menyenangkan.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah untuk Tekan Timbunan 260 Ton Per Hari

    Pemkab Magetan Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah untuk Tekan Timbunan 260 Ton Per Hari

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi meluncurkan gerakan “Pilah Sampah dari Rumah” sebagai langkah strategis menekan lonjakan sampah harian yang mencapai 260 ton per hari. Inisiatif ini sekaligus menjadi respons terhadap instruksi pemerintah pusat yang menyoroti meningkatnya ancaman darurat sampah di berbagai daerah. Program ini menekankan kewajiban warga untuk memisahkan sampah organik dan […]

    Bagikan
  • Lansia Tewas Tertemper KA Mutiara Selatan di Ngawi, Polisi Dalami Dugaan Unsur Kesengajaan

    Lansia Tewas Tertemper KA Mutiara Selatan di Ngawi, Polisi Dalami Dugaan Unsur Kesengajaan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang pria lanjut usia bernama Suprapto (72), warga Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Mutiara Selatan relasi Bandung–Surabaya, Kamis (19/2/2026) dini hari. Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.13 WIB di Km 182+5 petak jalan Geneng–Magetan. Korban diketahui berada di jalur rel saat KA 72 Mutiara […]

    Bagikan
  • Sidang Tipikor, Pengajuan Siteplan ke BPN Tidak Dari Pemkot Madiun

    Sidang Tipikor, Pengajuan Siteplan ke BPN Tidak Dari Pemkot Madiun

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Sidang kasus dugaan korupsi penyalahgunaan prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU) Perumahan Puri Asri Lestari (PAL) terus bergulir di Pengadilan Tipikor Surabaya. Kali ini, terdakwa mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Madiun, Sudarmadi kembali duduk dikursi pesakitan pada Rabu (16/04/2025). Delapan saksi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Kota […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Ponorogo Serbu Penukaran Uang Baru Meski Lebaran Masih Lama

    Ratusan Warga Ponorogo Serbu Penukaran Uang Baru Meski Lebaran Masih Lama

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Ratusan warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, memadati layanan penukaran uang baru yang digelar Bank Indonesia melalui mobil kas keliling di halaman Masjid Agung Ponorogo, Selasa (24/2/2026). Meski Lebaran masih beberapa waktu lagi, antusiasme masyarakat untuk mendapatkan uang pecahan baru sudah terlihat sejak awal Ramadan. Sejak pagi hari, warga yang didominasi kaum […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Sabet Kota Sangat Inovatif dalam Innovative Government Award 2025 Kemendagri

    Kota Madiun Sabet Kota Sangat Inovatif dalam Innovative Government Award 2025 Kemendagri

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Tidak salah jika kini menyebut Kota Madiun sebagai kota kreatif dan inovatif. Apalagi, berbagai inovasi terus dimunculkan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu pun dibuktikan dengan diraihnya penghargaan sebagai Kota Sangat Inovatif dalam Innovative Government Award (IGA) 2025. Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri itu berlangsung di Jakarta, Rabu (10/12/2025). ‘’Setiap […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Hadiri Halal Bihalal IKAPTK, Tekankan Peran Alumni dalam Pembangunan Daerah

    Bupati Madiun Hadiri Halal Bihalal IKAPTK, Tekankan Peran Alumni dalam Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Bupati Madiun, Hari Wuryanto menghadiri acara Halal Bihalal yang digelar oleh Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Madiun di Panti Asuhan Asih, Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Sabtu (12/4/2025). Kegiatan tersebut mengusung tema “Perkuat Silaturahmi dengan Semangat Kesederhanaan, Kebersamaan, dan Kekeluargaan serta Kepedulian untuk Meraih Keberkahan.” Acara berlangsung dalam suasana […]

    Bagikan
expand_less