Berita Terkini
Trending Tags

Siswa Keracunan, Dinkes Madiun Akui Makanan Basi, Hasil Uji Lab Negatif Bakteri

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • visibility 176
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr Heri Setyana, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun akhirnya buka suara terkait hasil uji laboratorium sisa makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cinta Anak, Desa Klecorejo. Sampel makanan yang diuji terkait kasus puluhan siswa yang mengalami mual dan muntah usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) beberapa waktu lalu.

Berdasarkan hasil uji laboratorium, Dinkes mengklaim makanan yang dikonsumsi para siswa dinyatakan negatif dari kandungan mikrobiologi maupun bahan kimia berbahaya.

“Tidak ditemukan toksin maupun kandungan kimia yang bersifat meracuni makanan tersebut,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, saat dikonfirmasi, Sabtu (13/12/2025).

Meski demikian, fakta di lapangan menunjukkan sebanyak 51 siswa penerima MBG mengalami keluhan mual hingga muntah setelah menyantap menu nasi goreng dengan topping jagung dan telur goreng suwir. Puluhan siswa tersebut sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas dan di Rumah Sakit.

dr Heri menyebut pihaknya masih akan melakukan kajian lanjutan untuk menelusuri penyebab pasti munculnya keluhan tersebut. Menurutnya, gejala mual dan muntah tidak selalu disebabkan oleh keracunan makanan.

“Kondisi seperti ini bisa dipengaruhi banyak faktor. Selain dugaan keracunan, bisa juga karena alergi makanan atau kondisi pencernaan anak yang kurang baik saat merespons makanan yang disajikan,” jelasnya.

Dinkes Kabupaten Madiun juga mengakui bahwa saat pengambilan sampel, secara organoleptik yakni pemeriksaan melalui aroma dan tekstur makanan tersebut terindikasi sudah tidak layak konsumsi.

“Secara organoleptik, pemeriksaan fisik dan penciuman memang terkesan seperti sudah basi. Namun setelah diuji di laboratorium, hasilnya tetap negatif,” kata Heri.

Sementara itu, hingga saat ini SPPG Cinta Anak Klecorejo masih belum diperbolehkan beroperasi. Operasional baru dapat kembali dilakukan setelah memperoleh rekomendasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) serta diterbitkannya Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Beras di Madiun Stabil Meski Isu Oplosan Merebak

    Harga Beras di Madiun Stabil Meski Isu Oplosan Merebak

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Di tengah merebaknya isu beras oplosan di sejumlah daerah, harga beras di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, masih terpantau stabil. Baik beras kualitas medium maupun premium belum menunjukkan lonjakan signifikan di tingkat eceran. Pedagang beras di Kecamatan Geger, Muhammad Allan Irnanda Yusuf, menyatakan harga beras medium bertahan di angka Rp13.500 per […]

    Bagikan
  • Pengembangan Lada Mahalona Dorong Ekonomi Petani Transmigran di Luwu Timur Sulsel

    Pengembangan Lada Mahalona Dorong Ekonomi Petani Transmigran di Luwu Timur Sulsel

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Luwu Timur, Sulawesi Selatan – Tim Ekspedisi Patriot IPB University melakukan survei dan pemetaan potensi komoditas lada (merica) di Kawasan Transmigrasi Mahalona, Luwu Timur, Sulawesi Selatan pada 11 Oktober 2025. Hal itu untuk mengidentifikasi perkembangan usaha tani lada yang menjadi sumber pendapatan utama petani transmigran. Kegiatan ini bertujuan menggali potensi hilirisasi serta memperkuat […]

    Bagikan
  • Bupati Sugiri Sampaikan LKPJ, DPRD Ponorogo Bentuk Pansus Evaluasi

    Bupati Sugiri Sampaikan LKPJ, DPRD Ponorogo Bentuk Pansus Evaluasi

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kinerja Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko selama setahun dievaluasi oleh DPRD setempat. Dalam sidang paripurna yang digelar di Kantor Bappeda Ponorogo, Senin (24/03/2025), Bupati Sugiri menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2024. Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno menegaskan bahwa bulan Maret ini merupakan batas akhir penyerahan LKPJ bupati. Setelah […]

    Bagikan
  • Pohon Besar Tumbang Tutup Akses Alternatif Madiun–Ponorogo, Jalur Selingkar Wilis Rawan Longsor

    Pohon Besar Tumbang Tutup Akses Alternatif Madiun–Ponorogo, Jalur Selingkar Wilis Rawan Longsor

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup total akses jalan alternatif penghubung Kabupaten Madiun–Ponorogo di Jalan Raya Kandangan, Desa/Kecamatan Kare, Rabu (19/11/2025). Peristiwa itu terjadi setelah wilayah pegunungan tersebut diguyur hujan berintensitas tinggi sejak sore hingga malam. Pada Kamis pagi (20/11/2025), warga bersama personel TNI/Polri serta relawan BPBD bergotong royong membersihkan […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Tekankan Disiplin Pengelolaan ADD dalam Bimtek Tata Kelola Keuangan Desa

    Bupati Madiun Tekankan Disiplin Pengelolaan ADD dalam Bimtek Tata Kelola Keuangan Desa

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Realisasi Tata Pemerintahan Bersahaja menuju Optimalisasi Tata Kelola Keuangan Daerah melalui penguatan Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) tingkat desa di Kecamatan Wungu, Selasa (13/1/2026). Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam pengelolaan Anggaran di Desa baik itu Dana Desa ( DD ) atau […]

    Bagikan
  • Banyak yang Belum Tahu! Surga Alam Ini Ternyata Ada di Tulungagung

    Banyak yang Belum Tahu! Surga Alam Ini Ternyata Ada di Tulungagung

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Tulungagung – Ranu Gumbolo di Dusun Bantengan, Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit masyarakat. Danau alami yang dikelilingi hutan pinus ini menawarkan suasana sejuk dan pemandangan yang menarik bagi pengunjung. Lokasinya berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat kota Tulungagung, dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih […]

    Bagikan
expand_less