Berita Terkini
Trending Tags

Siswa Keracunan, Dinkes Madiun Akui Makanan Basi, Hasil Uji Lab Negatif Bakteri

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • visibility 130
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr Heri Setyana, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun akhirnya buka suara terkait hasil uji laboratorium sisa makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cinta Anak, Desa Klecorejo. Sampel makanan yang diuji terkait kasus puluhan siswa yang mengalami mual dan muntah usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) beberapa waktu lalu.

Berdasarkan hasil uji laboratorium, Dinkes mengklaim makanan yang dikonsumsi para siswa dinyatakan negatif dari kandungan mikrobiologi maupun bahan kimia berbahaya.

“Tidak ditemukan toksin maupun kandungan kimia yang bersifat meracuni makanan tersebut,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, saat dikonfirmasi, Sabtu (13/12/2025).

Meski demikian, fakta di lapangan menunjukkan sebanyak 51 siswa penerima MBG mengalami keluhan mual hingga muntah setelah menyantap menu nasi goreng dengan topping jagung dan telur goreng suwir. Puluhan siswa tersebut sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas dan di Rumah Sakit.

dr Heri menyebut pihaknya masih akan melakukan kajian lanjutan untuk menelusuri penyebab pasti munculnya keluhan tersebut. Menurutnya, gejala mual dan muntah tidak selalu disebabkan oleh keracunan makanan.

“Kondisi seperti ini bisa dipengaruhi banyak faktor. Selain dugaan keracunan, bisa juga karena alergi makanan atau kondisi pencernaan anak yang kurang baik saat merespons makanan yang disajikan,” jelasnya.

Dinkes Kabupaten Madiun juga mengakui bahwa saat pengambilan sampel, secara organoleptik yakni pemeriksaan melalui aroma dan tekstur makanan tersebut terindikasi sudah tidak layak konsumsi.

“Secara organoleptik, pemeriksaan fisik dan penciuman memang terkesan seperti sudah basi. Namun setelah diuji di laboratorium, hasilnya tetap negatif,” kata Heri.

Sementara itu, hingga saat ini SPPG Cinta Anak Klecorejo masih belum diperbolehkan beroperasi. Operasional baru dapat kembali dilakukan setelah memperoleh rekomendasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) serta diterbitkannya Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.119 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Sekda Magetan Tekankan Soal Integritas ASN

    1.119 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Sekda Magetan Tekankan Soal Integritas ASN

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun 2025. Penyerahan dilakukan dalam apel khusus di Alun-alun Magetan, Selasa (16/12/2025). SK diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan yang mewakili Bupati Magetan kepada perwakilan peserta PPPK. Total sebanyak 1.119 orang […]

    Bagikan
  • Dispertan Madiun : ID Food Akan Serap 20 Ribu Ton Gula Petani

    Dispertan Madiun : ID Food Akan Serap 20 Ribu Ton Gula Petani

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Polemik pembayaran hasil panen tebu di Kabupaten Madiun belum tuntas. Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) mencatat, hingga tahun ini total lahan tebu di wilayah tersebut mencapai 2.388 hektare yang memasok bahan baku ke PG Rejoagung dan PG Pagotan. “Luasan ini tersebar di sejumlah kecamatan dan menjadi penopang produksi gula dua […]

    Bagikan
  • Yupiland 2025 Sambangi Kota Madiun, Hiburan Keluarga Penuh Warna di Sun City Mall

    Yupiland 2025 Sambangi Kota Madiun, Hiburan Keluarga Penuh Warna di Sun City Mall

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali menjadi sorotan dengan hadirnya Yupiland Jelajah Negeri 2025. Setelah sukses menghibur masyarakat di Sumatera, kini giliran warga Kota Madiun yang bisa menikmati keseruan wahana interaktif dan peluncuran produk terbaru Yupi. Acara ini digelar di Sun City Mall Madiun pada 3–19 Oktober 2025. Menurut Marketing Communication Manager PT. […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan OTT ODGJ yang Resahkan Warga

    Petugas Gabungan OTT ODGJ yang Resahkan Warga

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Petugas gabungan dari Dinas Sosial, TNI, Polri, dan pemadam kebakaran (Damkar) terpaksa berjibaku mengevakuasi seorang pria dengan gangguan jiwa di Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (26/09/2025). Pria bernama Heri Dwi Setyawan (45) itu ditangkap setelah dilaporkan kerap membuat resah warga sekitar. Ia disebut beberapa kali melakukan penganiayaan terhadap tetangga […]

    Bagikan
  • Harga Daging Ayam di Ponorogo Naik Sejak H+1 Lebaran

    Harga Daging Ayam di Ponorogo Naik Sejak H+1 Lebaran

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Harga daging ayam di Pasar Legi Ponorogo mengalami kenaikan signifikan pasca-Lebaran. Sejak H+1 Lebaran, harga daging ayam menembus Rp 38 ribu per kilogram, meningkat dari harga sebelumnya yang berkisar Rp 33 ribu per kilogram. Seorang pedagang daging ayam, Endang Joko, mengungkapkan lonjakan harga ini kemungkinan besar disebabkan oleh keterbatasan pasokan ayam […]

    Bagikan
  • Dua Guru Besar Baru Resmi Dikukuhkan, UNIPMA Perkuat Mutu Akademik Perguruan Tinggi

    Dua Guru Besar Baru Resmi Dikukuhkan, UNIPMA Perkuat Mutu Akademik Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) mengukuhkan dua Guru Besar baru pada Kamis (06/11/2025) di Graha Cendekia UNIPMA. Keduanya, adalah Prof. Dr. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd. (Profesor atau Guru Besar di Bidang Ilmu Pembelajaran Bahasa dan Sastra) dan Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd. (Profesor di Bidang Ilmu Inovasi Pembelajaran Biosains). Dengan […]

    Bagikan
expand_less