Berita Terkini
Trending Tags

Siswa Keracunan, Dinkes Madiun Akui Makanan Basi, Hasil Uji Lab Negatif Bakteri

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • visibility 183
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr Heri Setyana, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun akhirnya buka suara terkait hasil uji laboratorium sisa makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cinta Anak, Desa Klecorejo. Sampel makanan yang diuji terkait kasus puluhan siswa yang mengalami mual dan muntah usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) beberapa waktu lalu.

Berdasarkan hasil uji laboratorium, Dinkes mengklaim makanan yang dikonsumsi para siswa dinyatakan negatif dari kandungan mikrobiologi maupun bahan kimia berbahaya.

“Tidak ditemukan toksin maupun kandungan kimia yang bersifat meracuni makanan tersebut,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, saat dikonfirmasi, Sabtu (13/12/2025).

Meski demikian, fakta di lapangan menunjukkan sebanyak 51 siswa penerima MBG mengalami keluhan mual hingga muntah setelah menyantap menu nasi goreng dengan topping jagung dan telur goreng suwir. Puluhan siswa tersebut sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas dan di Rumah Sakit.

dr Heri menyebut pihaknya masih akan melakukan kajian lanjutan untuk menelusuri penyebab pasti munculnya keluhan tersebut. Menurutnya, gejala mual dan muntah tidak selalu disebabkan oleh keracunan makanan.

“Kondisi seperti ini bisa dipengaruhi banyak faktor. Selain dugaan keracunan, bisa juga karena alergi makanan atau kondisi pencernaan anak yang kurang baik saat merespons makanan yang disajikan,” jelasnya.

Dinkes Kabupaten Madiun juga mengakui bahwa saat pengambilan sampel, secara organoleptik yakni pemeriksaan melalui aroma dan tekstur makanan tersebut terindikasi sudah tidak layak konsumsi.

“Secara organoleptik, pemeriksaan fisik dan penciuman memang terkesan seperti sudah basi. Namun setelah diuji di laboratorium, hasilnya tetap negatif,” kata Heri.

Sementara itu, hingga saat ini SPPG Cinta Anak Klecorejo masih belum diperbolehkan beroperasi. Operasional baru dapat kembali dilakukan setelah memperoleh rekomendasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) serta diterbitkannya Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Madiun Ajak Insan Kesehatan Wujudkan Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

    Wabup Madiun Ajak Insan Kesehatan Wujudkan Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun menggelar apel peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di halaman kantor Dinkes setempat, Rabu (12/11/2025). Mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, kegiatan berlangsung sederhana namun dihadiri seluruh unsur kesehatan daerah, mulai dari kepala puskesmas, direktur rumah sakit, organisasi profesi tenaga medis, hingga stakeholder bidang kesehatan. Apel […]

    Bagikan
  • Panik! Bocah 9 Tahun di Ngawi Tak Bisa Lepas Resleting, Begini Cara Damkar Menanganinya

    Panik! Bocah 9 Tahun di Ngawi Tak Bisa Lepas Resleting, Begini Cara Damkar Menanganinya

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang anak berinisial L (9), warga Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, harus menjalani penanganan darurat setelah alat kelaminnya terjepit resleting celana yang ia kenakan. Kejadian tersebut membuat korban menangis histeris karena menahan sakit. Insiden bermula saat orang tua korban mendapati putranya tak mampu melepaskan resleting yang menjepit bagian sensitif. Panik, […]

    Bagikan
  • Mendes PDT Yandri Singgung Ulah Oknum LSM dan Wartawan Bodrek Mengganggu Pemerintah Desa

    Mendes PDT Yandri Singgung Ulah Oknum LSM dan Wartawan Bodrek Mengganggu Pemerintah Desa

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Beberapa hari terakhir Pernyataan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto ramai diperbincangkan. Yakni ucapanya yang mengatakan pihak yang paling banyak mengganggu kepala desa adalah oknum LSM dan oknum wartawan bodrek mendapat tanggapan dari banyak kalangan. Pernyataan Yandri itu disampaikan saat sosialisasi Peraturan Menteri Desa (Permendes) nomor […]

    Bagikan
  • DPRD Dorong Pemkab Madiun Segera Lakukan Mutasi untuk Dukung Program Kerja Harmonis

    DPRD Dorong Pemkab Madiun Segera Lakukan Mutasi untuk Dukung Program Kerja Harmonis

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kekosongan jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Madiun menjadi perhatian serius DPRD setempat. Usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD pada Kamis (20/03/2025), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Mudjono, meminta Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) segera mengajukan surat ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) guna mempercepat proses mutasi.  Menurut […]

    Bagikan
  • DKPP Kab. Madiun Duga Puluhan Ayam Mati Mendadak Akibat Flu Burung

    DKPP Kab. Madiun Duga Puluhan Ayam Mati Mendadak Akibat Flu Burung

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menindaklanjuti laporan kematian puluhan ayam kampung di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kasus ini diduga kuat disebabkan oleh avian influenza (AI) atau flu burung. Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, drh. Harris, mengatakan usai menerima laporan, tim Petugas […]

    Bagikan
  • Kolaborasi Pemkot Madiun dan ITS, TPA Winongo Bakal Jadi Ikon Wisata Edukasi Lingkungan

    Kolaborasi Pemkot Madiun dan ITS, TPA Winongo Bakal Jadi Ikon Wisata Edukasi Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk merevitalisasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo. Langkah ini menjadi bagian dari upaya transformasi TPA menjadi kawasan wisata edukasi lingkungan yang ramah dan berkelanjutan. Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan bahwa proyek ini mendapat pendampingan langsung dari para ahli lingkungan dan […]

    Bagikan
expand_less