Berita Terkini
Trending Tags

Jalur Sarangan Bikin Bus Mundur Massal, Pemkab Magetan Baru Mau Pasang Rambu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 334
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sopir bus kesulitan bermanuver di jalur alternatif Sarangan. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Jalur alternatif wisata di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah bus pariwisata dilaporkan mengalami kesulitan melintas di Jalan Kresno, Kelurahan Kebonagung. Ruas jalan yang sempit dengan tikungan tajam membuat kendaraan besar tak bisa bergerak leluasa hingga harus mundur secara bergantian.

Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah warga mengunggah video beberapa bus yang tersendat di tengah jalan. Dalam rekaman itu, sopir bus tampak kesulitan bermanuver untuk keluar dari tikungan karena ruang jalan yang terbatas dan padat permukiman warga.

Warga setempat menyebut sedikitnya delapan bus pariwisata mengalami kendala serupa dalam waktu hampir bersamaan. Mayoritas bus diketahui membawa rombongan wisatawan luar daerah yang baru kembali dari kawasan wisata Telaga Sarangan.

Kondisi itu memicu keluhan masyarakat sekaligus kritik terhadap penataan jalur wisata di Magetan yang dinilai belum sepenuhnya siap mengakomodasi kendaraan berukuran besar. Padahal, arus bus wisata menuju Sarangan terus meningkat, terutama saat akhir pekan maupun musim liburan.

Minimnya rambu penunjuk arah khusus untuk kendaraan besar disebut menjadi salah satu penyebab utama sopir salah memilih jalur. Akibatnya, bus-bus pariwisata masuk ke ruas jalan lingkungan yang tidak sesuai dengan dimensi kendaraan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magetan, Sucipto, mengatakan pihaknya segera melakukan pengecekan di lokasi terkait keberadaan rambu lalu lintas maupun Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ).

“Tak tanyakan dulu mas. Siap, biar segera dibuatkan rambunya kalau memang belum ada,” ujar Sucipto saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).

Ia menjelaskan, saat ini rambu petunjuk yang tersedia baru diperuntukkan bagi kendaraan truk dan terpasang di kawasan ujung selatan Jalan Bangka serta Jalan Ahmad Yani. Sementara petunjuk arah khusus bagi bus pariwisata masih belum tersedia.

“Kalau untuk bus belum, tapi ada RPPJ di ujung selatan Jalan Bangka dan A Yani, itu untuk truk. Sudah saya sampaikan ke bidang yang menangani untuk menambahkan rambu atau RPPJ arahan khusus bus,” jelasnya.

Menurut warga, persoalan jalur wisata bukan kali pertama terjadi. Mereka menilai pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem lalu lintas menuju kawasan wisata unggulan seperti Telaga Sarangan, termasuk penataan jalur keluar-masuk kendaraan besar agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun kenyamanan wisatawan.

Selain pemasangan rambu, warga juga berharap adanya pemetaan jalur khusus bus pariwisata yang lebih aman dan representatif. Mereka khawatir jika kondisi tersebut terus berulang tanpa solusi yang jelas, citra pariwisata Magetan bisa terdampak dan membuat wisatawan enggan kembali berkunjung.

Kemacetan akibat bus tersendat di jalur sempit itu pun sempat menghambat arus lalu lintas warga sekitar. Sejumlah pengendara harus berhenti cukup lama menunggu bus menyelesaikan manuver untuk bisa melintas dari kawasan tersebut. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPMB SMP Negeri Kota Madiun 2026 Dibuka Juni, Dindik Terapkan Dua Rayon dan Prioritaskan Siswa Dalam Kota

    SPMB SMP Negeri Kota Madiun 2026 Dibuka Juni, Dindik Terapkan Dua Rayon dan Prioritaskan Siswa Dalam Kota

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Madiun akan dimulai bulan depan. Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun membagi 14 SMP negeri ke dalam dua kelompok rayon untuk mendukung pemerataan sebaran siswa dan mempermudah proses seleksi. Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, menjelaskan kelompok […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Tinjau Pos Pantau dan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2025

    Bupati Madiun Tinjau Pos Pantau dan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2025

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sepekan jelang hari raya Idul Fitri 1446 H, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, melakukan peninjauan pos pantau dan pos pelayanan arus mudik Lebaran 2025 pada Selasa sore (25/03/2025). Pos pantau dan pelayanan yang ditinjau diantaranya Jiwan, Dumpil, Caruban serta Saradan. Bupati dan […]

    Bagikan
  • Padang Mbranang 2026 Kota Madiun Resmi Digelar, Festival Video Mapping Internasional Dongkrak Ekonomi Kreatif

    Padang Mbranang 2026 Kota Madiun Resmi Digelar, Festival Video Mapping Internasional Dongkrak Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggandeng Imajiwa Creative Studio menghadirkan Padang Mbranang, sebuah ajang kompetisi sekaligus festival video mapping internasional yang memadukan seni visual, teknologi digital, dan kreativitas. Kegiatan yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026 ini menjadi langkah strategis untuk menghidupkan ruang publik sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Pendekar. Kolaborasi tersebut […]

    Bagikan
  • Duh ! Pengerjaan Proyek Tower BTS Tanpa Izin di Desa Sogo Dilanjutkan

    Duh ! Pengerjaan Proyek Tower BTS Tanpa Izin di Desa Sogo Dilanjutkan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proyek pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) milik PT Mitra Teel di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun tetap berjalan meski belum mengantongi izin resmi. Aktivitas pembangunan masih berlangsung bahkan setelah proyek tersebut mendapatkan teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun. Pantauan dilapangan, terlihat tiga pekerja masih […]

    Bagikan
  • Gudang Penyimpanan Rosok di Ponorogo Terbakar, Damkar Sempat Kewalahan Padamkan Api

    Gudang Penyimpanan Rosok di Ponorogo Terbakar, Damkar Sempat Kewalahan Padamkan Api

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Bekas gudang penyimpanan rosok di Jalan Brigjen Katamso Gang 1, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terbakar pada Selasa (25/8/2026) petang. Banyaknya material mudah terbakar dan hembusan angin kencang membuat api cepat membesar. Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.45 WIB di gudang milik Muammar Qadafi (30) tersebut. Material yang terbakar […]

    Bagikan
  • Bukan Operasi Militer, Puluhan TNI Justru Lakukan Ini di Pasar Srijaya Madiun

    Bukan Operasi Militer, Puluhan TNI Justru Lakukan Ini di Pasar Srijaya Madiun

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan prajurit TNI dari Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) dan Kodim 0803/Madiun bersama personel kepolisian, pemerintah daerah, pelajar, serta masyarakat melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan Pasar Srijaya atau dikenal Pasar Burung Njoyo dan Pasar Kotak, Kota Madiun, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan TNI Peduli Sampah dalam rangka memperingati […]

    Bagikan
expand_less