Berita Terkini
Trending Tags

Jalur Sarangan Bikin Bus Mundur Massal, Pemkab Magetan Baru Mau Pasang Rambu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 68
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sopir bus kesulitan bermanuver di jalur alternatif Sarangan. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Jalur alternatif wisata di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah bus pariwisata dilaporkan mengalami kesulitan melintas di Jalan Kresno, Kelurahan Kebonagung. Ruas jalan yang sempit dengan tikungan tajam membuat kendaraan besar tak bisa bergerak leluasa hingga harus mundur secara bergantian.

Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah warga mengunggah video beberapa bus yang tersendat di tengah jalan. Dalam rekaman itu, sopir bus tampak kesulitan bermanuver untuk keluar dari tikungan karena ruang jalan yang terbatas dan padat permukiman warga.

Warga setempat menyebut sedikitnya delapan bus pariwisata mengalami kendala serupa dalam waktu hampir bersamaan. Mayoritas bus diketahui membawa rombongan wisatawan luar daerah yang baru kembali dari kawasan wisata Telaga Sarangan.

Kondisi itu memicu keluhan masyarakat sekaligus kritik terhadap penataan jalur wisata di Magetan yang dinilai belum sepenuhnya siap mengakomodasi kendaraan berukuran besar. Padahal, arus bus wisata menuju Sarangan terus meningkat, terutama saat akhir pekan maupun musim liburan.

Minimnya rambu penunjuk arah khusus untuk kendaraan besar disebut menjadi salah satu penyebab utama sopir salah memilih jalur. Akibatnya, bus-bus pariwisata masuk ke ruas jalan lingkungan yang tidak sesuai dengan dimensi kendaraan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magetan, Sucipto, mengatakan pihaknya segera melakukan pengecekan di lokasi terkait keberadaan rambu lalu lintas maupun Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ).

“Tak tanyakan dulu mas. Siap, biar segera dibuatkan rambunya kalau memang belum ada,” ujar Sucipto saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).

Ia menjelaskan, saat ini rambu petunjuk yang tersedia baru diperuntukkan bagi kendaraan truk dan terpasang di kawasan ujung selatan Jalan Bangka serta Jalan Ahmad Yani. Sementara petunjuk arah khusus bagi bus pariwisata masih belum tersedia.

“Kalau untuk bus belum, tapi ada RPPJ di ujung selatan Jalan Bangka dan A Yani, itu untuk truk. Sudah saya sampaikan ke bidang yang menangani untuk menambahkan rambu atau RPPJ arahan khusus bus,” jelasnya.

Menurut warga, persoalan jalur wisata bukan kali pertama terjadi. Mereka menilai pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem lalu lintas menuju kawasan wisata unggulan seperti Telaga Sarangan, termasuk penataan jalur keluar-masuk kendaraan besar agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun kenyamanan wisatawan.

Selain pemasangan rambu, warga juga berharap adanya pemetaan jalur khusus bus pariwisata yang lebih aman dan representatif. Mereka khawatir jika kondisi tersebut terus berulang tanpa solusi yang jelas, citra pariwisata Magetan bisa terdampak dan membuat wisatawan enggan kembali berkunjung.

Kemacetan akibat bus tersendat di jalur sempit itu pun sempat menghambat arus lalu lintas warga sekitar. Sejumlah pengendara harus berhenti cukup lama menunggu bus menyelesaikan manuver untuk bisa melintas dari kawasan tersebut. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hakordia 2025, Dindik Kota Madiun Bersama Kejaksaan Berikan Edukasi Pencegahan Korupsi Bagi Para Pelajar

    Hakordia 2025, Dindik Kota Madiun Bersama Kejaksaan Berikan Edukasi Pencegahan Korupsi Bagi Para Pelajar

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hari Antikorupsi Sedunia (Harkordia) diperingati setiap tanggal 9 Desember. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang bahaya korupsi dan memperkuat komitmen global untuk pemberantasan korupsi. Tidak hanya untuk pemerintah, namun masyarakat juga didorong untuk mengambil sikap nyata melawan korupsi. Untuk itulah, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun bersama Kejaksaan Negeri […]

    Bagikan
  • BPBD Sosialisasikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar di Ponorogo

    BPBD Sosialisasikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama BPBD Ponorogo menggelar simulasi kebencanaan di SMKN 2 Ponorogo pada Kamis (13/02/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan siswa dan tenaga pendidik dalam menghadapi bencana alam, terutama banjir, gempa bumi, dan kebakaran. Simulasi dimulai dengan skenario gempa bumi. Saat sirine berbunyi, para siswa dan guru […]

    Bagikan
  • Viral Anak SMP di Magetan Dianiaya Usai Dipergoki Curi Velg Truk

    Viral Anak SMP di Magetan Dianiaya Usai Dipergoki Curi Velg Truk

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah video amatir memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap anak di bawah umur viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, setelah warga memergoki aksi pencurian besi velg truk di sebuah bengkel pada Kamis (27/11/2025) lalu. Awalnya, warga menduga tiga remaja yang masih duduk di bangku […]

    Bagikan
  • Bukan Sekedar Praktik, Manasik Haji Jadi Bekal Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    Bukan Sekedar Praktik, Manasik Haji Jadi Bekal Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Madiun mengikuti manasik haji terintegrasi di Asrama Haji Kota Madiun pada Senin (16/02/2026). Mereka mengikuti rangkaian manasik secara lengkap. Mulai dari niat ihram di miqat, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melempar jumrah, hingga tawaf ifadah dan sai. Kepala Kantor Kementerian Haji dan […]

    Bagikan
  • Imbas Kekecewaan Warga, Komisi B DPRD Sidak Puskesmas Gantrung

    Imbas Kekecewaan Warga, Komisi B DPRD Sidak Puskesmas Gantrung

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terkait pelayanan di Puskesmas Gantrung Kecamatan Kebonsari. Ini Menyusul adanya kekecewaan seorang pasien atas permintaan surat rujukan pemegang BPJS penerima bantuan iuran daerah (PBID) di UPT Puskesmas Gantrung Kecamatan Kebonsari, Selasa (7/1/2025). Sidak yang dipimpin oleh ketua […]

    Bagikan
  • Pemberhentian Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, Dinsos Magetan Belum Terima Data Resmi

    Pemberhentian Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, Dinsos Magetan Belum Terima Data Resmi

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Temuan 690 penerima bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten Magetan yang terindikasi terlibat praktik judi online berdampak pemberhentian sementara penyaluran bantuan oleh pemerintah pusat, bagi penerima yang tercatat dalam daftar tersebut. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Magetan Parminto Budi membenarkan adanya laporan dari pemerintah pusat terkait data penerima Bansos yang terindikasi aktivitas judi […]

    Bagikan
expand_less