Berita Terkini
Trending Tags

Motor Curian Dikembalikan dengan Surat Minta Maaf, Polisi Tetap Buru Pelaku

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 179
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Surat minta maaf ditinggalkan pelaku bersama motor curian. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kasus pencurian sepeda motor di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berakhir tak biasa. Dua hari setelah membawa kabur motor milik warga, pelaku justru mengembalikan kendaraan tersebut di kawasan Pasar Sumoroto dengan meninggalkan sepucuk surat berisi permintaan maaf.

Peristiwa pencurian terjadi pada Kamis (16/7/2026) saat putra Sutris, warga Desa Bandaralim, Kecamatan Badegan, memarkir sepeda motor Yamaha Jupiter untuk menonton Kirab Pusaka Grebeg Tutup Suro di Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman.

Menurut Sutris, putranya memarkir motor di dekat area makam sebelum menuju lokasi kirab. Namun, saat acara selesai dan hendak pulang, motor tersebut sudah tidak berada di tempat semula.

“Kami sempat mencari di sekitar lokasi dan mengecek rekaman CCTV. Sekitar satu jam kemudian kami melapor ke polisi,” ujar Sutris.

Dua hari kemudian, warga menemukan motor tersebut terparkir di kawasan Pasar Sumoroto, sekitar dua kilometer dari lokasi pencurian. Di atas motor terdapat selembar surat bertuliskan, “Tolong dikembalikan kepada pemiliknya, saya khilaf.”

Petugas Polsek Sumoroto langsung mengamankan motor sebagai barang bukti sebelum menghubungi pemilik untuk memastikan kendaraan tersebut sesuai dengan laporan kehilangan.

Kapolsek Sumoroto, Kompol Haryo Kusbiantoro, menjelaskan hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan motor korban tidak diparkir di area penitipan resmi, melainkan di luar area penitipan. Korban yang masih berusia 13 tahun mengira lokasi tersebut sudah termasuk area penitipan.

Meski motor telah dikembalikan, polisi memastikan proses hukum tetap berlanjut. Penyidik masih mendalami identitas pelaku serta surat permintaan maaf yang ditinggalkan bersama kendaraan.

“Kasusnya murni pencurian sepeda motor dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” tegas Kompol Haryo Kusbiantoro.

Kapolsek juga menyebut, selama menjabat di Polsek Sumoroto, kejadian pelaku mengembalikan motor curian sudah terjadi tiga kali. Menurutnya, keberadaan kamera pengawas atau CCTV sangat membantu proses penyelidikan.

Sementara itu, Sutris mengaku bersyukur motornya telah kembali karena kendaraan tersebut digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Ia berharap polisi segera menangkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imigrasi Madiun Gencar Lakukan Pengawasan di Kawasan Industri 

    Imigrasi Madiun Gencar Lakukan Pengawasan di Kawasan Industri 

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun —  Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun gencar melakukan operasi pengawasan terhadap keberadaan Tenaga Kerja Asing di wilayah Kawasan Industri tepatnya di Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Tim gabungan turun langsung ke lokasi untuk memastikan legalitas dan keberadaan para pekerja asing tersebut. Operasi Gabungan Pengawasan Keimigrasian itu digelar melibatkan Imigrasi Madiun, Kepolisian, […]

    Bagikan
  • 462 Atlet Ikuti Turnamen Bulu Tangkis Dabo Battlefield I di Kota Madiun

    462 Atlet Ikuti Turnamen Bulu Tangkis Dabo Battlefield I di Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 462 atlet bulu tangkis dari berbagai kelompok usia meramaikan Turnamen Bulu Tangkis Dabo Battlefield I yang digelar di GOR Bulu Tangkis Wilis, Kota Madiun Senin (2/2/2026). Ajang ini tercatat sebagai salah satu turnamen bulu tangkis terbesar di Kota Madiun dan menjadi wadah pembinaan serta kompetisi bagi atlet muda hingga […]

    Bagikan
  • Pantau Penjualan LPG 3 Kg, Disperdagkop – UM Ajukan Tambahan Alokasi 20%

    Pantau Penjualan LPG 3 Kg, Disperdagkop – UM Ajukan Tambahan Alokasi 20%

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Harga Eceran Tertinggi ( HET ) gas LPG 3 kg di Jawa Timur mengalami kenaikan sebesar Rp. 2.000 per tabung. Dari sebelumnya Rp. 16.000 per tabung kini menjadi Rp. 18.000. Pemkab Madiun hingga kini belum menerima surat edaran resmi terkait alokasi jumlah gas LPG 3 Kg yang diterima selama tahun […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hebat Gudang Oli di Ponorogo, Dua Petugas Damkar Jadi Korban

    Kebakaran Hebat Gudang Oli di Ponorogo, Dua Petugas Damkar Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan oli bekas dan ban bekas di Desa Njalen, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Rabu dini hari. Api yang membesar dengan cepat sempat memicu ledakan berkali-kali hingga membuat warga panik dan menjauh dari lokasi kejadian. Gudang yang terbakar diketahui merupakan bangunan rumah yang dialihfungsikan sebagai tempat penyimpanan […]

    Bagikan
  • Manfaatkan Pekarangan, Pasutri di Magetan Sukses Budidayakan Cabai Rawit

    Manfaatkan Pekarangan, Pasutri di Magetan Sukses Budidayakan Cabai Rawit

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah upaya pemerintah mendorong program ketahanan dan swasembada pangan nasional, pasangan suami istri di Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berhasil membudidayakan tanaman cabai rawit secara mandiri. Budidaya dilakukan di lahan pekarangan rumah yang sebelumnya tak produktif. Pasangan Wawan Mariadi dan Fitri Rahmawati awalnya prihatin melihat lingkungan sekitar […]

    Bagikan
  • Canda Siswa SMPN 1 Parang Ingin Menu MBG Diselingi Mie Ayam

    Canda Siswa SMPN 1 Parang Ingin Menu MBG Diselingi Mie Ayam

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan mulai menjangkau sekolah-sekolah pinggiran. Salah satunya di Kecamatan Parang, tempat ratusan siswa SMPN 1 Parang ikut merasakan menu sehat yang disediakan pemerintah. Meski antusias, sebagian siswa berharap variasi menu lebih beragam. Mikaila bersama temannya, Rizal, secara terbuka menyampaikan keinginan agar sesekali ada hidangan […]

    Bagikan
expand_less