Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Tim Gibran Center Tinjau SPPG Lembeyan Kulon, Tindak Lanjuti Dugaan Kasus Keracunan MBG

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 220
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Tim Gibran Center Magetan melakukan kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, pada Senin (27/10/2025). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari dugaan kasus keracunan makanan yang sebelumnya menimpa sejumlah siswa di wilayah tersebut.

Namun, dalam kunjungan tersebut, tim Gibran Center belum diizinkan untuk melihat secara langsung proses pengolahan makanan di dapur SPPG. Pihak penyelenggara beralasan bahwa kunjungan ke area produksi memerlukan surat rekomendasi resmi dari Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG dan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga pengawas teknis.

Selain itu, awak media yang turut mendampingi tim juga tidak diperkenankan mengambil gambar maupun mendokumentasikan aktivitas di dalam area pengolahan makanan.

Sekretaris Gibran Center Magetan, Sutar Priyadi, menjelaskan bahwa pihaknya hadir untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai dengan pedoman pemerintah. Ia juga menyebut bahwa pihaknya memahami pembatasan yang diberlakukan pihak SPPG, meski sempat terjadi sedikit miskomunikasi di lapangan.

“Yang jelas tujuan kita adalah mengawal program pemerintah terkait MBG agar berjalan sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan. Namun demikian, ini tadi ada sedikit miskomunikasi, mungkin karena masih awal, terkait SOP, seperti teman-teman yang mengambil foto tidak diperbolehkan. Kami dari Gibran Center memakluminya,” ujarnya.

“Kami berangkat karena mendengar adanya dugaan keracunan di Kediren. Maka dari itu kami ingin memastikan kondisi di lapangan. Sementara ini kami baru silaturahmi awal, belum bisa masuk melihat ke dapur karena harus izin dari Korwil dan BGN. Setelah mendapat rekomendasi, kami akan berusaha meninjau dapur-dapur lain,” tambahnya.

Sebelumnya, pada Jumat (17/10/2025), belasan siswa dari SDN Kediren 2 dan MI Nurul Dholam di Kecamatan Lembeyan mengalami gejala mual, pusing, dan sakit perut usai mengonsumsi menu MBG. Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan telah mengambil sampel makanan untuk diuji di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya.

Kepala SDN Kediren 2, Fajar Witdanarko, menyampaikan bahwa program MBG kembali berjalan pada Senin (27/10/2025) setelah sempat dihentikan selama satu minggu guna menenangkan situasi pascakejadian.

“Kami sudah berkoordinasi dengan wali murid, mereka menghendaki agar MBG tetap dilanjutkan. Hari ini sudah mulai lagi. Anak-anak juga terlihat antusias, karena sudah menunggu-nunggu,” ujar Fajar.

Meski demikian, sebagian siswa masih merasa cemas untuk menyantap seluruh menu yang disediakan. Salah satu siswa kelas 4 SDN Kediren 2, Fajri Fidrisa Abidin, mengaku hanya memakan sebagian menu yang diterimanya.

“Tadi sudah dapat makan MBG, lauknya ayam, tempe, sayur, dan buah semangka. Tapi tidak saya makan semua karena waktu dicium baunya tidak enak, sayur dan nasi. Yang dimakan cuma tempe, ayam, dan semangka,” katanya.

“Kemarin itu keracunan, jadi perut sakit, pusing, dan mual mau muntah,” tambahnya.

Hingga kini, Dinkes Magetan masih menunggu hasil uji laboratorium dari BBLKM Surabaya untuk memastikan penyebab pasti dugaan keracunan tersebut. Pemerintah daerah juga diminta memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG, terutama dalam hal kebersihan dan standar pengolahan makanan di setiap SPPG.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Warga Ponorogo Bersihkan Makam Jelang Ramadhan photo_camera 3

    Ratusan Warga Ponorogo Bersihkan Makam Jelang Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, ratusan warga di wilayah Ponorogo, Jawa Timur, menggelar tradisi bersih-bersih makam. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus menciptakan kenyamanan bagi para peziarah. Seperti yang terlihat di Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, pada Jumat (13/2/2026) pagi. Puluhan warga bersama perangkat kelurahan bergotong […]

    Bagikan
  • TNI dan Warga Berjibaku di Tengah Kepungan Api Hutan Ngrayun Ponorogo

    TNI dan Warga Berjibaku di Tengah Kepungan Api Hutan Ngrayun Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kobaran api membara di kawasan hutan Petak 22 A1 KPH Lawu BKPH Wilis Selatan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (5/9/2026). Di tengah kepungan asap dan tiupan angin kencang, sejumlah prajurit TNI dari Koramil Ngrayun, jajaran Korem 081/DSJ, bersama warga berjibaku berusaha menjinakkan kobaran api yang membakar lahan milik […]

    Bagikan
  • Empat Hari Empat Malam Tempuh Perjalanan, Relawan Magetan Antar Bantuan hingga Satar Punda Barat

    Empat Hari Empat Malam Tempuh Perjalanan, Relawan Magetan Antar Bantuan hingga Satar Punda Barat

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Misi kemanusiaan relawan asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlangsung penuh tantangan. Selama empat hari empat malam perjalanan, tim harus menghadapi kemacetan, antrean penyeberangan, perjalanan laut berjam-jam hingga kembali merasakan guncangan gempa saat tiba di lokasi tujuan. Sebanyak 10 […]

    Bagikan
  • Menyambut Idul Fitri, Pemkot Madiun Gelar Festival Nasi Pecel

    Menyambut Idul Fitri, Pemkot Madiun Gelar Festival Nasi Pecel

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut Idul Fitri, Pemerintah Kota Madiun menggelar Festival Nasi Pecel yang menjadi salah satu daya tarik utama kota ini. Kota Madiun yang dikenal dengan julukan “Kota Pecel” tidak pernah lepas dari makanan khas tersebut. Untuk memperkuat eksistensi nasi pecel yang sudah menjadi ikon kuliner, festival ini digelar dengan tujuan memperkenalkan […]

    Bagikan
  • Ramai Peminat Adopsi, Bayi yang Ditemukan di Persawahan Dirawat di RSUD Caruban

    Ramai Peminat Adopsi, Bayi yang Ditemukan di Persawahan Dirawat di RSUD Caruban

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Bayi laki-laki yang ditemukan warga di area persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, kini tengah menjalani perawatan di RSUD Caruban. Sebelumnya, bayi tersebut sempat dibawa ke Puskesmas Pilangkenceng untuk pemeriksaan awal sebelum dirujuk ke rumah sakit. Direktur RSUD Caruban, drg. Farid Amirudin, menyebutkan bahwa saat tiba di rumah sakit, […]

    Bagikan
  • Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2025 di Kota Madiun

    Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2025 di Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Baznas, MUI, dan Kemenag Kota Madiun menetapkan besaran zakat fitrah dan fidyah jelang Ramadhan 1446 Hijriah. Hasil mufakat yang telah disepakati, zakat fitrah ditetapkan sebesar 3 kilogram beras, yang jika diubah dalam bentuk uang, setara dengan Rp45.000. Sementara itu, fidyah yang berdasarkan hadis yang sahih ditetapkan […]

    Bagikan
expand_less