31 Kasus Kebakaran Terjadi Sepanjang Agustus di Ponorogo, Didominasi Kelalaian
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 47
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 31 kasus kebakaran terjadi di Kabupaten Ponorogo sepanjang Agustus 2026. Mayoritas kebakaran dipicu kelalaian manusia, terutama akibat aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi hingga api merembet ke area sekitar.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Ponorogo, Bambang Supeno, mengatakan kebakaran terjadi di sejumlah lokasi dengan objek yang beragam. Mulai dari lahan, rumpun bambu, hingga bangunan.
Menurut Bambang, pembakaran sampah menjadi salah satu penyebab yang cukup dominan. Api yang ditinggalkan tanpa pengawasan dapat dengan mudah merembet, terlebih kondisi lingkungan yang kering selama musim kemarau.
“Pembakaran sampah yang ditinggal begitu saja bisa merembet ke rumpun bambu maupun bangunan,” kata Bambang.
Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas yang melibatkan api. Pembakaran sampah sebaiknya tidak dilakukan sembarangan dan harus dipastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan.
Sementara itu, secara kumulatif sejak Januari hingga Agustus 2026, tercatat kurang lebih 100 kasus kebakaran di Ponorogo.
Data menunjukkan kasus kebakaran pada Januari hingga April masih berada di bawah lima kejadian per bulan. Namun, memasuki Mei hingga Agustus, jumlah kejadian meningkat menjadi belasan hingga puluhan kasus per bulan.
Peningkatan tersebut terjadi seiring datangnya musim kemarau yang membuat kondisi lingkungan semakin kering dan mudah terbakar.
Satpol PP Ponorogo pun mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah, daun kering, maupun material mudah terbakar tanpa pengawasan. Kelalaian kecil dapat memicu kebakaran yang meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez





