Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Perkara Laporan Palsu Kembali Terjadi di Magetan, Ternyata Uang Gaji Habis untuk Trading

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 302
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang pria berinisial AS (26),diamankan unit reskrim magetan karena membuat Perkara Laporan Palsu, Foto: Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Seorang pria berinisial AS (26), warga Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, harus berurusan dengan aparat Polsek Maospati setelah laporan kehilangan sepeda motor yang ia sampaikan ternyata palsu. AS sebelumnya mengaku menjadi korban pencurian motor dan uang gaji di sekitar Puskesmas Maospati pada 10 Desember 2025 lalu. Namun penyelidikan polisi mengungkap bahwa cerita tersebut direkayasa karena yang bersangkutan takut dimarahi istrinya setelah menghabiskan gaji untuk top up trading saham.

Kapolsek Maospati, AKP Vista Dwi Pujiningsih, menjelaskan bahwa laporan yang masuk awalnya dilaporkan sebagai pencurian motor Honda Beat berpelat AE 4007 RK yang ditinggal di depan toilet umum pertigaan Totok. Pelapor juga mengaku tas berisi uang tunai Rp. 6 juta dan dokumen penting di dalam jok ikut hilang.

“Dalam laporannya, ia menyebut total kerugian mencapai sekitar Rp.22 juta dan meminta kasus ini diproses sebagai tindak pidana pencurian,” ujar Vista.

Namun penyelidikan mendalam mulai menemukan adanya ketidaksesuaian antara pengakuan pelapor dan fakta di lapangan. Unit Reskrim Polsek Maospati mengecek rekaman CCTV minimarket yang disebut sebagai lokasi AS mengambil uang tunai sebelum kejadian. Dari rekaman itu, AS sama sekali tidak tampak melakukan transaksi penarikan uang, berbeda dari pengakuannya.

Petugas kemudian menemukan sebuah tas warna hitam milik pelapor di area belakang toilet umum tidak jauh dari lokasi yang ia klaim sebagai tempat hilangnya barang. Tas itu masih berisi uang Rp6 juta dan dokumen penting. “Temuan itu memperkuat dugaan bahwa ada yang tidak beres dengan laporan tersebut,” terang Vista.

Dari pemeriksaan lebih lanjut, terungkap bahwa motor yang dilaporkan hilang rupanya dijual sendiri oleh AS dengan harga Rp. 4 juta. Uang tersebut kemudian digabung dengan gajinya untuk top up akun trading. Setelah kalah besar dan kehabisan uang, AS panik dan memutuskan membuat laporan palsu demi menyembunyikan masalah dari istrinya.

“Pelapor mengakui bahwa ia membuat laporan itu karena tertekan dan takut istrinya mengetahui kondisi sebenarnya,” jelas Vista.

Setelah seluruh fakta terungkap, AS akhirnya mengakui perbuatannya tanpa melibatkan pihak lain. Ia juga menyampaikan penyesalan di hadapan polisi. “Yang bersangkutan sudah membuat surat pernyataan bahwa ia tidak akan mengulanginya. Jika tindakan serupa terulang, ia bersedia diproses sesuai ketentuan hukum,” pungkas Kapolsek.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konferensi Pers OTT di Kota Madiun, KPK Tetapkan 3 Tersangka

    Konferensi Pers OTT di Kota Madiun, KPK Tetapkan 3 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar konferensi pers pada Selasa (20/01/2026) malam, terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Madiun. KPK membeberkan dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dengan modus fee proyek dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) serta gratifikasi di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Dalam keterangan yang disampaikan, Asep Guntur Rahayu […]

    Bagikan
  • Warga Rejomulyo Ngawi Keluhkan Bau Peternakan Ayam, DLH Minta Perbaikan Pengelolaan Limbah

    Warga Rejomulyo Ngawi Keluhkan Bau Peternakan Ayam, DLH Minta Perbaikan Pengelolaan Limbah

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sejumlah warga Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, mengeluhkan bau tidak sedap yang diduga berasal dari usaha peternakan ayam petelur di sekitar permukiman. Keluhan tersebut kemudian dimediasi oleh pemerintah desa dan ditindaklanjuti dengan pengecekan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ngawi. Peternakan ayam petelur yang telah beroperasi sekitar dua tahun terakhir […]

    Bagikan
  • Gandeng 14 SMP Negeri se-Kota Madiun, Aston Madiun & Favehotel Gelar “Edu-Connect 2026”.

    Gandeng 14 SMP Negeri se-Kota Madiun, Aston Madiun & Favehotel Gelar “Edu-Connect 2026”.

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Aston Madiun Hotel & Conference Center bersama favehotel Madiun sukses menggelar acara “Edu-Connect 2026: School Gathering & Hospitality Networking”, Selasa (27/1) yang dihadiri oleh perwakilan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta guru dari SMP Negeri 1 hingga 14 Kota Madiun. Pada kesempatan itu dikenalkan beragam fasilitas di Aston Madiun Hotel & […]

    Bagikan
  • Kondisi Jembatan Ngaglek Magetan Mengkhawatirkan, Akses Vital Warga Butuh Perbaikan Segera

    Kondisi Jembatan Ngaglek Magetan Mengkhawatirkan, Akses Vital Warga Butuh Perbaikan Segera

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kondisi Jembatan Ngaglek di Desa Ngaglek, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, kian memprihatinkan. Jembatan berbahan kayu yang dibangun pada 2007 itu mengalami kerusakan parah akibat termakan usia dan dinilai tidak lagi layak dilalui karena membahayakan keselamatan warga. Sejumlah papan kayu jembatan tampak lapuk dan licin. Kondisi tersebut bahkan pernah menyebabkan insiden nyaris […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Geledah 6 Lokasi dalam Penyidikan Kasus Pokir DPRD

    Kejari Magetan Geledah 6 Lokasi dalam Penyidikan Kasus Pokir DPRD

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan kembali menegaskan komitmennya untuk menangani dugaan tindak pidana korupsi dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan secara profesional dan transparan. Hal ini disampaikan menyusul aksi demonstrasi sejumlah elemen masyarakat yang sebelumnya mendesak percepatan dan keterbukaan proses hukum. Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, menyebut pihaknya justru […]

    Bagikan
  • Si Jago Merah Lahap Toko Oli di Madiun, Kerugian Tembus Rp100 Juta

    Si Jago Merah Lahap Toko Oli di Madiun, Kerugian Tembus Rp100 Juta

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kobaran api tiba-tiba mengamuk dan melahap sebuah toko oli di Desa Banaran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Rabu (6/5/2026) siang. Dalam waktu singkat, bangunan beserta seluruh isinya hangus tak tersisa. Peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui pemilik toko sekitar pukul 13.05 WIB. Api yang sudah membesar sempat coba dipadamkan secara mandiri, namun […]

    Bagikan
expand_less