Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

TNI dan Warga Berjibaku di Tengah Kepungan Api Hutan Ngrayun Ponorogo

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • visibility 127
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
TNI dan warga berjibaku memadamkan kebakaran hutan Ngrayun. Foto : Istimewa

Sinergia | Ponorogo – Kobaran api membara di kawasan hutan Petak 22 A1 KPH Lawu BKPH Wilis Selatan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (5/9/2026).

Di tengah kepungan asap dan tiupan angin kencang, sejumlah prajurit TNI dari Koramil Ngrayun, jajaran Korem 081/DSJ, bersama warga berjibaku berusaha menjinakkan kobaran api yang membakar lahan milik Perhutani tersebut.

Dengan peralatan seadanya, mereka tak henti-hentinya memukul kobaran api menggunakan ranting-ranting yang tersedia di sekitar lokasi. Upaya pemadaman juga dilakukan dengan menyemprotkan air menggunakan alat yang biasa digunakan warga untuk menyemprot hama tanaman.

“Anggota kami dan warga memadamkan api dengan ranting-ranting yang ada di sekitar maupun dengan semprotan air yang biasa digunakan untuk penyemprotan hama,” kata Danramil Ngrayun Kapten Inf Parwoto saat dikonfirmasi. 

Namun, upaya tersebut bukan tanpa kendala. Tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan. Api dengan cepat menjalar, terlebih kondisi kawasan yang dipenuhi dahan dan dedaunan kering yang mudah terbakar.

Image Not Found
Kobaran api membakar kawasan hutan Petak 22 A1 Ngrayun. Foto : Istimewa

“Tiupan angin sangat besar sekali, membuat kobaran api semakin besar. Apalagi juga banyak dahan-dahan dan dedaunan kering yang sangat mudah terbakar,” jelasnya.

Hingga petang, perjuangan prajurit TNI bersama warga masih terus dilakukan. Kobaran api bahkan dilaporkan mulai merambat ke petak hutan di sebelahnya.

“Api terus meluas hingga ke petak sebelahnya,” ungkap Parwoto.

Selain angin kencang dan material kering yang mudah terbakar, kondisi medan turut menjadi tantangan tersendiri. Lokasi kebakaran yang berada di kawasan hutan pinus dengan akses terbatas membuat kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) kesulitan menjangkau titik api.

“Kondisi lokasi juga sulit dilalui kendaraan Damkar, sehingga penanganannya semakin terkendala. Meski begitu, kami terus berupaya agar api tidak semakin meluas,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Ngawi, Pohon Tumbang Picu Kemacetan Total

    Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Ngawi, Pohon Tumbang Picu Kemacetan Total

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Sabtu (11/4/2026) sore. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan rusak serta pohon tumbang di beberapa titik. Salah satu lokasi terdampak berada di Desa Klitik, Kecamatan Geneng. Pohon berukuran besar yang tumbang menutup jalan provinsi penghubung Ngawi–Maospati–Magetan. Akibatnya, arus […]

    Bagikan
  • Teknisi WiFi Ditemukan Tewas di Atap Rumah Warga Magetan, Diduga Alami Serangan Jantung

    Teknisi WiFi Ditemukan Tewas di Atap Rumah Warga Magetan, Diduga Alami Serangan Jantung

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang teknisi jaringan internet ditemukan tewas di atas atap rumah warga di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (30/3/2026) sore. Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung saat melakukan perbaikan kabel WiFi seorang diri. Korban diketahui bernama Lukmanto (48), warga Madiun. Ia saat itu tengah memperbaiki jaringan internet di rumah milik Sumadi, […]

    Bagikan
  • Mengintip Keindahan Seni Ukir Buah dan Sayur di Ponorogo

    Mengintip Keindahan Seni Ukir Buah dan Sayur di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Buah dan sayur biasanya hanya tersaji di meja makan sebagai pelengkap hidangan. Namun, di tangan kreatif para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Ponorogo, aneka buah dan sayur itu disulap menjadi karya seni unik nan indah. Dengan bermodal pisau kecil, semangka, melon, hingga labu, para siswa SMKN 2 Ponorogo mengubah bahan […]

    Bagikan
  • Maidi : Ini Kontrak Perpanjangan Pengabdian Untuk Masyarakat

    Maidi : Ini Kontrak Perpanjangan Pengabdian Untuk Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Maidi – F. Bagus Panuntun telah resmi ditetapkan KPU Kota Madiun sebagai Walikota dan Wakil Walikota Madiun terpilih Pilkada tahun 2024. Meski tidak didampingi wakilnya, Maidi menerima Surat Keputusan KPU Kota Madiun Nomor 20 tahun 2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilih Kota Madiun Tahun 2024. Dengan […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Ungkap 66 Kasus dalam Operasi Pekat Semeru 2026, 67 Tersangka Diamankan photo_camera 3

    Polres Madiun Ungkap 66 Kasus dalam Operasi Pekat Semeru 2026, 67 Tersangka Diamankan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kepolisian Resor Madiun merilis hasil pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang digelar selama 12 hari, sejak 25 Februari hingga 8 Maret 2026. Selama operasi berlangsung, petugas berhasil menindak berbagai bentuk penyakit masyarakat di wilayah Kabupaten Madiun. Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara menyampaikan capaian tersebut dalam konferensi pers pada Kamis (12/3/2026). […]

    Bagikan
  • Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan Kartini, warga Dusun Sebakah, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun untuk menyekolahkan putranya di SMP Negeri 2 Dagangan pupus di tengah jalan. Alih-alih mendapatkan sekolah impian, ia justru mengalami pengalaman membingungkan usai putranya dinyatakan tidak terdaftar sebagai siswa baru, meskipun sudah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Insiden ini […]

    Bagikan
expand_less