Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Catut Nama Kajari di Tengah Kasus Korupsi Pokir, Warga Diminta Waspada Pesan WhatsApp Mencurigakan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 320
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Waspada penipuan catut nama Kajari Magetan via pesan WhatsApp. Foto : Tangkapan Layar

Sinergia | Magetan – Di tengah sorotan publik terhadap penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan, muncul dugaan modus penipuan dengan mencatut nama pejabat Kejaksaan Negeri Magetan.

Beredar pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Sabrul Iman. Dalam pesan tersebut, pengirim menggunakan nomor tak dikenal dengan foto profil berlambang institusi kejaksaan dan mengaku sebagai Kajari Magetan.

Isi pesan meminta agar keluarga salah satu pihak, yakni Juli Martana, segera menghubungi nomor tersebut. Pesan diawali dengan permintaan agar telepon dijawab, lalu dilanjutkan dengan kalimat yang mendesak penerima untuk segera merespons.

Kemunculan pesan tersebut menimbulkan kecurigaan sebagai upaya penipuan, terlebih waktunya bertepatan dengan proses hukum yang tengah berjalan di Kejari Magetan terkait kasus korupsi pokir periode 2020–2024 yang telah menetapkan enam tersangka.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, memastikan bahwa pesan tersebut bukan berasal dari pihak resmi kejaksaan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan, telepon, atau direct message yang mengatasnamakan pejabat Kejaksaan Negeri Magetan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihak kejaksaan tidak pernah menggunakan nomor pribadi atau cara informal untuk menyampaikan informasi resmi, apalagi yang bersifat mendesak kepada pihak tertentu.

Andy juga meminta masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi sebelum menindaklanjuti pesan yang mencurigakan.

“Jika menerima pesan seperti itu, jangan ditanggapi. Segera lakukan konfirmasi ke Kantor Kejaksaan Negeri Magetan atau melalui kanal resmi yang tersedia,” tegasnya.

Kejari Magetan mengingatkan bahwa modus pencatutan nama pejabat kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi, termasuk penipuan. Oleh karena itu, kewaspadaan publik menjadi kunci utama untuk mencegah munculnya korban. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Joglo Milik Pondok Pesantren di Ponorogo Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

    Joglo Milik Pondok Pesantren di Ponorogo Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah bangunan joglo Tegal Singo Legowo milik Gus Fathul Hadi atau Gus Fuad yang berada di kawasan Pondok Pesantren Hudatul Muna, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, ludes terbakar pada Selasa pagi. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan joglo yang sebagian besar berbahan kayu. Bangunan tersebut diketahui […]

    Bagikan
  • Ratusan Umat Kampung Budha Khusyuk, Tangis Haru Iringi Momen Saling Memaafkan

    Ratusan Umat Kampung Budha Khusyuk, Tangis Haru Iringi Momen Saling Memaafkan

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Siapa sangka, di ujung barat Kabupaten Ponorogo terdapat sebuah kampung yang mayoritas warganya memeluk agama Budha. Dusun Sodong, yang berada di Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung, kerap disebut sebagai “Kampung Budha” karena jumlah umat Budha di kawasan ini cukup besar. Di dusun ini berdiri satu vihara yang menjadi pusat ibadah […]

    Bagikan
  • Ketua PCNU Magetan Diduga Dianiaya Oknum Kades Usai Isi Pengajian di Madiun

    Ketua PCNU Magetan Diduga Dianiaya Oknum Kades Usai Isi Pengajian di Madiun

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa, usai mengisi pengajian di Desa Kebonagung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, memicu keprihatinan dari LBH Ansor Wilayah Mataraman. Koordinator LBH Ansor, Zainal Faizin, menyayangkan peristiwa terjadi pada Minggu (30/11/2025). Pihaknya mendesak terduga pelaku menunjukkan itikad baik sebelum langkah hukum ditempuh. Menurut Zainal, […]

    Bagikan
  • Kualitas dan Nilai Gizi Menu MBG Kerap Diprotes Warga, Ini Langkah Pemkot Madiun

    Kualitas dan Nilai Gizi Menu MBG Kerap Diprotes Warga, Ini Langkah Pemkot Madiun

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan dari masyarakat. Di Kota Madiun, sejumlah orang tua siswa penerima manfaat mempertanyakan kelayakan menu yang diberikan dalam program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut. Keluhan yang muncul sebagian besar berkaitan dengan kualitas bahan baku dan kesesuaian menu dengan anggaran yang beredar di masyarakat. […]

    Bagikan
  • SMK Al Inabah Ponorogo Disatroni Maling,Sejumlah Barang Dirusak Dengan Katana

    SMK Al Inabah Ponorogo Disatroni Maling,Sejumlah Barang Dirusak Dengan Katana

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al Inabah yang berada di Desa Japan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, menjadi sasaran pencurian dan perusakan pada Rabu pagi, 11 Februari 2026. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 05.20 WIB. Aksi pencurian disertai perusakan itu pertama kali diketahui oleh guru dan sejumlah siswa yang hendak masuk sekolah. […]

    Bagikan
  • Upaya Bipartit Deadlock, Tuntutan Eks Karyawan MUS Belum Menemukan Titik Temu

    Upaya Bipartit Deadlock, Tuntutan Eks Karyawan MUS Belum Menemukan Titik Temu

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Negosiasi antara Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) dan manajemen Madiun Umbul Square (MUS) kembali berakhir tanpa kesepakatan. Hingga Jumat (05/09/2025), persoalan tunggakan gaji dan pesangon bagi 14 mantan karyawan masih belum terselesaikan. Ketua SBMR, Aris Budiono, menegaskan pihaknya menuntut pembayaran hak normatif karyawan senilai Rp504 juta. Angka itu terdiri dari […]

    Bagikan
expand_less