
Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menggenjot peningkatan layanan kesehatan dengan membangun fasilitas instalasi linen di RSUD Dolopo. Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi melakukan peninjauan langsung terhadap progres fisik pembangunan gedung tersebut pada Selasa (05/08/2025).
“Instalasi linen ini sangat penting karena menjadi pusat pengolahan, pencucian, dan sterilisasi linen rumah sakit seperti sprei dan handuk pasien,” ujar Purnomo, yang akrab disapa Dokter Pur, saat ditemui di lokasi pembangunan.
Menurutnya, pembangunan instalasi linen dirancang dengan alur kerja yang memenuhi standar teknis dari Kementerian Kesehatan. Proses kerja terbagi mulai dari area linen kotor, pencucian basah, pengeringan, pemilahan, hingga penyimpanan linen steril. “Tujuannya agar tidak terjadi kontaminasi silang antara linen kotor dan bersih,” katanya.
Proyek yang telah direncanakan sejak beberapa tahun lalu ini baru terealisasi pada 2025 setelah anggaran tersedia. Pembangunan dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025 sebesar Rp 2,185 miliar dan dikerjakan oleh CV Mitra Usaha Abadi. Saat ini, progres konstruksi bahkan telah mencapai 92 persen.
“Fasilitas ini merupakan kewajiban yang harus dipenuhi rumah sakit. Selain menunjang kebersihan, keberadaannya juga terkait dengan akreditasi dan kualitas layanan,” lanjut Dokter Pur.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi Plt. Direktur RSUD Dolopo dr. Selly Fitriani, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Madiun Gunawi, serta sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Tova Pradana – Sinergia