Berita Terkini
Trending Tags

Waduh ! ASN RS Paru Manguharjo Diduga Terlibat Penipuan Rekrutmen Pegawai

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • visibility 234
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kuasa hukum para korban tengah menunjukkan SK palsu yang dibuat oleh pelaku, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan penipuan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menyeret nama AP, seorang PNS di Rumah Sakit (RS) Paru Manguharjo. Kasus tersebut kini telah resmi dilaporkan ke Polres Madiun Kota. Modusnya AP menjanjikan para korban masuk sebagai pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RS Paru Manguharjo.

Kuasa hukum para korban, Ahmad Purwohadi, mengungkapkan bahwa untuk meyakinkan para korban, pelaku bahkan disebut membuat surat keputusan (SK) serta surat penghadapan yang diduga palsu. “Korban ditipu dengan janji dapat masuk menjadi pegawai. Dokumen yang diberikan ternyata tidak sah,” ujarnya.

Purwohadi menyebutkan, masing-masing korban mengalami kerugian lebih dari Rp 100 juta. Praktik itu diduga berlangsung sejak 2022 hingga 2025, dan tidak hanya menyasar warga Kota Madiun. “Ada korban dari Ngawi dan Magetan. Tiga korban sudah memberikan keterangan tambahan,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain pasal penipuan dan penggelapan, ada indikasi kuat bahwa pelaku juga melakukan pemalsuan dokumen serta tindak pidana pencucian uang. “Pasal 263 KUHP dan Pasal 3 UU TPPU juga berpotensi diterapkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Madiun Kota, Iptu Ubaidilah mengungkapkan  bahwa laporan pertama kali diajukan oleh empat orang berinisial MD, AA, YD, dan MR pada 27 November 2025. Saat ini, tim penyidik tengah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor. Untuk pelapor yang belum hadir telah dijadwalkan untuk pemanggilan secara bertahap.

“Nanti yang lainnya juga akan dipanggil secara bertahap. Saat ini fokus kami mengambil keterangan 4 pelapor terlebih dahulu. Semuanya masih dalam proses penyidikan dan pembuktian” ujar Iptu Ubaidillah.

Menurutnya, total korban diperkirakan sekitar13 orang. Mereka dijanjikan lolos sebagai CPNS dan PPPK namun SK yang diberikan AP ternyata palsu. “Pemeriksaan lanjutan untuk memperjelas alur transaksi dan peran AP,” pungkas Ubai.

Dalam kasus ini terlapor dapat disangkakan Pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman hingga 4 tahun penjara, Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman serupa dan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat, dengan ancaman hukuman hingga 6 tahun penjara. Pihak kepolisian tengah mendalami dan memeriksa saksi-saksi kasus ini. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babinsa Manguharjo Tangkap Ular Sanca 2,5 Meter yang Mangsa Ayam Warga

    Babinsa Manguharjo Tangkap Ular Sanca 2,5 Meter yang Mangsa Ayam Warga

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar 2,5 meter berhasil ditangkap oleh Babinsa Kelurahan Manguharjo, Peltu Handoko, setelah memangsa seekor ayam jantan milik warga di Perum Bumi Winongo Indah, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (21/11/2025). Aksi penangkapan tersebut sempat direkam warga dan tersebar luas di media sosial. Peltu Handoko, […]

    Bagikan
  • Siap-siap! One Day with BTPN Syariah Buka Rekrutmen di Madiun, Ini Syarat dan Benefitnya

    Siap-siap! One Day with BTPN Syariah Buka Rekrutmen di Madiun, Ini Syarat dan Benefitnya

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Kabar bagi perempuan muda yang tengah mencari peluang kerja. BTPN Syariah akan menggelar program rekrutmen One Day with BTPN Syariah di Universitas PGRI Madiun, Jumat (25/9/2026) mendatang. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa, alumni, maupun pencari kerja untuk mengenal peluang karier di BTPN Syariah sekaligus mengikuti proses seleksi dan wawancara […]

    Bagikan
  • KPK Ungkap Aliran Dana Rp. 1,25 Miliar dalam Skandal Suap Menyeret Bupati Ponorogo

    KPK Ungkap Aliran Dana Rp. 1,25 Miliar dalam Skandal Suap Menyeret Bupati Ponorogo

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengembangkan kasus suap atau gratifikasi yang menyeret Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko serta Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono. Dalam kasus ini, Bupati dan Sekda Ponorogo ditetapkan sebagai tersangka beserta dr. Yunus Mahatma Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo dan Sucipto,pihak swasta atau kontraktor. Bahkan, KPK turut menyita […]

    Bagikan
  • KPU Magetan Tunggu Usulan Resmi, Proses PAW DPRD Belum Berlanjut

    KPU Magetan Tunggu Usulan Resmi, Proses PAW DPRD Belum Berlanjut

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Magetan memastikan proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD tidak bisa dilakukan secara sepihak dan harus mengikuti prosedur yang berlaku. Hingga kini, tahapan PAW masih menunggu pengajuan resmi dari DPRD maupun partai politik pengusung. Ketua KPU Magetan, Noviano Suyide, mengungkapkan sebelumnya pihaknya telah menerima surat dari DPRD […]

    Bagikan
  • Motif Pengeroyokan Pemuda di Ngawi Terungkap, Dipicu Ikut-ikutan dan Pengaruh Miras

    Motif Pengeroyokan Pemuda di Ngawi Terungkap, Dipicu Ikut-ikutan dan Pengaruh Miras

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi mengungkap motif di balik aksi penganiayaan terhadap seorang pemuda berinisial AZ (20) yang terjadi di sekitar Pasar Kerten, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Insiden yang berlangsung pada Minggu siang (5/4/2026) yang sempat viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warganet. Sebelumnya, beredar narasi yang menyebut korban tengah berboncengan dengan […]

    Bagikan
  • Ratusan Emak-Emak, Petani, Peternak dan UMKM Datangi DPRD Ponorogo, Minta SPPG Kembali Beroperasi

    Ratusan Emak-Emak, Petani, Peternak dan UMKM Datangi DPRD Ponorogo, Minta SPPG Kembali Beroperasi

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan warga yang terdiri dari emak-emak, petani, peternak, hingga pelaku UMKM menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Ponorogo, Jumat (3/7/2026). Mereka mendesak pemerintah pusat kembali mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Massa membentangkan berbagai spanduk dan menyuarakan agar program MBG kembali dijalankan. Menurut […]

    Bagikan
expand_less