Berita Terkini
Trending Tags

Unik! Seserahan Pernikahan di Ponorogo Berupa Sepasang Domba Merino

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • visibility 155
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Merino dan Merina, domba seserahan pernikahan pasangan di Ponorogo. Foto : Istimewa

Sinergia | Ponorogo – Seserahan pernikahan umumnya berupa perlengkapan alat salat, perhiasan, pakaian, atau kebutuhan rumah tangga. Namun, pasangan pengantin di Desa Paringan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ini memilih seserahan yang tidak biasa.

Wilujeng Sri Utami dan Malindo Agus Sutrisno menghadirkan sepasang domba jenis Merino sebagai hadiah pernikahan. Momen tersebut berlangsung saat resepsi pernikahan pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Pemberian domba Merino sebagai seserahan tersebut kemudian viral di media sosial. Bentuk domba yang memiliki bulu lebat dan halus serta tingkahnya yang menggemaskan menjadi daya tarik tersendiri.

Malindo mengatakan, pemberian sepasang domba tersebut merupakan kejutan untuk sang istri. Wilujeng diketahui sudah lama mengidam-idamkan domba Merino dan kerap mengirimkan video domba tersebut kepada suaminya melalui media sosial.

“Awalnya istri suka kirim video-video di TikTok dan Instagram. Kebetulan kami menikah, saya punya ide memberikan domba Merino sebagai surprise,” kata Malindo.

Malindo mengaku tidak menyangka hadiah pernikahan yang diberikannya akan menjadi viral. Terlebih, domba Merino terbilang sulit didapatkan di Ponorogo maupun Magetan, sehingga harus didatangkan dari Wonosobo, Jawa Tengah.

Sepasang domba tersebut kemudian diberi nama Merino dan Merina. Keduanya masih berusia sekitar tiga bulan dan dirawat layaknya hewan peliharaan.

Wilujeng mengatakan, dirinya berencana merawat dan mengembangbiakkan domba tersebut. Ia berharap hobinya dapat berkembang menjadi usaha peternakan domba Merino di Ponorogo.

Menurut Wilujeng, domba Merino memiliki sejumlah keunikan. Selain bulunya lebat dan halus, domba tersebut dinilai tenang dan tidak terlalu berisik.

“Domba biasa kan bau prengus. Kalau ini meskipun diuleng-uleng saya tidak bau domba sama sekali. Tidak berisik dan lucu seperti boneka,” ujarnya.

Untuk menjaga kesehatan dan keindahan bulunya, kedua domba tersebut dimandikan secara rutin, maksimal dua hari sekali. Pakannya juga diberikan berupa sayuran segar.

Bagi Wilujeng dan Malindo, sepasang domba Merino tersebut kini bukan sekadar seserahan pernikahan. Merino dan Merina menjadi hewan peliharaan sekaligus awal dari impian Wilujeng untuk mengembangkan peternakan domba Merino di Ponorogo. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Ngawi Minta Pengelola Wisata Tingkatkan Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi

    BPBD Ngawi Minta Pengelola Wisata Tingkatkan Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Kab. Ngawi – Kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Ngawi harus menjadi kewaspadaan semua pihak. Termasuk bagi pengelola wisata alam yang ada di Kabupaten Ngawi. Terlebih, momen libur natal dan tahun baru tentu akan meningkatkan kunjungan di objek-objek wisata alam di Ngawi. Data dari BPBD Ngawi mencatat dalam beberapa hari terakhir cuaca ekstrem sering terjadi di […]

    Bagikan
  • Harga Mawar di Magetan Melonjak Lebih dari 100 Persen Jelang Ramadan

    Harga Mawar di Magetan Melonjak Lebih dari 100 Persen Jelang Ramadan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang datangnya bulan Ramadan, para petani mawar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo menikmati masa panen yang membawa berkah besar. Permintaan yang meningkat tajam sejak pertengahan Januari membuat harga mawar meroket lebih dari 100 persen dibanding hari-hari biasa. Kenaikan harga ini dipicu tradisi masyarakat yang memerlukan bunga mawar untuk ziarah dan berbagai […]

    Bagikan
  • Jelang Sidang Gugatan PHPU Sujatno-Ida, KPU dan Bawaslu Magetan Tegaskan Sejumlah Persiapan

    Jelang Sidang Gugatan PHPU Sujatno-Ida, KPU dan Bawaslu Magetan Tegaskan Sejumlah Persiapan

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Bupati dan Wakil Bupati Magetan tahun 2024, akan disidangkan di Mahkamah Konstitusi (MK). Berdasarkan website resmi MKRI.id, jadwal sidang dijadwalkan pada Rabu (8/1/2025), pukul 13.00 WIB, di Gedung MKRI 1 Lantai 2, dengan agenda pemeriksaan pendahuluan. Dalam situs tersebut, pemohon sidang berasal dari Paslon […]

    Bagikan
  • Menyambut Idul Fitri 2025, Wali Kota Madiun Tegaskan Kesiapan Pelayanan Maksimal 

    Menyambut Idul Fitri 2025, Wali Kota Madiun Tegaskan Kesiapan Pelayanan Maksimal 

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hari Raya Idul Fitri 2025 semakin dekat. Pemerintah Kota Madiun terus mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut perayaan tersebut. Persiapan mencakup aspek keamanan, kenyamanan, dan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi dalam rapat  koordinasi bersama Forkopimda Kota Madiun pada Senin (24/03/2025) di GCIO. “Rapat ini digelar untuk […]

    Bagikan
  • Pengendara Motor di Ngawi Tewas Usai Tabrak Truk Bermuatan Tebu

    Pengendara Motor di Ngawi Tewas Usai Tabrak Truk Bermuatan Tebu

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Ngawi–Bojonegoro, tepatnya di Desa Ngawi Purba, Kecamatan Ngawi, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi setelah menabrak truk bermuatan tebu dari arah berlawanan ketika mencoba menyalip sejumlah kendaraan di depannya. Korban diketahui bernama Sugianto (44), warga Desa Majasem, […]

    Bagikan
  • Sebatas Usulkan Lokasi Sekolah Rakyat, Magetan Tunggu Petunjuk Teknis dari Pemerintah Pusat

    Sebatas Usulkan Lokasi Sekolah Rakyat, Magetan Tunggu Petunjuk Teknis dari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) menyatakan tengah menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari pemerintah pusat terkait rencana pendirian Sekolah Rakyat. Program ini merupakan inisiasi Kementerian Sosial yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, dengan konsep sekolah berasrama (boarding school). Kepala Dindikpora Magetan, Suwata, menyampaikan bahwa pihaknya […]

    Bagikan
expand_less