Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Mulai 1 Desember 2025, KAI Daop 7 Madiun Perbarui Jadwal dan Pola Perjalanan Kereta

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 181
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan pengubahan terhadap jadwal dan pola perjalanan kereta api di seluruh daerah operasional Daop 7, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan pengubahan terhadap jadwal dan pola perjalanan kereta api di seluruh daerah operasionalnya, termasuk di Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, terhitung mulai 1 Desember 2025. Inisiatif ini diambil sebagai bagian dari upaya KAI untuk memperbaiki keselamatan, meningkatkan efisiensi operasional, dan memberikan kenyamanan bagi pelanggan yang menggunakan layanan kereta.

Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menerangkan bahwa sehubungan dengan perubahan tersebut, pemesanan tiket untuk perjalanan di bulan Desember 2025 saat ini belum tersedia. “Pelanggan dapat membeli tiket untuk keberangkatan hingga tanggal 30 November 2025 melalui semua kanal resmi KAI: aplikasi Access by KAI, situs booking. kai.id, Call Center 121, dan mitra resmi KAI,” jelas Zainul.

Ia menambahkan, penyesuaian jadwal dilakukan untuk memastikan perjalanan kereta menjadi lebih handal, tepat waktu, dan aman. “KAI berkomitmen untuk memastikan bahwa proses penyesuaian berjalan dengan baik demi menjaga kenyamanan bagi para pelanggan,” tuturnya.

Zainul juga menekankan bahwa KAI akan segera mengumumkan pembukaan kembali pemesanan tiket untuk bulan Desember setelah proses penyesuaian selesai. “Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses ini. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi melalui akun @KAI121, situs kai.id, atau Call Center 121,” pungkasnya.

Dengan update jadwal dan pola perjalanan ini, KAI menegaskan komitmennya untuk terus melakukan peningkatan dalam hal pelayanan, keselamatan, dan kepuasan pelanggan di seluruh perjalanan kereta api. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Otoda ke-29, Sinergi Harmonis Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    Hari Otoda ke-29, Sinergi Harmonis Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Pemkab Madiun menggelar apel peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-29 di Lapangan Desa/Kec Jiwan, Kab Madiun, Jum’at (25/04/2025). Tema peringatan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan jangka panjang. Kolaborasi yang harmonis diharapkan dapat memperkuat fondasi Indonesia untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, yakni menjadi […]

    Bagikan
  • Nikmati Kue Cucur Ceria, Cocok untuk Takjil Buka Puasa

    Nikmati Kue Cucur Ceria, Cocok untuk Takjil Buka Puasa

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Bulan Ramadhan identik dengan berburu takjil untuk berbuka puasa. Salah satu jajanan tradisional yang masih diminati hingga kini adalah kue cucur. Namun, di tangan Maya Nikasari, kue cucur hadir dengan inovasi unik yang membuatnya semakin banyak peminatnya. Di tempat usahanya yang berlokasi di Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, […]

    Bagikan
  • Dalam Dua Hari, Polisi Amankan Lima Balon Udara Berisi Petasan

    Dalam Dua Hari, Polisi Amankan Lima Balon Udara Berisi Petasan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Balon udara tanpa awak kembali membuat geger warga Kabupaten Ponorogo. Dalam dua hari terakhir, Polsek Sampung berhasil mengamankan lima balon udara yang jatuh di wilayahnya. Salah satunya bahkan menimpa sebuah rumah kosong di Desa Karangwaluh, Kecamatan Sampung, pada Senin (7/4/2025) lalu. Balon yang jatuh itu masih dalam kondisi mengembang dan memiliki […]

    Bagikan
  • Pengendara Motor Tabrak Longsoran Batu di Jalur Cemorosewu–Sarangan

    Pengendara Motor Tabrak Longsoran Batu di Jalur Cemorosewu–Sarangan

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Insiden kecelakaan tunggal terjadi di jalur pegunungan penghubung Cemorosewu–Sarangan, Kabupaten Magetan, Kamis (31/07/2025) dini hari. Sebuah sepeda motor menabrak batu besar yang berada di tengah jalan, diduga akibat longsoran tebing di kawasan tersebut. Peristiwa terjadi tepatnya di kawasan hutan petak 78 A1 RPH, wilayah Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan. Dalam kejadian ini, […]

    Bagikan
  • Jumlah Lansia Magetan Tembus 20,3 Persen, Ribuan Masuk Kategori Rentan

    Jumlah Lansia Magetan Tembus 20,3 Persen, Ribuan Masuk Kategori Rentan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan kini memasuki fase demografis yang semakin menantang. Data terbaru mencatat bahwa 20,3 persen dari total penduduk sekitar 688 ribu jiwa merupakan kelompok lanjut usia. Angka ini bukan hanya menunjukkan populasi yang menua, tetapi juga menandai meningkatnya kebutuhan layanan sosial dan kesehatan yang harus diantisipasi sejak dini. Kepala Dinas Sosial […]

    Bagikan
  • Tujuh Tahun Menunggu, TPA Botok Magetan Tak Kunjung Dibangun, Petani Khawatir Jadi Sarang Hama

    Tujuh Tahun Menunggu, TPA Botok Magetan Tak Kunjung Dibangun, Petani Khawatir Jadi Sarang Hama

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Desa Botok, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, hingga kini belum juga terealisasi. Padahal, proses pengadaan lahan untuk proyek tersebut telah dimulai sejak 2019 atau hampir tujuh tahun lalu. Lahan yang disiapkan untuk pembangunan TPA hingga kini belum digunakan untuk pembangunan fisik. Sebagian kawasan […]

    Bagikan
expand_less