Berita Terkini
Trending Tags

Mulai 1 Desember 2025, KAI Daop 7 Madiun Perbarui Jadwal dan Pola Perjalanan Kereta

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 134
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan pengubahan terhadap jadwal dan pola perjalanan kereta api di seluruh daerah operasional Daop 7, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan pengubahan terhadap jadwal dan pola perjalanan kereta api di seluruh daerah operasionalnya, termasuk di Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, terhitung mulai 1 Desember 2025. Inisiatif ini diambil sebagai bagian dari upaya KAI untuk memperbaiki keselamatan, meningkatkan efisiensi operasional, dan memberikan kenyamanan bagi pelanggan yang menggunakan layanan kereta.

Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menerangkan bahwa sehubungan dengan perubahan tersebut, pemesanan tiket untuk perjalanan di bulan Desember 2025 saat ini belum tersedia. “Pelanggan dapat membeli tiket untuk keberangkatan hingga tanggal 30 November 2025 melalui semua kanal resmi KAI: aplikasi Access by KAI, situs booking. kai.id, Call Center 121, dan mitra resmi KAI,” jelas Zainul.

Ia menambahkan, penyesuaian jadwal dilakukan untuk memastikan perjalanan kereta menjadi lebih handal, tepat waktu, dan aman. “KAI berkomitmen untuk memastikan bahwa proses penyesuaian berjalan dengan baik demi menjaga kenyamanan bagi para pelanggan,” tuturnya.

Zainul juga menekankan bahwa KAI akan segera mengumumkan pembukaan kembali pemesanan tiket untuk bulan Desember setelah proses penyesuaian selesai. “Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses ini. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi melalui akun @KAI121, situs kai.id, atau Call Center 121,” pungkasnya.

Dengan update jadwal dan pola perjalanan ini, KAI menegaskan komitmennya untuk terus melakukan peningkatan dalam hal pelayanan, keselamatan, dan kepuasan pelanggan di seluruh perjalanan kereta api. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalur Domisili Dibuka Lebih Dulu, Calon Siswa Mulai Berburu PIN SPMB 2026

    Jalur Domisili Dibuka Lebih Dulu, Calon Siswa Mulai Berburu PIN SPMB 2026

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri Tahun 2026 di Jawa Timur mulai bergulir. Sejak Junat (29/5/2026), calon siswa mulai melakukan verifikasi nilai rapor dan pengambilan PIN sebagai syarat utama pendaftaran yang berlangsung hingga 9 Juni 2026. Di Kabupaten Madiun, salah satunya di layanan verifikasi dan pengambilan PIN di SMAN […]

    Bagikan
  • Terima Laporan LKPJ Bupati Madiun, DPRD Segera Bentuk Pansus

    Terima Laporan LKPJ Bupati Madiun, DPRD Segera Bentuk Pansus

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Tahun 2024, Kamis (20/3/2025). Dalam rapat yang dipimpin oleh Mujono, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan capaian kinerja jajaran OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun selama tahun anggaran 2024.  Menanggapi LKPJ yang disampaikan […]

    Bagikan
  • Petani Ponorogo Hadapi Penyakit Tanaman Padi, Gunakan Pestisida Alternatif Bubur California

    Petani Ponorogo Hadapi Penyakit Tanaman Padi, Gunakan Pestisida Alternatif Bubur California

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sejumlah tanaman padi milik petani di Ponorogo mengalami penyakit yang dikenal dengan istilah ‘asem-aseman’. Gejala awal penyakit ini terlihat dari daun padi yang menguning kemerahan, dimulai dari ujung, menjalar ke pangkal, hingga akhirnya mengering dan menyebabkan pertumbuhan terhambat. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengurangi hasil panen bahkan berpotensi menyebabkan gagal […]

    Bagikan
  • Pasutri Lansia Tewas Ditabrak di Ponorogo, Pelaku Tabrak Lari Ditangkap

    Pasutri Lansia Tewas Ditabrak di Ponorogo, Pelaku Tabrak Lari Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Mlarak-Jabung, Ponorogo, pada Kamis (29/05/2025), yang merenggut nyawa pasangan suami istri (pasutri) lansia, Wondo (70) dan Tukiyah (68), warga Desa Gandu, Kecamatan Mlarak. Kedua korban yang dikenal sebagai penjual rinjing bambu ini tewas seketika setelah ditabrak mobil pickup yang dikendarai seorang pria muda. Peristiwa nahas […]

    Bagikan
  • Dua Narapidana Kasus Pembunuhan Bebas Berkat Amnesti Presiden

    Dua Narapidana Kasus Pembunuhan Bebas Berkat Amnesti Presiden

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dua narapidana kasus pembunuhan di Lapas Kelas I Madiun, berinisial A dan M, resmi dibebaskan usai memperoleh amnesti dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pembebasan dilakukan pada Sabtu (02/08/2025), membawa haru bagi keduanya setelah bertahun-tahun menjalani hukuman masing-masing selama 13 tahun dan 5 tahun. Kebebasan A dan M berdasarkan Keputusan […]

    Bagikan
  • Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Siman Ponorogo Protes Corat-Coret Jalan Berlubang 

    Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Siman Ponorogo Protes Corat-Coret Jalan Berlubang 

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kesal jalan rusak tak kunjung diperbaiki, warga Desa Demangan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, melakukan aksi protes dengan mencorat-coret badan Jalan Margo Utomo, Senin (29/6/2026). Berbagai tulisan seperti “Jalan Rusak”, “Ati-ati”, hingga tanda panah yang menunjukkan titik-titik lubang memenuhi badan jalan. Tulisan tersebut dibuat sebagai peringatan bagi pengguna jalan sekaligus bentuk protes […]

    Bagikan
expand_less