Berita Terkini
Trending Tags

51.483 Tiket KA Keberangkatan dari Daop 7 Madiun Pada Masa Nataru 2024/2025

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
  • visibility 16
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
KAI Daop 7 Madiun, 51.483 Tiket KA Keberangkatan dari Daop 7 Madiun Pada Masa Nataru 2024/2025
Foto : D.Kris – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) rupanya dimanfaatkan masyarakat untuk berpergian. Hal itu nampak dari tingginya penjualan tiket KA keberangkatan dari DAOP 7 Madiun pada Masa Nataru 2024/2025.  Dari sebanyak 60.552 tempat duduk untuk KA jarak jauh keberangkatan dari Daop 7 Madiun, tercatat 51.483 tiket telah terjual untuk keberangkatan dari tanggal 19 desember 2024 s.d 5 januari 2025.

Pada masa nataru tahun ini Daop 7 Madiun menyiapkan 4 perjalanan KA regular dan 1 perjalanan KA tambahan yaitu Brantas Tambahan dari Blitar ke Pasar Senen PP. “KA Kahuripan menjadi ka favorite pengguna dari Daop 7 menuju Bandung dengan okupansi yang telah mencapai lebih dari 100%” ujar Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Kuswardojo

Secara keseluruhan tingkat keterisian KA sampai dengan tanggal 19 Desember untuk keberangkatan Daop 7 Madiun diantaranya KA Singasari Blitar-Pasarsenen keterisian  61%, KA Brantas Blitar-Pasarsenen keterisian  54%, KA Brantas tambahan Blitar-Pasarsenen keterisian  40%, KA Bangunkarta Jombang-Pasarsenen keterisian 84%.” Untuk KA Kahuripan Blitar-Kiaracondong sendiri menjadi yang paling tinggi yakni keterisian  151%” pungkasnya

Selain itu tercatat 5 stasiun dengan penjualan tiket terbanyak untuk keberangkatan dari Daop 7 sampai dengan 19 desember 2024 adalah  stasiun Madiun  11.187, Kediri 9.211, Blitar .6.518, Jombang 5.216 dan Tulungagung .4.768 penumpang. Puncak pra masa angkutan nataru kami perkirakan akan terjadi pada tanggal 22  Desember 2024 dan volume tertinggi akan terjadi pada tanggal 29 Desember 2024. [tim liputan]

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Panen Jagung Bhayangkara, Produksi Tembus 10,9 Ton per Hektar

    Kapolres Panen Jagung Bhayangkara, Produksi Tembus 10,9 Ton per Hektar

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polres Ponorogo memanen jagung varietas Bhayangkara di lahan seluas 3 hektar di wilayah setempat, Senin (21/4/2025). Hasil panen cukup menggembirakan, dengan produktivitas mencapai 10,9 ton per hektar. Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Astacita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, khususnya […]

    Bagikan
  • Gelorakan Hidup Sehat, Aston Madiun Hotel & Conference Center dan Favehotel Madiun Gelar “Healthy Talk & Pound Fit”

    Gelorakan Hidup Sehat, Aston Madiun Hotel & Conference Center dan Favehotel Madiun Gelar “Healthy Talk & Pound Fit”

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebagai upaya mendukung gaya hidup sehat, pun, memperingati Hari Kesehatan Sedunia yang jatuh pada 7 April, Aston Madiun Hotel & Conference Center dan favehotel Madiun menyelenggarakan acara “Healthy Talk & Pound Fit”, Minggu (13/4/2025). Acara dikemas menyenangkan namun sarat edukasi kesehatan. Salah satunya, mengenai pencegahan penyakit tidak menular yakni dengan menerapkan keseimbangan […]

    Bagikan
  • Agung Tri Winarto Sulap Gorong-Gorong Jadi Kolam Lele, Efisien dan Menguntungkan

    Agung Tri Winarto Sulap Gorong-Gorong Jadi Kolam Lele, Efisien dan Menguntungkan

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Inovasi unik dilakukan oleh Agung Tri Winarto, warga Perumahan Jatiwangi Regency, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Ia sukses mengembangkan budidaya ikan lele dengan media yang tidak biasa, yakni menggunakan gorong-gorong sebagai pengganti kolam terpal. Agung mulai menjalankan sistem ini sejak satu tahun terakhir. Menurutnya, penggunaan gorong-gorong memiliki banyak keunggulan […]

    Bagikan
  • Peringati Bulan Suro, Prosesi Jamasan Burung Perkutut Penuh Makna Filosofi

    Peringati Bulan Suro, Prosesi Jamasan Burung Perkutut Penuh Makna Filosofi

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriah atau bagi orang Jawa dikenal bulan Suro, komunitas Pecinta Burung Perkutut (Pecintut) Kota Madiun menggelar serangkaian acara budaya yang sarat makna. Kegiatan utama berupa jamasan atau ritual memandikan burung perkutut katuranggan, serta pameran dan pelepasan burung, dilaksanakan pada Jumat (27/06/2025) di Jalan […]

    Bagikan
  • Mengenal Sosok Heru Setiawan, Rawat dan Sembuhkan Ratusan ODGJ

    Mengenal Sosok Heru Setiawan, Rawat dan Sembuhkan Ratusan ODGJ

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – 18 tahun bukan waktu yang sebentar bagi Heru Setiawan memberikan pengabdiannya dengan aksi sosial yang tinggi. Pria 55 tahun warga Desa Paringan Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo itu menjadikan rumahnya sebagai tempat perlindungan bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Di pekarangan rumah berjejer kamar-kamar sederhana untuk menampung mereka yang terluka jiwanya. Dari […]

    Bagikan
  • Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

    Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lantai dua Pasar Baru Magetan tampak kian muram. Deretan los yang digembok rapat hingga kios kosong tanpa penghuni menjadi pemandangan sehari-hari. Aktivitas jual beli pun nyaris tak terlihat, membuat kawasan yang seharusnya menjadi pusat perdagangan justru seperti mati suri. Kondisi ini bukan hanya merugikan pedagang, tetapi juga memberi kesan kumuh pada […]

    Bagikan
expand_less