Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Panen Berkah Penjual Bunga di Magetan, Penjualan Melonjak Jelang Ramadan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 456
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
penjual bunga panen berkah menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, para penjual bunga untuk kebutuhan ziarah di Desa Ngariboyo, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan menikmati berkah musiman. Tradisi ziarah makam yang dilakukan warga pada periode ini membuat para pedagang kebanjiran pembeli dari wilayah sekitar hingga desa tetangga.

Setiap tahun, permintaan bunga campur, terdiri dari mawar, melati, kenanga, hingga pandan mengalami peningkatan signifikan. Bunga-bunga ini dirangkai khusus untuk kebutuhan nyekar sebagai tradisi menyambut Ramadan maupun jelang Idul Fitri.

Salah satu penjual bunga, Novi, mengaku sudah sejak lama membantu neneknya berjualan di area sekitar Makam Bulu Depok Ngariboyo. Menurutnya, momen Ramadan selalu menjadi masa paling ramai.

“Udah lama mas jualannya. Saya bantu nenek motongin pandan, kasihan sudah tua,” ungkap Novi.

“Biasanya harga lima ribu. Yang mahal itu terutama bunga mawar merah. Kalau Ramadan dan mau lebaran, bunga mawar merah paling banyak dicari. Hari biasa harganya murah,” lanjutnya.

Image Not Found
ziarah makam menjadi agenda rutin dilakukan setiap tahun jelang puasa, bahkan jelang lebaran. Foto : Kusnanto-Sinergia

Novi menuturkan, lonjakan pembeli mulai terasa sejak menjelang puasa. Namun puncaknya tetap terjadi sekitar satu minggu menjelang lebaran, ketika banyak perantau mulai mudik dan menyempatkan diri berziarah.

“Ramainya itu kalau mau lebaran, banyak orang mudik. Di makam mana saja ramai,” jelasnya.

Ia berjualan mulai pagi pukul 07.00 hingga sore sekitar pukul 17.00 WIB. Jika stok habis atau ada permintaan lebih, Novi tak jarang melayani pembeli yang datang langsung ke rumah.

Elisa, salah satu warga yang melakukan ziarah keluarga, menyebut keluarganya telah turun-temurun memakamkan leluhur di area tersebut.

“Di sini ada sepuluhan lebih keluarga yang dimakamkan. Dari Mbah Buyut sampai turunannya. Rumah kami juga di sekitar sini,” tutur Elisa.

Bagi keluarga Elisa, tradisi ziarah sudah menjadi agenda rutin dilakukan setiap tahun jelang puasa, bahkan jelang lebaran. “Setiap tahun kalau menjelang puasa pasti ada kegiatan seperti ini,” katanya.

Rangkaian kegiatan ziarah dimulai dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan membersihkan area makam. “Pertama doa dulu, sambang ke almarhum, baru bersih-bersih. Tadi banyak warga yang juga datang,” jelasnya.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Rusak Berserakan, DPRD Ponorogo Desak Pemkab Bertindak

    Jalan Rusak Berserakan, DPRD Ponorogo Desak Pemkab Bertindak

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kondisi jalan di wilayah Kabupaten Ponorogo yang rusak membuat wakil rakyat mengelus dada. Dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 916,11 kilometer, sebanyak 30,24 persen atau sekitar 277,03 kilometer di antaranya dalam kondisi rusak. DPRD Ponorogo mendesak pemerintah kabupaten agar tidak tinggal diam. Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Anik Suharto, menegaskan bahwa […]

    Bagikan
  • Magetan Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Pohon Besar Tumbang dan Tutup Total Akses Jalan

    Magetan Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Pohon Besar Tumbang dan Tutup Total Akses Jalan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Magetan pada Rabu siang (18/2/2026), memicu tumbangnya dua pohon sengon laut berukuran besar di dua titik berbeda. Kedua pohon roboh melintang di badan jalan hingga menutup akses warga dan menyebabkan lalu lintas lumpuh total untuk sementara waktu. Insiden pertama terjadi di Jalan Raya […]

    Bagikan
  • MRC Gelar Proclaro RockTrain di Madiun, Musik Rock Lintas Generasi Kembali Bergeliat

    MRC Gelar Proclaro RockTrain di Madiun, Musik Rock Lintas Generasi Kembali Bergeliat

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Komunitas Madiun Rock City (MRC) menggelar event musik rock bertajuk Proclaro RockTrain di kawasan Bogowonto Culinary Center (BCC), Kota Madiun, Minggu (16/8/2026). Gelaran tersebut menjadi upaya menghidupkan kembali musik klasik rock sekaligus mempertemukan musisi lintas generasi. Proclaro merupakan singkatan dari Progresif Clasic Rock. Konsep RockTrain dipilih karena menyesuaikan identitas Kota Madiun sebagai […]

    Bagikan
  • Potensi Besar Belum Tergarap, Magetan Dinilai Kehilangan Momentum Percepatan Ekonomi

    Potensi Besar Belum Tergarap, Magetan Dinilai Kehilangan Momentum Percepatan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kesempatan Kabupaten Magetan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui skema Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, regulasi yang digagas pada masa pemerintahan Joko Widodo tersebut membuka akses pendanaan hingga ratusan miliar rupiah untuk pengembangan kawasan strategis. Sejauh ini, alokasi anggaran yang tersedia dalam skema tersebut belum sepenuhnya […]

    Bagikan
  • PWI Pusat Minta Hotman Paris Minta Maaf kepada Wartawan atas Pernyataan di Kejagung

    PWI Pusat Minta Hotman Paris Minta Maaf kepada Wartawan atas Pernyataan di Kejagung

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat meminta advokat Hotman Paris Hutapea menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers atas pernyataannya kepada wartawan di lingkungan Kejaksaan Agung yang dinilai merendahkan profesi jurnalistik. Organisasi wartawan tersebut menegaskan bahwa wartawan menjalankan tugas yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers sehingga martabat profesi harus dihormati. […]

    Bagikan
  • Menteri KKP Targetkan Indonesia Hasilkan 2,25 Juta Ton Garam Pada 2025

    Menteri KKP Targetkan Indonesia Hasilkan 2,25 Juta Ton Garam Pada 2025

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, menargetkan produksi garam nasional mencapai 2,25 juta ton pada 2025. Target ini sejalan dengan program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan sebagai langkah menuju swasembada garam pada 2027. Untuk memastikan distribusi dan ketersediaan garam di pasaran, Menteri KKP melakukan inspeksi mendadak […]

    Bagikan
expand_less