581 Peserta Lolos Tes Psikologi Rekrutmen KAI Daop 7 Madiun, Waspada Calo dan Penipuan
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 56 menit yang lalu
- visibility 42
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengingatkan peserta rekrutmen eksternal 2026 agar mewaspadai penipuan berkedok kelulusan seleksi pegawai. Peringatan itu disampaikan saat pelaksanaan tes psikologi yang diikuti 581 peserta di Grha Wana Java Perhutani, Madiun, Selasa (20/10/2026).
Pelaksanaan tes psikologi rekrutmen eksternal KAI untuk tingkat SLTA, D3, dan D4/S1 di Grha Wana Java Perhutani, Madiun. Tes yang berlangsung hingga Selasa (20/10/2026) itu diikuti 581 peserta yang lolos dari total 2.312 peserta pada tahap tes kesehatan awal.
Vice President PT KAI Daop 7 Madiun Ali Afandi meninjau langsung pelaksanaan tes psikologi pada hari kedua. Dalam kesempatan tersebut, dia mengingatkan peserta agar fokus mengikuti seleksi, percaya pada kemampuan diri sendiri, serta menjaga integritas hingga seluruh tahapan berakhir.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan masyarakat tidak boleh mudah percaya terhadap pihak yang mengaku dapat membantu meloloskan peserta dalam rekrutmen KAI.

“Kami menghimbau masyarakat agar tidak percaya kepada oknum atau pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan dalih bisa memasukkan seseorang menjadi pegawai KAI. Proses rekrutmen KAI tidak dipungut biaya apapun,” ujar Tohari Kamis (22 /10/2026) .
Dia menjelaskan, peserta tidak diwajibkan membayar uang muka, biaya administrasi, maupun biaya penggantian akomodasi dan transportasi kepada pihak penyelenggara rekrutmen.
Menurut Tohari, masyarakat juga perlu mewaspadai modus penipuan yang meminta peserta memesan tiket perjalanan atau hotel melalui agen tertentu dengan alasan sebagai bagian dari tahapan seleksi.
Untuk memastikan proses seleksi berjalan aman, KAI meminta calon pelamar mengakses seluruh informasi lowongan dan pendaftaran secara mandiri melalui situs resmi karier.kai.id.
KAI juga tidak menerima berkas lamaran fisik melalui pos maupun melalui instansi lain di luar mekanisme yang ditetapkan pada situs resmi perusahaan.
Adapun tahapan rekrutmen meliputi seleksi administrasi, tes kesehatan awal, tes psikologi, wawancara, tes kesehatan akhir, hingga pendidikan dan pelatihan (diklat). Hasil seleksi diumumkan secara transparan melalui akun masing-masing peserta di situs resmi KAI.
Tohari mengajak masyarakat yang menemukan informasi mencurigakan atau tawaran kelulusan dengan imbalan tertentu untuk segera melakukan konfirmasi melalui saluran resmi perusahaan.
Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah pencari kerja menjadi korban penipuan sekaligus menjaga integritas proses rekrutmen pegawai KAI. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Krz/Diez





