Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Petani Tebu PG Rejoagung Madiun Aman Pembayaran, Berbeda dengan Wilayah SGN

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • visibility 505
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
APTRI saat pemanenan tebu, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Ketika banyak petani tebu di Kabupaten Madiun mengeluhkan pembayaran hasil panen yang macet, petani tebu di bawah naungan Pabrik Gula (PG) Rejoagung Baru justru tak mengalami masalah serupa. Mereka menerima pembayaran hasil giling tebu setiap pekan sesuai harga pokok penjualan (HPP) Rp14.500 per kilogram.

Sekretaris DPC Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) wilayah PG Rejoagung Baru, Aji Kurniawan, menjelaskan keberhasilan itu berkat perencanaan giling yang matang.

 “Sejak awal giling tahun ini, kami sudah menyiapkan plan A dan B. Gula petani bisa dilelang atau diamankan langsung oleh manajemen PG Rejoagung hingga akhir giling Oktober mendatang. Setiap Rabu, petani bisa mengambil pembayaran tanpa hambatan,” ujar Aji di Madiun, Selasa (26/8/2025).

Menurut Aji, produksi tebu di PG Rejoagung saat ini mencapai sekitar 1.000 ton per minggu. Kapasitas giling pabrik sebenarnya bisa mencapai 60 ribu kuintal, tetapi pasokan tebu hanya sekitar 50 ton, dengan rendemen masih di bawah 7 persen. Meski begitu, pembayaran tetap lancar.

Aji menilai kondisi petani tebu PG Rejoagung lebih baik dibandingkan petani di wilayah Sinergi Gula Nusantara (SGN) yang kesulitan pencairan pembayaran dan terpaksa menjual gula di bawah harga Rp14.500 karena tekanan biaya operasional.

 “Di PG Rejoagung, petani fokus menyelesaikan panen tanpa pusing soal pembayaran,” katanya.

Terkait rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Badan Pangan Nasional, Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI), dan pedagang gula, Aji menyebut pemerintah menekan AGRI agar gula rafinasi tidak bocor ke pasar konsumsi.

“Sejauh ini di Madiun belum terlihat gula rafinasi masuk ke pasar konsumsi,” jelasnya.

Mengenai rencana pemerintah pusat menggandeng Danatara untuk menyerap gula petani, Aji menganggap langkah itu lebih pada mengamankan harga.

 “Sepengetahuan kami, Danatara tidak bisa membeli gula langsung, tetapi bisa menginvestasikan dana ke Bulog atau ID Food sesuai penugasan pemerintah. Jika alokasi Rp1,5 triliun setara sekitar 103 ribu ton gula, itu hanya mampu menutup sekitar tiga minggu produksi petani,” papar Aji.

Diharapkan pemerintah tegas dalam mengamankan harga gula saat petani memasuki musim panen atau giling. 

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arus Mudik Lebaran 2026, Lonjakan Signifikan Penumpang dan Armada Bus di Terminal Purboyo Madiun

    Arus Mudik Lebaran 2026, Lonjakan Signifikan Penumpang dan Armada Bus di Terminal Purboyo Madiun

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan di Terminal Tipe A Purboyo, Kota Madiun. Berdasarkan data yang dihimpun sejak 13 – 18 Maret 2026, tercatat sebanyak 5.002 armada bus baik angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) yang memasuki terminal tersebut. Jumlah kedatangan penumpang angkutan AKAP dan […]

    Bagikan
  • Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun Beredel Kabel Fiber Yang Menggantung di APJ

    Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun Beredel Kabel Fiber Yang Menggantung di APJ

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Penertiban kabel fiber optik sambungan telekomunikasi di tiga ruas jalan terpaksa ditertibkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun, Rabu (12/2/2025). Kabel-kabel yang ditertibkan merupakan kabel sambungan telekomunikasi tak berizin yang memanfaatkan tiang alat penerangan jalan (APJ) KPBU.  Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Kabupaten Madiun, Rena Meta Wardhani mengatakan, temuan kabel […]

    Bagikan
  • Usai Dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Madiun Ajak Semua Elemen Sinergi Wujudkan Madiun Bersahaja

    Usai Dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Madiun Ajak Semua Elemen Sinergi Wujudkan Madiun Bersahaja

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Madiun periode 2025 – 2030, Hari Wuryanto dan Purnomo Hadi di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun disambut pelukan hangat para relawan dan tokoh masyarakat Kamis Malam (20/2/2025) pukul 22.00 WIB. Kedatangan pimpinan baru Kabupaten Madiun ini setelah dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di […]

    Bagikan
  • Bupati dan Wabup Madiun Sarasehan Bareng Warga Ngranget, Serukan Program Bersahaja

    Bupati dan Wabup Madiun Sarasehan Bareng Warga Ngranget, Serukan Program Bersahaja

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar kegiatan Bakti Sosial Terpadu (BST) di Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Selasa (22/07/2025). Kegiatan ini menjadi ajang pertama Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi menyapa masyarakat secara langsung pasca dilantik pada 20 Februari 2025. Digelar di lereng Pegunungan Wilis, kegiatan BST […]

    Bagikan
  • Belanja Pegawai Pemkab Madiun Masih Gemuk, Target 30 Persen Dikejar Tahun Depan

    Belanja Pegawai Pemkab Madiun Masih Gemuk, Target 30 Persen Dikejar Tahun Depan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun masih menghadapi pekerjaan rumah besar menjelang berlakunya penuh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Pasalnya, porsi belanja pegawai dalam APBD 2026 masih berada di atas batas maksimal 30 persen yang diwajibkan pemerintah mulai Januari 2027. Berdasarkan data Kementerian […]

    Bagikan
  • Cuaca Panas Picu Lonjakan Kebakaran di Madiun, Damkar Catat 28 Kasus

    Cuaca Panas Picu Lonjakan Kebakaran di Madiun, Damkar Catat 28 Kasus

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kasus kebakaran di Kabupaten Madiun menunjukkan tren meningkat sepanjang 2026. Memasuki pertengahan Juli, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun telah menangani 28 insiden kebakaran, dengan lonjakan paling signifikan terjadi dalam tiga bulan terakhir. Cuaca panas ekstrem disebut menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko munculnya […]

    Bagikan
expand_less