Berita Terkini
Trending Tags

Kasus Bayi Alami Luka Bakar di Magetan Belum Temui Titik Terang, Keluarga Minta Pendampingan Hukum

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 215
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Keluarga korban bayi luka bakar di Magetan minta kepastian hukum. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Perkembangan penyelidikan kasus luka bakar yang dialami bayi perempuan berusia tujuh hari di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, hingga kini masih belum jelas. Laporan yang telah diajukan sejak Februari 2026 itu belum menghasilkan kepastian hukum yang diharapkan pihak keluarga.

Karena belum adanya kejelasan, keluarga korban akhirnya mengajukan permohonan pendampingan ke DPC PDI Perjuangan Magetan. Mereka menilai proses penanganan kasus berjalan lambat dan minim transparansi.

Paman korban, Sugiyono, menjelaskan dirinya bersama ibu korban mendatangi kantor DPC dengan didampingi kuasa hukum. Langkah tersebut diambil lantaran sejak laporan dibuat, keluarga belum menerima hasil resmi dari pemeriksaan medis maupun laboratorium.

“Kami sudah melapor sejak Februari, namun sampai sekarang belum ada kejelasan. hasil pemeriksaan di laboratorium forensik Polda Jatim juga belum Kami terima,” ujarnya, Senin petang (4/5/2026).

Ia menambahkan, kondisi bayi masih memerlukan perhatian serius. Luka di bagian mulut membuat korban kesulitan saat minum susu, meski telah menjalani perawatan selama hampir tiga pekan di rumah sakit.

“Kalau minum dari dot masih menangis karena kesakitan, jadi sementara harus menggunakan pipet,” ungkapnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana AV Sasa, menyampaikan pihaknya siap memberikan bantuan hukum. Ia menilai kasus tersebut harus ditangani secara terbuka, mengingat adanya indikasi luka serius pada korban.

Selain itu, ia juga menyoroti belum adanya dokumen resmi terkait hasil uji forensik yang seharusnya menjadi dasar dalam proses hukum.

“Kami akan mengawal agar keluarga mendapatkan kepastian hukum. Kondisi korban juga masih memprihatinkan,” katanya.

Kuasa hukum korban, Riyan Satrya Prayoga, menegaskan akan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan hasil penyelidikan disampaikan secara tertulis, bukan hanya secara lisan seperti yang terjadi selama ini.

“Kami ingin semua hasil pemeriksaan disampaikan secara resmi agar tidak menimbulkan ketidakpastian,” ujarnya.

Di sisi lain, Kanit IV PPA Satreskrim Polres Magetan, Totok Sudiartanto, menyatakan bahwa seluruh rangkaian penyelidikan telah dilakukan. Saat ini, proses memasuki tahap gelar perkara untuk menentukan tindak lanjut.

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka bakar pada bagian mulut korban. Namun demikian, penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam proses pendalaman.

“Proses penyelidikan sudah berjalan, sekarang tinggal menunggu gelar perkara untuk menentukan langkah berikutnya,” jelasnya.

Kasus ini terus menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan bayi. Keluarga berharap, dengan adanya pendampingan hukum, proses penanganan dapat berlangsung lebih transparan dan segera memberikan kepastian. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Padang Mbranang 2026, Video Mapping Internasional Sulap Gedung Balai Kota Madiun Jadi Panggung Seni Digital

    Padang Mbranang 2026, Video Mapping Internasional Sulap Gedung Balai Kota Madiun Jadi Panggung Seni Digital

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gedung Balai Kota Madiun berubah menjadi kanvas raksasa yang memukau saat pertunjukan video mapping bertajuk Padang Mbranang digelar pada Jumat (24/7/2026) malam. Permainan cahaya, visual kreatif, dan teknologi digital sukses menyedot perhatian masyarakat yang memadati kawasan Pahlawan Street Center (PSC). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Madiun ke-108 dengan […]

    Bagikan
  • DKPP Kota Madiun Galakkan Gemarikan, Tebar 42.000 Benih Ikan

    DKPP Kota Madiun Galakkan Gemarikan, Tebar 42.000 Benih Ikan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun terus menggalakkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Salah satu kegiatannya yakni tebar 42.000 benih ikan lele dan nila di kawasan kolam milik pemerintah kota pada Selasa (23/04/2025). Kegiatan ini juga diisi dengan aksi tangkap ikan oleh anak-anak sekolah dasar yang tampak antusias karena […]

    Bagikan
  • Dispendukcapil Ponorogo Jemput Bola, Ribuan Disabilitas dan ODGJ Kini Bisa Rekam e-KTP

    Dispendukcapil Ponorogo Jemput Bola, Ribuan Disabilitas dan ODGJ Kini Bisa Rekam e-KTP

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga Ponorogo yang mengalami disabilitas fisik, mental, hingga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), selama ini belum memiliki dokumen kependudukan. Padahal, tanpa identitas resmi mereka kesulitan mengakses layanan publik, termasuk bantuan sosial. Menjawab persoalan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo turun langsung ke lapangan dengan program jemput bola. Petugas […]

    Bagikan
  • Lansia Tewas Tertemper KA Mutiara Selatan di Ngawi, Polisi Dalami Dugaan Unsur Kesengajaan

    Lansia Tewas Tertemper KA Mutiara Selatan di Ngawi, Polisi Dalami Dugaan Unsur Kesengajaan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang pria lanjut usia bernama Suprapto (72), warga Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Mutiara Selatan relasi Bandung–Surabaya, Kamis (19/2/2026) dini hari. Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.13 WIB di Km 182+5 petak jalan Geneng–Magetan. Korban diketahui berada di jalur rel saat KA 72 Mutiara […]

    Bagikan
  • PT KAI dan Pemkab Ponorogo Teken MoU Pemanfaatan Aset Negara

    PT KAI dan Pemkab Ponorogo Teken MoU Pemanfaatan Aset Negara

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pemanfaatan aset milik KAI di wilayah Ponorogo. Penandatanganan dilaksanakan Selasa (5/8/2025) di Pendopo Kabupaten Ponorogo oleh Vice President Daop 7 Madiun Suharjono dan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. MoU ini menjadi langkah awal […]

    Bagikan
  • Antusiasme Tinggi, Kuota Program Balik Gratis Pemkab Madiun Habis Kurang dari 24 Jam

    Antusiasme Tinggi, Kuota Program Balik Gratis Pemkab Madiun Habis Kurang dari 24 Jam

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Antusiasme masyarakat terhadap program Balik Gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menjelang arus balik Lebaran 2026 sangat tinggi. Kuota yang disediakan untuk ratusan penumpang bahkan langsung habis dalam waktu kurang dari 24 jam sejak pendaftaran dibuka. Program yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun itu mulai membuka pendaftaran pada Kamis […]

    Bagikan
expand_less