Minggu, 8 Nov 2026
Trending Tags

Kasus Bayi Alami Luka Bakar di Magetan Belum Temui Titik Terang, Keluarga Minta Pendampingan Hukum

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 271
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Keluarga korban bayi luka bakar di Magetan minta kepastian hukum. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Perkembangan penyelidikan kasus luka bakar yang dialami bayi perempuan berusia tujuh hari di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, hingga kini masih belum jelas. Laporan yang telah diajukan sejak Februari 2026 itu belum menghasilkan kepastian hukum yang diharapkan pihak keluarga.

Karena belum adanya kejelasan, keluarga korban akhirnya mengajukan permohonan pendampingan ke DPC PDI Perjuangan Magetan. Mereka menilai proses penanganan kasus berjalan lambat dan minim transparansi.

Paman korban, Sugiyono, menjelaskan dirinya bersama ibu korban mendatangi kantor DPC dengan didampingi kuasa hukum. Langkah tersebut diambil lantaran sejak laporan dibuat, keluarga belum menerima hasil resmi dari pemeriksaan medis maupun laboratorium.

“Kami sudah melapor sejak Februari, namun sampai sekarang belum ada kejelasan. hasil pemeriksaan di laboratorium forensik Polda Jatim juga belum Kami terima,” ujarnya, Senin petang (4/5/2026).

Ia menambahkan, kondisi bayi masih memerlukan perhatian serius. Luka di bagian mulut membuat korban kesulitan saat minum susu, meski telah menjalani perawatan selama hampir tiga pekan di rumah sakit.

“Kalau minum dari dot masih menangis karena kesakitan, jadi sementara harus menggunakan pipet,” ungkapnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana AV Sasa, menyampaikan pihaknya siap memberikan bantuan hukum. Ia menilai kasus tersebut harus ditangani secara terbuka, mengingat adanya indikasi luka serius pada korban.

Selain itu, ia juga menyoroti belum adanya dokumen resmi terkait hasil uji forensik yang seharusnya menjadi dasar dalam proses hukum.

“Kami akan mengawal agar keluarga mendapatkan kepastian hukum. Kondisi korban juga masih memprihatinkan,” katanya.

Kuasa hukum korban, Riyan Satrya Prayoga, menegaskan akan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan hasil penyelidikan disampaikan secara tertulis, bukan hanya secara lisan seperti yang terjadi selama ini.

“Kami ingin semua hasil pemeriksaan disampaikan secara resmi agar tidak menimbulkan ketidakpastian,” ujarnya.

Di sisi lain, Kanit IV PPA Satreskrim Polres Magetan, Totok Sudiartanto, menyatakan bahwa seluruh rangkaian penyelidikan telah dilakukan. Saat ini, proses memasuki tahap gelar perkara untuk menentukan tindak lanjut.

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka bakar pada bagian mulut korban. Namun demikian, penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam proses pendalaman.

“Proses penyelidikan sudah berjalan, sekarang tinggal menunggu gelar perkara untuk menentukan langkah berikutnya,” jelasnya.

Kasus ini terus menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan bayi. Keluarga berharap, dengan adanya pendampingan hukum, proses penanganan dapat berlangsung lebih transparan dan segera memberikan kepastian. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMK Kabupaten Madiun 2026 Ditetapkan Rp. 2,55 Juta

    UMK Kabupaten Madiun 2026 Ditetapkan Rp. 2,55 Juta

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 2.726
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Upah Minimum Kabupaten (UMK) Madiun tahun 2026 resmi naik. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menetapkan UMK Kabupaten Madiun sebesar Rp 2.553.221, naik Rp 152.900 atau sekitar 6,37 persen dibanding tahun 2025. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 tentang UMK kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2026. Pada tahun […]

    Bagikan
  • Narasi “Petani Kecil” Terbantahkan, Fakta Sidang Ungkap Sikap Darwanto soal Landak Jawa

    Narasi “Petani Kecil” Terbantahkan, Fakta Sidang Ungkap Sikap Darwanto soal Landak Jawa

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Fakta persidangan perkara pemeliharaan enam ekor landak jawa yang menjerat Darwanto bin Jaikun membantah narasi “petani kecil” yang sempat beredar di ruang publik. Dihadapan majelis hakim, terungkap bahwa Darwanto sejak awal menolak jalur damai dan mengetahui secara sadar bahwa satwa yang dipeliharanya merupakan satwa dilindungi. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Achmad […]

    Bagikan
  • PDAM Kab. Madiun Gandeng Kejari untuk Perkuat Tata Kelola Hukum Perusahaan

    PDAM Kab. Madiun Gandeng Kejari untuk Perkuat Tata Kelola Hukum Perusahaan

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun dalam bidang perdata dan tata usaha negara (TUN). Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Kantor PDAM setempat, Kamis (10/07/2025). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PDAM Madiun, […]

    Bagikan
  • Ancam Anak-Anak, Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa

    Ancam Anak-Anak, Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang anak perempuan berusia 10 tahun di Perumahan Royal, Kelurahan Nologaten, Kecamatan Ponorogo, mengalami luka serius akibat disengat tawon vespa saat bermain di halaman rumahnya pada Rabu sore (14/05/2025). Kejadian ini membuat warga setempat resah dan meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk mengevakuasi sarang tawon. Korban bernama Elsa Ayu Anandita […]

    Bagikan
  • Tak Bisa Lagi Borong Jatah Pupuk, Penebusan Pupuk Subsidi di Madiun Harus Sesuai Musim Tanam

    Tak Bisa Lagi Borong Jatah Pupuk, Penebusan Pupuk Subsidi di Madiun Harus Sesuai Musim Tanam

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Petani di Kabupaten Madiun kini tak bisa lagi leluasa menebus pupuk bersubsidi hanya berdasarkan alokasi yang tercantum dalam e-RDKK. Mulai 1 September 2026, penebusan pupuk dibatasi dan disesuaikan dengan kebutuhan pada musim tanam yang sedang berlangsung. Perubahan mekanisme ini merupakan bagian dari penataan penyaluran pupuk bersubsidi pemerintah. Aturan tersebut mengacu pada […]

    Bagikan
  • Razia Balap Liar Saat Libur Sekolah, Satlantas Polres Ponorogo Sita 250 Kendaraan

    Razia Balap Liar Saat Libur Sekolah, Satlantas Polres Ponorogo Sita 250 Kendaraan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ponorogo mengamankan sekitar 250 kendaraan dalam operasi penindakan balap liar yang digelar selama masa libur sekolah. Sebagian besar kendaraan yang disita diketahui dikendarai oleh pelajar SMP dan SMA. Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Dewo Wishnu Setya Kusuma, mengatakan penindakan dilakukan sebagai langkah untuk menekan maraknya aksi balap […]

    Bagikan
expand_less