Berita Terkini
Trending Tags

Kasus Bayi Alami Luka Bakar di Magetan Belum Temui Titik Terang, Keluarga Minta Pendampingan Hukum

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 174
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Keluarga korban bayi luka bakar di Magetan minta kepastian hukum. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Perkembangan penyelidikan kasus luka bakar yang dialami bayi perempuan berusia tujuh hari di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, hingga kini masih belum jelas. Laporan yang telah diajukan sejak Februari 2026 itu belum menghasilkan kepastian hukum yang diharapkan pihak keluarga.

Karena belum adanya kejelasan, keluarga korban akhirnya mengajukan permohonan pendampingan ke DPC PDI Perjuangan Magetan. Mereka menilai proses penanganan kasus berjalan lambat dan minim transparansi.

Paman korban, Sugiyono, menjelaskan dirinya bersama ibu korban mendatangi kantor DPC dengan didampingi kuasa hukum. Langkah tersebut diambil lantaran sejak laporan dibuat, keluarga belum menerima hasil resmi dari pemeriksaan medis maupun laboratorium.

“Kami sudah melapor sejak Februari, namun sampai sekarang belum ada kejelasan. hasil pemeriksaan di laboratorium forensik Polda Jatim juga belum Kami terima,” ujarnya, Senin petang (4/5/2026).

Ia menambahkan, kondisi bayi masih memerlukan perhatian serius. Luka di bagian mulut membuat korban kesulitan saat minum susu, meski telah menjalani perawatan selama hampir tiga pekan di rumah sakit.

“Kalau minum dari dot masih menangis karena kesakitan, jadi sementara harus menggunakan pipet,” ungkapnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana AV Sasa, menyampaikan pihaknya siap memberikan bantuan hukum. Ia menilai kasus tersebut harus ditangani secara terbuka, mengingat adanya indikasi luka serius pada korban.

Selain itu, ia juga menyoroti belum adanya dokumen resmi terkait hasil uji forensik yang seharusnya menjadi dasar dalam proses hukum.

“Kami akan mengawal agar keluarga mendapatkan kepastian hukum. Kondisi korban juga masih memprihatinkan,” katanya.

Kuasa hukum korban, Riyan Satrya Prayoga, menegaskan akan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan hasil penyelidikan disampaikan secara tertulis, bukan hanya secara lisan seperti yang terjadi selama ini.

“Kami ingin semua hasil pemeriksaan disampaikan secara resmi agar tidak menimbulkan ketidakpastian,” ujarnya.

Di sisi lain, Kanit IV PPA Satreskrim Polres Magetan, Totok Sudiartanto, menyatakan bahwa seluruh rangkaian penyelidikan telah dilakukan. Saat ini, proses memasuki tahap gelar perkara untuk menentukan tindak lanjut.

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka bakar pada bagian mulut korban. Namun demikian, penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam proses pendalaman.

“Proses penyelidikan sudah berjalan, sekarang tinggal menunggu gelar perkara untuk menentukan langkah berikutnya,” jelasnya.

Kasus ini terus menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan bayi. Keluarga berharap, dengan adanya pendampingan hukum, proses penanganan dapat berlangsung lebih transparan dan segera memberikan kepastian. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, Kota Madiun Boyong Penghargaan ProKlim 2025

    Lagi, Kota Madiun Boyong Penghargaan ProKlim 2025

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Awal Desember 2025, Kota Madiun memborong penghargaan tingkat nasional. Tidak tanggung-tanggung, 3 RW di Kota Pecel mendapatkan penghargaan Program Komunitas untuk Iklim (ProKlim) tahun 2025. Lebih dari itu, Wali Kota Madiun Maidi juga mendapatkan apresiasi pembina ProKlim. Penghargaan diberikan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq di […]

    Bagikan
  • Sering Mengamuk, Keluarga Terpaksa Mengurung Suhananto Sejak 2014

    Sering Mengamuk, Keluarga Terpaksa Mengurung Suhananto Sejak 2014

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Keputusan keluarga mengurung Suhananto, 45 tahun, warga Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, di dalam kandang besi bukan tanpa alasan. Selama lebih dari 25 tahun, keluarga hidup dalam bayang-bayang gangguan jiwa yang dialami Suhananto. Nanto merupakan anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Buki dan Damitun. Gangguan kejiwaan yang dialaminya bermula setelah […]

    Bagikan
  • Jangan Nekat! Perlintasan di Jombang Dipersempit, Truk Besar Dilarang Lewat

    Jangan Nekat! Perlintasan di Jombang Dipersempit, Truk Besar Dilarang Lewat

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Jombang – Upaya menekan risiko kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2026 terus dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Salah satunya melalui penyempitan jalan di perlintasan sebidang guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di perlintasan JPL 76 Km 86+1/2 lintas Jombang–Sembung, tepatnya di […]

    Bagikan
  • Gubernur Jatim Hormati Proses Hukum OTT Wali Kota Madiun

    Gubernur Jatim Hormati Proses Hukum OTT Wali Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa angkat bicara terkait operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Wali Kota Madiun, Maidi, pada Senin (19/1/2026). Khofifah menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan. Khofifah mengaku telah menerima informasi mengenai OTT tersebut. Ia menilai penanganan perkara […]

    Bagikan
  • Yuks Jangan Lewatkan Menikmati Perpaduan Unik Pecel Ayam Lodho

    Yuks Jangan Lewatkan Menikmati Perpaduan Unik Pecel Ayam Lodho

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jika biasanya nasi pecel hanya disajikan dengan sayuran segar dan siraman sambal kacang, berbeda dengan yang ada di Warung Juanda Cinta Buk Tin, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Kota, Ponorogo. Di warung ini, pecel hadir dengan cita rasa berbeda, yakni dipadukan dengan ayam lodho lengkap dengan kuahnya. Meski berada di tengah kota, suasana […]

    Bagikan
  • Sidang Lanjutan Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi, Kesaksian Kepala DPMPTSP Sumarno Berubah-ubah, Akui Terima Rp200 Juta

    Sidang Lanjutan Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi, Kesaksian Kepala DPMPTSP Sumarno Berubah-ubah, Akui Terima Rp200 Juta

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Sidang perkara korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mantan Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, dan pihak swasta Rochim Ruhdiyanto kembali bergulir di Pengadilan Tipikor Surabaya pada Kamis (25/6/2026) dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. Salah satunya kesaksian dari Kepala DPMPTSP Kota Madiun Sumarno yang menjadi sorotan. Selain beberapa kali mengubah […]

    Bagikan
expand_less