Berita Terkini
Trending Tags

Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
  • visibility 170
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DLHP Magetan Bakal Tindaklanjuti Kondisi Sungai Penuh Sampah Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan kini justru berubah fungsi menjadi “tempat sampah” di Kabupaten Magetan. Di perbatasan Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, aliran sungai tampak dipenuhi plastik, botol bekas, popok bayi, hingga sisa makanan. Tumpukan itu menimbulkan bau menyengat, air keruh, serta gundukan sampah bercampur tanaman liar.

Kondisi ini memantik kegelisahan warga sekitar. Pujianto, warga Desa Tapen, mengungkapkan kekhawatirannya. Menurutnya, saat hujan deras, sampah yang menumpuk kerap menghalangi aliran air sehingga berpotensi menimbulkan banjir.

“Kalau hujan deras, air bisa meluap karena terhambat sampah. Kadang sampai ke jalan bahkan rumah warga. Pemerintah harus lebih serius, tapi masyarakat juga jangan seenaknya buang sampah,” tutur Pujianto.

Hal senada disampaikan Priyono, warga lain yang merasa prihatin melihat perubahan drastis kualitas sungai di lingkungannya. “Dulu sungai ini jernih, bisa dipakai mandi bahkan untuk kebutuhan minum. Sekarang malah menjijikkan, airnya bau dan bisa menyebabkan penyakit kulit,” ucapnya dengan nada kecewa.

Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) mengakui persoalan ini belum tertangani tuntas. Kepala DLHP Magetan, Saif Muchlisun, mengatakan pihaknya membutuhkan masukan dari masyarakat mengenai langkah yang harus diambil pemerintah.

“Kami tidak menutup mata, makanya kami membuka ruang saran dari masyarakat,” jelas Muchlisun usai rapat persiapan kegiatan bersih-bersih sungai dalam rangka Hari Sungai Sedunia.

Sebagai tindak lanjut, DLHP menyiapkan program “Si Kasih” (Terstruktur, Sistematis, Masif) berbasis pentahelix yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, hingga media.

“InsyaAllah gerakan ini bukan hanya acara seremonial, tapi bisa berkelanjutan. Kami sangat berharap dukungan semua pihak,” tegas Muchlisun.

Meski pemerintah sudah mengampanyekan larangan membuang sampah ke sungai, lemahnya penegakan Peraturan Daerah (Perda) membuat permasalahan klasik ini terus berulang. Tanpa kesadaran warga dan aksi nyata pemerintah, sungai yang dulu menjadi sumber kehidupan terancam benar-benar kehilangan fungsinya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Hewan Parang Bakal Direlokasi, Terdampak Pengembangan Sirkuit Parang

    Pasar Hewan Parang Bakal Direlokasi, Terdampak Pengembangan Sirkuit Parang

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mengkaji rencana relokasi Pasar Hewan Parang yang saat ini berada di sisi area Sirkuit Parang. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, bersama dinas terkait, melakukan peninjauan lapangan pada Selasa (03/06/2025) untuk menentukan lokasi baru yang paling tepat dan strategis. “Kenapa perlu dipindah? Karena lokasinya saat ini berada […]

    Bagikan
  • Gebyar PAUD Kota Madiun Hadirkan Beragam Seni Kreatif dan Permainan Tradisional

    Gebyar PAUD Kota Madiun Hadirkan Beragam Seni Kreatif dan Permainan Tradisional

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kota Madiun menggelar Gebyar Anak PAUD pada Kamis (27/11/2025) di Taman Ngrowo Bening. Kegiatan meriah ini diikuti oleh 53 lembaga PAUD se-Kota Madiun dengan total peserta mencapai 1.263 anak dari tiga kecamatan Taman, Manguharjo, dan Kartoharjo. Acara dibuka secara […]

    Bagikan
  • Permudah Akses Antar Desa, TNI AD Bangun 4 Jembatan Di Ponorogo

    Permudah Akses Antar Desa, TNI AD Bangun 4 Jembatan Di Ponorogo

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat pedesaan terus dilakukan. TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0802 Ponorogo mulai membangun empat jembatan di sejumlah wilayah, guna mempermudah mobilitas warga antar desa, Senin (30/3/2026). Salah satu lokasi pembangunan berada di Desa Belang, Kecamatan Bungkal. Selama ini, warga setempat harus menyeberangi sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi […]

    Bagikan
  • PSC dan PRC Resmi Menjadi Kawasan Bebas Asap Rokok, Pemkot Madiun Berlakukan Denda

    PSC dan PRC Resmi Menjadi Kawasan Bebas Asap Rokok, Pemkot Madiun Berlakukan Denda

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mulai memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2025 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) dan Pahlawan Religi Center (PRC) menjadi kawasan bebas asap rokok yang sejak awal Januari 2026. Sosialisasi Perda Nomor 9 tahun 2025 tersebut mulai dimasifkan oleh Pemkot Madiun. Wakil […]

    Bagikan
  • Ini Catatan Wali Kota Madiun Terkait Kinerja PDAM Tirta Taman Sari

    Ini Catatan Wali Kota Madiun Terkait Kinerja PDAM Tirta Taman Sari

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Taman Sari Kota Madiun menjadi atensi Wali Kota Madiun,Maidi. Dalam kegiatan hari jadi ke-48, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut ditargetkan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Selain itu, juga didorong untuk terus berinovasi. “InsyaAllah dengan ulang tahun ini membawa semangat untuk kedepan agar […]

    Bagikan
  • Petani Ponorogo Hadapi Penyakit Tanaman Padi, Gunakan Pestisida Alternatif Bubur California

    Petani Ponorogo Hadapi Penyakit Tanaman Padi, Gunakan Pestisida Alternatif Bubur California

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sejumlah tanaman padi milik petani di Ponorogo mengalami penyakit yang dikenal dengan istilah ‘asem-aseman’. Gejala awal penyakit ini terlihat dari daun padi yang menguning kemerahan, dimulai dari ujung, menjalar ke pangkal, hingga akhirnya mengering dan menyebabkan pertumbuhan terhambat. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengurangi hasil panen bahkan berpotensi menyebabkan gagal […]

    Bagikan
expand_less