Berita Terkini
Trending Tags

Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
  • visibility 300
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DLHP Magetan Bakal Tindaklanjuti Kondisi Sungai Penuh Sampah Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan kini justru berubah fungsi menjadi “tempat sampah” di Kabupaten Magetan. Di perbatasan Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, aliran sungai tampak dipenuhi plastik, botol bekas, popok bayi, hingga sisa makanan. Tumpukan itu menimbulkan bau menyengat, air keruh, serta gundukan sampah bercampur tanaman liar.

Kondisi ini memantik kegelisahan warga sekitar. Pujianto, warga Desa Tapen, mengungkapkan kekhawatirannya. Menurutnya, saat hujan deras, sampah yang menumpuk kerap menghalangi aliran air sehingga berpotensi menimbulkan banjir.

“Kalau hujan deras, air bisa meluap karena terhambat sampah. Kadang sampai ke jalan bahkan rumah warga. Pemerintah harus lebih serius, tapi masyarakat juga jangan seenaknya buang sampah,” tutur Pujianto.

Hal senada disampaikan Priyono, warga lain yang merasa prihatin melihat perubahan drastis kualitas sungai di lingkungannya. “Dulu sungai ini jernih, bisa dipakai mandi bahkan untuk kebutuhan minum. Sekarang malah menjijikkan, airnya bau dan bisa menyebabkan penyakit kulit,” ucapnya dengan nada kecewa.

Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) mengakui persoalan ini belum tertangani tuntas. Kepala DLHP Magetan, Saif Muchlisun, mengatakan pihaknya membutuhkan masukan dari masyarakat mengenai langkah yang harus diambil pemerintah.

“Kami tidak menutup mata, makanya kami membuka ruang saran dari masyarakat,” jelas Muchlisun usai rapat persiapan kegiatan bersih-bersih sungai dalam rangka Hari Sungai Sedunia.

Sebagai tindak lanjut, DLHP menyiapkan program “Si Kasih” (Terstruktur, Sistematis, Masif) berbasis pentahelix yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, hingga media.

“InsyaAllah gerakan ini bukan hanya acara seremonial, tapi bisa berkelanjutan. Kami sangat berharap dukungan semua pihak,” tegas Muchlisun.

Meski pemerintah sudah mengampanyekan larangan membuang sampah ke sungai, lemahnya penegakan Peraturan Daerah (Perda) membuat permasalahan klasik ini terus berulang. Tanpa kesadaran warga dan aksi nyata pemerintah, sungai yang dulu menjadi sumber kehidupan terancam benar-benar kehilangan fungsinya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog dan Pemkot Madiun Salurkan Bantuan Pangan 294,5 Ton Beras dan 58,9 Liter Minyak Goreng

    Bulog dan Pemkot Madiun Salurkan Bantuan Pangan 294,5 Ton Beras dan 58,9 Liter Minyak Goreng

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Perum Bulog Cabang Madiun dan Pemerintah Kota Madiun melakukan penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Februari-Maret 2026. Seperti penyaluran yang dilaksanakan di Kelurahan Manisrejo Kecamatan Taman Kota Madiun pada Senin (9/3/2026). Ratusan warga rela antri untuk mendapatkan giliran pendataan administrasi sekaligus pengambilan 20 kilogram beras dan […]

    Bagikan
  • Tabrakan Beruntun di Magetan Libatkan Dua Truk dan Sepeda Motor

    Tabrakan Beruntun di Magetan Libatkan Dua Truk dan Sepeda Motor

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan dua truk dan satu sepeda motor terjadi di Jalan Raya Mojopurno–Ngariboyo, tepatnya di Dukuh Tlamban, Desa Mojopurno, RT 03 RW 02, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Kamis (28/5/2026) pagi. Akibat insiden tersebut, tiga orang mengalami luka ringan dan kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta. Berdasarkan data kepolisian, […]

    Bagikan
  • Duh ! Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Batal, Ini Alasannya

    Duh ! Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Batal, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan membentuk Sekolah Rakyat (SR) rintisan dipastikan batal. Setelah sebelumnya sempat menyiapkan Gedung Graha Pusat Literasi Plaosan sebagai lokasi sementara, namun kini memilih langsung membangun Sekolah Rakyat permanen dengan skala penuh. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Elmy Kurniarto Widodo. Menurutnya, Magetan tidak masuk dalam daerah […]

    Bagikan
  • Mundur Mendadak, Kepala Disnaker-KUKM Kota Madiun Resmi Purnatugas, Ada Apa?

    Mundur Mendadak, Kepala Disnaker-KUKM Kota Madiun Resmi Purnatugas, Ada Apa?

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker-KUKM) Kota Madiun, Ahsan Sri Hasto, resmi melepas jabatannya setelah pengajuan berhenti dari posisi kepala dinas disetujui Pemerintah Kota Madiun. Surat pengajuan tersebut telah ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, Rabu (8/7/2025). Posisi Kepala Disnaker-KUKM untuk sementara […]

    Bagikan
  • Kambing Kontes Bernilai Puluhan Juta Dipamerkan di Magetan, Warga Diajak Melirik Peluang Bisnis Ternak

    Kambing Kontes Bernilai Puluhan Juta Dipamerkan di Magetan, Warga Diajak Melirik Peluang Bisnis Ternak

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan kambing dan domba unggulan dari berbagai peternak di wilayah Eks Karesidenan Madiun dipamerkan dalam kegiatan Nyencang Bareng yang digelar di kawasan BUMDes Desa Rejomulyo, Kabupaten Magetan. Tak sekadar menjadi ajang berkumpul para penghobi ternak, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi masyarakat sekaligus upaya meningkatkan nilai ekonomi peternakan kambing dan domba. […]

    Bagikan
  • Kurir Narkotika 1 Kg di Madiun Divonis 15 Tahun Penjara, JPU Pikir Pikir

    Kurir Narkotika 1 Kg di Madiun Divonis 15 Tahun Penjara, JPU Pikir Pikir

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada terdakwa kasus peredaran narkotika, Ika Indah Rahmawati (41), warga Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Kota Madiun, dalam sidang pembacaan putusan yang digelar Rabu (18/2/2026). Putusan dibacakan dalam persidangan di ruang sidang Candra yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Erwin Ardian bersama […]

    Bagikan
expand_less