Berita Terkini
Trending Tags

Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
  • visibility 35
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DLHP Magetan Bakal Tindaklanjuti Kondisi Sungai Penuh Sampah Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan kini justru berubah fungsi menjadi “tempat sampah” di Kabupaten Magetan. Di perbatasan Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, aliran sungai tampak dipenuhi plastik, botol bekas, popok bayi, hingga sisa makanan. Tumpukan itu menimbulkan bau menyengat, air keruh, serta gundukan sampah bercampur tanaman liar.

Kondisi ini memantik kegelisahan warga sekitar. Pujianto, warga Desa Tapen, mengungkapkan kekhawatirannya. Menurutnya, saat hujan deras, sampah yang menumpuk kerap menghalangi aliran air sehingga berpotensi menimbulkan banjir.

“Kalau hujan deras, air bisa meluap karena terhambat sampah. Kadang sampai ke jalan bahkan rumah warga. Pemerintah harus lebih serius, tapi masyarakat juga jangan seenaknya buang sampah,” tutur Pujianto.

Hal senada disampaikan Priyono, warga lain yang merasa prihatin melihat perubahan drastis kualitas sungai di lingkungannya. “Dulu sungai ini jernih, bisa dipakai mandi bahkan untuk kebutuhan minum. Sekarang malah menjijikkan, airnya bau dan bisa menyebabkan penyakit kulit,” ucapnya dengan nada kecewa.

Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) mengakui persoalan ini belum tertangani tuntas. Kepala DLHP Magetan, Saif Muchlisun, mengatakan pihaknya membutuhkan masukan dari masyarakat mengenai langkah yang harus diambil pemerintah.

“Kami tidak menutup mata, makanya kami membuka ruang saran dari masyarakat,” jelas Muchlisun usai rapat persiapan kegiatan bersih-bersih sungai dalam rangka Hari Sungai Sedunia.

Sebagai tindak lanjut, DLHP menyiapkan program “Si Kasih” (Terstruktur, Sistematis, Masif) berbasis pentahelix yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, hingga media.

“InsyaAllah gerakan ini bukan hanya acara seremonial, tapi bisa berkelanjutan. Kami sangat berharap dukungan semua pihak,” tegas Muchlisun.

Meski pemerintah sudah mengampanyekan larangan membuang sampah ke sungai, lemahnya penegakan Peraturan Daerah (Perda) membuat permasalahan klasik ini terus berulang. Tanpa kesadaran warga dan aksi nyata pemerintah, sungai yang dulu menjadi sumber kehidupan terancam benar-benar kehilangan fungsinya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fogging di SDN 02 Madiun Lor, 1 Guru dan 2 Murid Terjangkit DBD

    Fogging di SDN 02 Madiun Lor, 1 Guru dan 2 Murid Terjangkit DBD

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan Kota Madiun serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan SDN 02 Madiun Lor pada Kamis (05/06/2025) sebagai langkah antisipasi perkembangbiakan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Kepala SDN 02 Madiun Lor, Yuli Sugianingsih, menjelaskan bahwa fogging dilakukan setelah ditemukannya kasus DBD di […]

    Bagikan
  • Bocah 12 Tahun di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai

    Bocah 12 Tahun di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Suasana penuh duka menyelimuti proses evakuasi jasad seorang anak berinisial AMP (12), warga Dusun Kedungprahu, Desa/Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Sabtu siang (14/2/2026). Bocah tersebut ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat bermain di sungai bersama teman-temannya. Peristiwa nahas ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Sebelumnya, korban berpamitan kepada orang tuanya untuk […]

    Bagikan
  • KPK Sita Uang dan Dokumen Penting dari Rumah Kepala DPUPR Kota Madiun

    KPK Sita Uang dan Dokumen Penting dari Rumah Kepala DPUPR Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperluas penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. Terbaru, penyidik lembaga antirasuah menggeledah rumah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Madiun, Thariq Megah, Kamis (22/1/2026). Penggeledahan berlangsung sejak sekitar pukul 11.00 WIB di sebuah rumah di Jalan Tanjung Manis, Kelurahan Manisrejo, […]

    Bagikan
  • Puskesmas Gantrung Bantah Adanya Pengarahan Peserta BPJS PBID Rujukan ke RS Swasta

    Puskesmas Gantrung Bantah Adanya Pengarahan Peserta BPJS PBID Rujukan ke RS Swasta

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Manajemen Puskesmas Gantrung kecamatan Kebonsari kabupaten Madiun membantah adanya pengarahan rujukan berobat ke rumah sakit swasta di kota Madiun kepada pasien peserta BPJS PBID. Bantahan tersebut disampaikan Kepala puskesmas Gantrung drg. Rucama Tunggul Kuswoyo, ketika ditemui di tempat kerjanya pada hari minggu (5/1/2025) kemarin. “Klarifikasi ini atas berita yang beredar. Berita yang […]

    Bagikan
  • Usman Ependi Bakal Duduki Komisi I DPRD Kota Madiun Usai Pelantikan

    Usman Ependi Bakal Duduki Komisi I DPRD Kota Madiun Usai Pelantikan

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satu kursi kosong di DPRD Kota Madiun pasca wafatnya Andi Raya Bagus Miko Saputra akhirnya segera terisi. Usman Ependi dijadwalkan resmi dilantik sebagai anggota dewan dari PDIP melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) pada Rabu (20/08/2025). Kepastian pelantikan tersebut menyusul turunnya surat keputusan (SK) dari gubernur yang sudah diterima bagian pemerintahan. […]

    Bagikan
  • Langgar Aturan, Lapas I Madiun Layar 6 Warga Binaan ke Nusakambangan

    Langgar Aturan, Lapas I Madiun Layar 6 Warga Binaan ke Nusakambangan

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Enam warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun harus menerima konsekuensi atas perbuatannya. Mereka harus dilayar ke Lapas Nusakambangan, Cilacap pada Minggu (9/2/2025), sebagai bentuk sanksi atas tindakan indisipliner selama menjalani masa pembinaan di Lapas I Madiun. Kepala Lapas I Madiun, Andi Wijaya Rivai menjelaskan pemindahan itu merupakan bagian dari […]

    Bagikan
expand_less