
Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan, Jawa Timur, diguncang gempa bumi pada Minggu (21/9/2025) dini hari sekitar pukul 01.32 WIB. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, gempa bermagnitudo 2,8 tersebut berpusat 17 kilometer barat daya Magetan, tepatnya di koordinat 7,71 LS dan 111,19 BT dengan kedalaman 10 kilometer.
Meski episodenya terdeteksi cukup dekat, guncangan itu hampir tidak dirasakan oleh sebagian besar warga. BMKG memastikan gempa tersebut tidak menimbulkan potensi tsunami.
“Data yang dirilis saat ini masih bersifat cepat dan bisa diperbarui apabila ada tambahan informasi,” keterangan resmi BMKG melalui akun X.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan menyatakan situasi di lapangan aman terkendali. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi, menegaskan bahwa hingga Minggu siang belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa.
#Gempa Mag:2.8, 21-Sep-2025 01:32:06WIB, Lok:7.71LS, 111.19BT (17 km BaratDaya MAGETAN-JATIM), Kedlmn:10 Km #BMKG
— BMKG (@infoBMKG) September 20, 2025
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data pic.twitter.com/YqingcoSNa
“Sampai saat ini tidak ditemukan adanya dampak dari gempa tersebut. Harapannya kondisi tetap aman,” ucapnya.
Walau Magetan bukan daerah yang dikenal rawan gempa besar seperti pesisir selatan Jawa, aktivitas seismik dengan magnitudo kecil beberapa kali tercatat muncul di kawasan ini. BMKG pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
Kusnanto – Sinergia