Berita Terkini
Trending Tags

Dari Ratusan Koperasi Desa Merah Putih, Baru Empat yang Aktif di Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 277
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Magetan. Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Program nasional pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Magetan masih tersandung kendala di lapangan. Total dari 235 koperasi yang telah memiliki badan hukum, hanya ada empat koperasi yang benar-benar aktif dalam menjalankan kegiatan usaha.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Magetan, Sukartini, mengatakan sebagian besar koperasi desa yang belum dapat beroperasi dikarenakan adanya keterbatasan modal awal serta belum memiliki tempat usaha yang memadai.

“Masih sedikit yang bisa berjalan. Saat ini baru empat koperasi yang aktif, masing-masing di Desa Mategal, Mangunrejo, Sukowidi, dan Sidomukti,” ujar Sukartini, Selasa (14/10/2025).

Meski seluruh KDMP yang terbentuk di 18 kecamatan telah mengantongi izin resmi, namun sebagian besar belum memulai aktivitas ekonomi. Empat koperasi yang sudah berjalan pun, kata Sukartini, masih bergerak dalam skala kecil dengan modal swadaya dari anggota.

“Modalnya masih dari anggota sendiri, seperti simpanan pokok dan simpanan wajib,” jelasnya.

Dinas Koperasi mengaku, terus memberikan pendampingan dan sosialisasi agar koperasi lain bisa segera mengikuti jejak serupa. Pemerintah daerah juga mendorong penguatan kelembagaan agar koperasi tidak terhenti hanya di tahap pembentukan.

Tantangan yang dihadapi KDMP adalah soal akses pembiayaan. Pemerintah telah menyiapkan skema dengan pinjaman melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dan BNI sebagai bank penyalur di Magetan.

“Skemanya berupa pinjaman dengan bunga enam persen per tahun. Koperasi perlu melengkapi dokumen seperti proposal usaha dan Nomor Induk Berusaha (NIB),” terang Sukartini.

Hingga kini, sudah hampir seluruh koperasi di Magetan mengantongi NIB. Hanya saja sebagian kecil masih menunggu penyempurnaan dokumen dan pergantian pengurus sebelum mengajukan pembiayaan.

Walaupun legalitas sudah terpenuhi, belum satu pun KDMP membuka layanan simpan pinjam. Dinas Koperasi menilai, usaha tersebut masih terlalu berisiko untuk tahap awal. “Untuk sekarang, koperasi lebih diarahkan ke jenis usaha yang sesuai potensi desa, seperti pertanian atau perdagangan lokal,” tutur Sukartini.

Pemerintah berharap kehadiran KDMP tidak hanya sebatas legalitas, melainkan benar-benar mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal. “Kami terus dampingi agar koperasi bisa aktif, mandiri, dan memberi manfaat nyata bagi warga,” pungkas Sukartini.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap! Dua Emak-emak Curi Susu Formula di Toko Ponorogo, Diselipkan di Balik Rok

    Terungkap! Dua Emak-emak Curi Susu Formula di Toko Ponorogo, Diselipkan di Balik Rok

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi pencurian susu formula terjadi di sebuah toko di Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jumat (23/1/2026). Ironisnya, pelaku pencurian tersebut merupakan dua perempuan paruh baya atau emak-emak yang nekat menyembunyikan barang curian di balik rok mereka. Kedua pelaku datang ke lokasi menggunakan sebuah mobil. Namun, kecurigaan pemilik toko, Dian Setyo […]

    Bagikan
  • Ular Berbisa Masuk Rumah Warga Pulung, Damkar Evakuasi Dini Hari

    Ular Berbisa Masuk Rumah Warga Pulung, Damkar Evakuasi Dini Hari

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ponorogo mengevakuasi seekor ular berbisa yang masuk ke rumah warga di Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (22/1/2025) dini hari. Laporan diterima sekitar pukul 02.20 WIB. Ular yang masuk ke rumah tersebut diketahui merupakan jenis banjang taring (Boiga Cynodon), dengan panjang sekitar dua meter. […]

    Bagikan
  • Antrean Pendaki Gunung Lawu Mengular Saat Libur Idulfitri 2026

    Antrean Pendaki Gunung Lawu Mengular Saat Libur Idulfitri 2026

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lonjakan aktivitas pendakian terjadi selama libur panjang Idulfitri 2026 di kawasan Gunung Lawu. Kepadatan paling mencolok terlihat di jalur Cemoro Sewu, yang dipenuhi antrean panjang calon pendaki hingga suasananya viral di media sosial. Rekaman yang diunggah melalui TikTok oleh akun @oneone3984 memperlihatkan ratusan pendaki mengantre sejak dini hari. Barisan panjang terlihat […]

    Bagikan
  • Dinsos Magetan Dorong Penerima Bansos Masuk KDMP, Targetkan Graduasi dari Bantuan Sosial

    Dinsos Magetan Dorong Penerima Bansos Masuk KDMP, Targetkan Graduasi dari Bantuan Sosial

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Sosial Kabupaten Magetan menyatakan dukungan penuh terhadap program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang kini tengah dikembangkan di seluruh desa dan kelurahan. Program ini disebut sebagai salah satu strategi nasional yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, termasuk para penerima bantuan sosial (Bansos). Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi Utomo, menegaskan bahwa […]

    Bagikan
  • Serabi Tradisional Ponorogo Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Kuliner Modern

    Serabi Tradisional Ponorogo Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Kuliner Modern

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya kuliner modern yang terus bermunculan, kue tradisional serabi Ponorogo masih bertahan dan tetap diminati masyarakat. Cita rasa khas yang gurih serta proses pembuatan yang masih mempertahankan cara tradisional menjadi daya tarik utama kuliner legendaris ini. Salah satu sentra serabi tradisional berada di Kerun Ayu, Desa Ploso Jenar, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Terjun ke Sungai Bengawan, Upaya Akhiri Hidup Seorang Ibu Gagal Setelah Teriak Minta Tolong

    Terjun ke Sungai Bengawan, Upaya Akhiri Hidup Seorang Ibu Gagal Setelah Teriak Minta Tolong

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang wanita paruh baya terjun ke Sungai Bengawan Madiun pada Selasa pagi (22/07/2025). Namun, upaya mengakhiri hidup itu justru berbalik menjadi momen penyelamatan dramatis setelah sang korban menjerit meminta pertolongan. Wanita berinisial S, 54 tahun, warga Kecamatan Ngawi, diduga sengaja menceburkan diri ke sungai di wilayah Desa Kendung, Kecamatan Kwadungan. Niatnya […]

    Bagikan
expand_less