Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

DBHCHT 2026 Terpangkas 50%, Pemkab Madiun Bakal Efisiensi Kegiatan Seremoni dan Perjadin

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • visibility 157
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Madiun pertahankan Anggaran DBHCHT untuk Sektor Infrastruktur dan BLT. Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bakal melakukan efisiensi besar-besaran menyusul rencana pemangkasan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) hingga 50 persen pada tahun anggaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keuangan daerah dan memastikan program prioritas tetap berjalan.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Madiun, Puji Satriyo, membenarkan adanya informasi penurunan alokasi DBHCHT secara nasional yang akan berdampak langsung pada keuangan daerah. Ia menyebut Pemkab Madiun akan menyesuaikan arah kebijakan belanja agar tetap efisien dan tepat sasaran.

“Memang secara informasi dari Biro Perekonomian, tahun 2026 nanti ada penurunan. Ini penurunan secara nasional, jadi kita akan lakukan efisiensi terhadap belanja,” ujar Puji, Rabu (15/10/2025).

Pada tahun 2025, Kabupaten Madiun menerima alokasi DBHCHT sebesar Rp34,37 miliar, meningkat sekitar Rp4,1 miliar atau 14 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp30,27 miliar. Namun, untuk tahun depan, Pemkab harus bersiap menghadapi penurunan drastis hingga separuh dari jumlah tersebut.

“Karena ada pengurangan alokasi, maka kita efisiensikan belanja. Fokusnya nanti ke kegiatan-kegiatan prioritas,” imbuhnya.

Puji menjelaskan bahwa pembahasan final terkait besaran DBHCHT 2026 masih berlangsung dan melibatkan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Kalau cukai itu pembahasannya sampai akhir tahun. Nanti ada desk dengan biro, Kemendagri, dan Kemenkeu,” terangnya.

Puji juga menegaskan efisiensi akan difokuskan pada kegiatan non-prioritas seperti seremoni, perjalanan dinas, serta konsumsi rapat. Sementara program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti sektor kesehatan, kesejahteraan petani tembakau, dan pengawasan rokok ilegal, akan tetap dipertahankan.

“Efisiensi nanti lebih kepada kegiatan seremoni, perjalanan dinas, serta konsumsi rapat. Tapi kegiatan prioritas yang menyentuh masyarakat tetap diupayakan berjalan,” tegasnya.

Dengan langkah pengetatan tersebut, Pemkab Madiun berharap penurunan alokasi DBHCHT tidak berdampak signifikan terhadap pelayanan publik maupun kesejahteraan masyarakat penerima manfaat.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serabi Tradisional Ponorogo Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Kuliner Modern

    Serabi Tradisional Ponorogo Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Kuliner Modern

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya kuliner modern yang terus bermunculan, kue tradisional serabi Ponorogo masih bertahan dan tetap diminati masyarakat. Cita rasa khas yang gurih serta proses pembuatan yang masih mempertahankan cara tradisional menjadi daya tarik utama kuliner legendaris ini. Salah satu sentra serabi tradisional berada di Kerun Ayu, Desa Ploso Jenar, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Resmi Serahkan SK Direksi Baru PDAM Masa Bhakti 2025–2030

    Bupati Madiun Resmi Serahkan SK Direksi Baru PDAM Masa Bhakti 2025–2030

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Setelah melalui proses seleksi yang berlangsung lebih dari dua bulan, jajaran direksi baru Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun akhirnya resmi diumumkan. Penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan direksi dilakukan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, sebagai bentuk penetapan hasil seleksi akhir yang telah dilaksanakan. Dalam […]

    Bagikan
  • Harga Tomat dan Cabai di Kare Pulih Jelang Nataru, Petani Siap Pasok Pasar

    Harga Tomat dan Cabai di Kare Pulih Jelang Nataru, Petani Siap Pasok Pasar

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Harga sejumlah komoditas hortikultura di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, kembali merangkak naik setelah sempat jatuh dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan ini membuat petani lebih optimistis memasok kebutuhan pasar menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu titik produksi berada di lahan seluas sekitar setengah hektare milik BUMDes Desa Kare. Komoditas utama […]

    Bagikan
  • Kemarau Belum Usai, Petani Madiun Kini Dihantui Serangan Wereng yang Ancam Produksi Padi

    Kemarau Belum Usai, Petani Madiun Kini Dihantui Serangan Wereng yang Ancam Produksi Padi

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Musim kemarau tidak hanya memicu krisis air bagi sektor pertanian di Kabupaten Madiun, tetapi juga memunculkan ancaman baru berupa serangan hama wereng. Setelah sebelumnya petani di sejumlah wilayah kesulitan memperoleh pasokan air irigasi akibat menyusutnya volume Waduk Dawuhan, kini petani di Kecamatan Dagangan harus menghadapi serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang […]

    Bagikan
  • Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Kemerdekaan di Puncak Gunung Lawu

    Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Kemerdekaan di Puncak Gunung Lawu

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-87 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di Puncak Gunung Lawu, Minggu (17/08/2025). Lebih dari seribu pendaki ikut serta dalam upacara bendera yang digelar di ketinggian 3.265 mdpl tersebut. Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, menyampaikan jumlah pendaki yang mengikuti upacara di puncak mencapai sekitar 1.017 orang. “Data […]

    Bagikan
  • Dua Warga Binaan Rutan Magetan Kasus Narkotika dan Pencurian Dapat Remisi Natal

    Dua Warga Binaan Rutan Magetan Kasus Narkotika dan Pencurian Dapat Remisi Natal

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rutan Kelas IIB Magetan memastikan dua warga binaannya akan menerima remisi khusus Natal 2025. Pemberian pengurangan masa pidana tersebut dilakukan setelah melalui proses verifikasi syarat administratif dan substantif. Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto, menyampaikan bahwa dari enam warga binaan Nasrani yang terdata, hanya dua yang memenuhi ketentuan untuk mendapatkan remisi. “Yang […]

    Bagikan
expand_less