Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Kerja Sama Perhutani dan Kejari Magetan, Harapan Baru untuk Kelestarian Hutan dan Kehidupan Warga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • visibility 217
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magetan dalam bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magetan dalam bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut berlangsung di Rumah Makan Mbah Djoe Resort, Kecamatan Plaosan, Magetan, Senin (22/09/2025).

Kerja sama ini tidak hanya sebatas urusan hukum antarinstansi. Lebih dari itu, langkah ini menjadi bagian dari upaya melindungi hutan sekaligus masyarakat yang hidup di sekitarnya.

Administratur KPH Madiun, Panca Putra M. Sihite menjelaskan, wilayah kerja KPH Madiun mencapai 31.184 hektare, dengan 1.797 hektare berada di Kabupaten Magetan, meliputi Kecamatan Lembeyan dan Parang, serta tujuh desa. Kawasan tersebut tidak hanya menyimpan kekayaan kayu jati, tetapi juga menjadi tumpuan hidup warga.

“Hutan bukan sekadar soal kayu. Ada banyak potensi yang bisa dikembangkan bersama masyarakat, mulai dari sistem silvikultur, agroforestri, hingga agrokultural. Karena itu, kami butuh dukungan hukum agar pengelolaan hutan tetap legal dan memberi manfaat bagi warga sekitar,” terang Panca.

Ia menambahkan, keberadaan masyarakat di sekitar hutan sangat penting sebagai mitra dalam menjaga kelestarian. Namun tantangan tetap ada, salah satunya praktik illegal logging. “Dengan adanya dukungan Kejari, kami lebih percaya diri menghadapi persoalan hukum yang muncul di lapangan,” lanjutnya.

Kepala Kejari Magetan, Yuana Nurshiyam menegaskan bahwa peran kejaksaan juga mencakup bantuan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. Menurutnya, kerja sama ini bertujuan agar pengelolaan hutan berjalan transparan dan tidak menimbulkan kerugian negara.

“Kami siap membantu Perhutani dalam urusan perjanjian maupun kontrak agar pekerjaan sehari-hari berjalan lancar. Semakin luasnya kebutuhan lahan untuk pertanian maupun peternakan, potensi sengketa bisa saja muncul. Kami berharap dengan keterbukaan, hal-hal itu bisa dicegah sejak dini,” kata Yuana.

Baginya, kerja sama ini bukan hanya soal dokumen, melainkan bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian hutan. “Jika hutan dikelola dengan baik, bukan hanya negara yang untung, tetapi juga masyarakat sekitar yang kehidupannya bergantung pada hutan,” pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DLH Kab. Madiun Optimalkan TPS 3R Atasi Persoalan Sampah

    DLH Kab. Madiun Optimalkan TPS 3R Atasi Persoalan Sampah

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Persoalan sampah menjadi permasalahan klasik ditengah pertumbuhan masyarakat dan ekonomi yang kian pesat. Volume sampah yang makin meningkat setiap harinya menyebabkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliabu Mejayan kini overload. Untuk mengatasi hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun mendorong pemanfaatan TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Hal itu ditegaskan oleh […]

    Bagikan
  • Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

    Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Puluhan ayam milik warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mati mendadak dalam tiga hari terakhir. Untuk mencegah penyebaran penyakit, sebagian ternak akhirnya disembelih oleh pemiliknya. Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Selasa (21/10/2025) ketika beberapa ayam ditemukan mati tanpa sebab jelas. Namun, jumlah kematian terus meningkat setiap harinya hingga […]

    Bagikan
  • Pasca Insiden KA Bangunkarta Anjlok, KAI Madiun Gelar Diklat Tenaga Perawatan Jalur dan Bangunan

    Pasca Insiden KA Bangunkarta Anjlok, KAI Madiun Gelar Diklat Tenaga Perawatan Jalur dan Bangunan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menggelar pelatihan intensif bagi petugas perawatan jalur guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Kegiatan bertajuk Diklat Refreshing Tenaga Perawatan Jalur dan Bangunan telah berlangsung selama dua hari, 8–9 April 2026. Pelatihan diikuti sejumlah unsur internal, mulai dari tim quality control, SDM, […]

    Bagikan
  • Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi Pada Kamis Malam Tanggal 27 Maret

    Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi Pada Kamis Malam Tanggal 27 Maret

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – 4 hari jelang Hari Raya Iedul Fitri 1446 H kendaraan arus mudik sudah mulai nampak di wilayah Kabupaten Madiun. Utamanya, di titik perlintasan jalan Exit Tol Dumpil, yang merupakan jalur keluar masuk kendaraan ke jalur tol di wilayah Madiun. Kapolres Madiun AKBP Mohammad Zainur Rofik mengatakan wilayah Madiun memiliki dua […]

    Bagikan
  • Pasar Murah di Selosari, Warga Antusias Dapatkan Sembako Harga Terjangkau

    Pasar Murah di Selosari, Warga Antusias Dapatkan Sembako Harga Terjangkau

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan warga memadati Rumah Promosi Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (05/10/2025), untuk berbelanja kebutuhan pokok dalam pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini sangat ditunggu masyarakat, terutama di tengah naiknya harga sejumlah bahan pangan di pasaran. Salah satu warga, Erna, mengaku senang bisa mendapatkan […]

    Bagikan
  • Dugaan Kredit Macet Capai Miliaran, Dirut Bank Madiun Buka Suara

    Dugaan Kredit Macet Capai Miliaran, Dirut Bank Madiun Buka Suara

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kredit macet di Bank Madiun menjadi sorotan setelah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gema Justicia menilai kasus tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga masuk ranah tindak pidana korupsi. Direktur LBH Gema Justicia, Didik Suwito, menyebut kredit perorangan yang disalurkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) milik Pemkab Madiun untuk usaha di Dusun Panggung, […]

    Bagikan
expand_less