Berita Terkini
Trending Tags

DBHCHT 2026 Terpangkas 50%, Pemkab Madiun Bakal Efisiensi Kegiatan Seremoni dan Perjadin

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • visibility 53
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Madiun pertahankan Anggaran DBHCHT untuk Sektor Infrastruktur dan BLT. Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bakal melakukan efisiensi besar-besaran menyusul rencana pemangkasan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) hingga 50 persen pada tahun anggaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keuangan daerah dan memastikan program prioritas tetap berjalan.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Madiun, Puji Satriyo, membenarkan adanya informasi penurunan alokasi DBHCHT secara nasional yang akan berdampak langsung pada keuangan daerah. Ia menyebut Pemkab Madiun akan menyesuaikan arah kebijakan belanja agar tetap efisien dan tepat sasaran.

“Memang secara informasi dari Biro Perekonomian, tahun 2026 nanti ada penurunan. Ini penurunan secara nasional, jadi kita akan lakukan efisiensi terhadap belanja,” ujar Puji, Rabu (15/10/2025).

Pada tahun 2025, Kabupaten Madiun menerima alokasi DBHCHT sebesar Rp34,37 miliar, meningkat sekitar Rp4,1 miliar atau 14 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp30,27 miliar. Namun, untuk tahun depan, Pemkab harus bersiap menghadapi penurunan drastis hingga separuh dari jumlah tersebut.

“Karena ada pengurangan alokasi, maka kita efisiensikan belanja. Fokusnya nanti ke kegiatan-kegiatan prioritas,” imbuhnya.

Puji menjelaskan bahwa pembahasan final terkait besaran DBHCHT 2026 masih berlangsung dan melibatkan Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Kalau cukai itu pembahasannya sampai akhir tahun. Nanti ada desk dengan biro, Kemendagri, dan Kemenkeu,” terangnya.

Puji juga menegaskan efisiensi akan difokuskan pada kegiatan non-prioritas seperti seremoni, perjalanan dinas, serta konsumsi rapat. Sementara program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti sektor kesehatan, kesejahteraan petani tembakau, dan pengawasan rokok ilegal, akan tetap dipertahankan.

“Efisiensi nanti lebih kepada kegiatan seremoni, perjalanan dinas, serta konsumsi rapat. Tapi kegiatan prioritas yang menyentuh masyarakat tetap diupayakan berjalan,” tegasnya.

Dengan langkah pengetatan tersebut, Pemkab Madiun berharap penurunan alokasi DBHCHT tidak berdampak signifikan terhadap pelayanan publik maupun kesejahteraan masyarakat penerima manfaat.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Madiun Raih Penghargaan Smart City Kategori Smart Branding Berkat Inovasi PSC

    Kota Madiun Raih Penghargaan Smart City Kategori Smart Branding Berkat Inovasi PSC

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Konsistensi Pemerintah Kota Madiun dalam mengembangkan program Smart City kembali membuahkan hasil. Kota Pendekar resmi meraih penghargaan Smart City kategori smart branding. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia (Komdigi), Meutya Hafid, di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Selasa (26/08/2025) malam. Raihan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Kota […]

    Bagikan
  • Pencari Ikan Diduga Tenggelam di Waduk Bendo, Ponorogo

    Pencari Ikan Diduga Tenggelam di Waduk Bendo, Ponorogo

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang pencari ikan dilaporkan tenggelam di Waduk Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, pada Sabtu (21/12/2024) sore. Hingga kini, tim SAR gabungan bersama warga setempat masih terus berupaya melakukan pencarian korban. Korban diketahui bernama Karyono (22), warga Desa Temon, Kecamatan Sawoo. Berdasarkan video amatir, pamannya, Parni (50), meminta tolong karena […]

    Bagikan
  • Emak-Emak Desa Darmorejo Perebutkan Kalung Emas di Lomba Mancing HUT RI ke-80

    Emak-Emak Desa Darmorejo Perebutkan Kalung Emas di Lomba Mancing HUT RI ke-80

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Puluhan ibu rumah tangga di Desa Darmorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, memeriahkan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia dengan lomba memancing ikan lele di Kolam Pemancingan Punthuk. Suasana riuh dan penuh canda khas emak-emak membuat arena mancing yang biasanya tenang berubah menjadi ajang seru. Ketua panitia lomba, Suromo, menyebut acara ini […]

    Bagikan
  • Penerimaan Siswa SMP Bakal Ikuti Aturan Terbaru Kemendikdasmen

    Penerimaan Siswa SMP Bakal Ikuti Aturan Terbaru Kemendikdasmen

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang tahun ajaran baru 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengganti sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). “Perubahan ini mengikuti kebijakan menteri baru,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Mochammad Hasan, saat dikonfirmasi, Senin (28/04/2025). Hasan menjelaskan, dalam sistem SPMB, […]

    Bagikan
  • Bakal Ada Kejutan Yang Baru di PSC, Apakah Itu.?

    Bakal Ada Kejutan Yang Baru di PSC, Apakah Itu.?

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) telah menjadi magnet bagi masyarakat. Tidak hanya bagi warga Kota Madiun, namun banyak warga dari luar kota juga turut menikmati suasana PSC dengan berbagai ikon dunianya. Namun rupanya hal itu tidak membuat Maidi, Walikota Madiun terpilih sudah puas. Buktinya, PSC bakal semakin disempurnakan dengan pernak-pernik […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Genjot Hilirisasi Kakao untuk Tarik Investor

    Pemkab Madiun Genjot Hilirisasi Kakao untuk Tarik Investor

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menjadikan kakao sebagai salah satu komoditas unggulan yang akan ditawarkan kepada calon investor. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah produk perkebunan daerah dan memperluas penyerapan tenaga kerja lokal. Sesuai data pada tahun 2024, luas areal kakao di Kabupaten Madiun mencapai 4.407 hektar. Sedangkan untuk produksi […]

    Bagikan
expand_less