Berita Terkini
Trending Tags

Viral Anak SMP di Magetan Dianiaya Usai Dipergoki Curi Velg Truk

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 259
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga memergoki aksi pencurian besi velg truk di sebuah bengkel di Kel.Lembeyan Kulon,Kabupaten Magetan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Sebuah video amatir memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap anak di bawah umur viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, setelah warga memergoki aksi pencurian besi velg truk di sebuah bengkel pada Kamis (27/11/2025) lalu.

Awalnya, warga menduga tiga remaja yang masih duduk di bangku SMP itu tengah mencuri besi velg truk. Dua pelaku berhasil melarikan diri, sementara satu di antaranya berinisial BA tertangkap warga. Naas, BA mendapatkan kekerasan fisik dari salah satu warga. Anak itu dipukul menggunakan benda tumpul yang diduga besi, ditendang, bahkan diinjak di bagian kepala oleh seseorang yang disebut-sebut pemilik bengkel.

Ardi, salah satu warga sekitar, mengaku situasi menjadi ramai ketika pelaku tertangkap. “Tahu-tahu sudah ramai. Ada tiga pelaku, yang ketangkep satu, dua lari. Mereka warga Lembeyan juga, masih pelajar SMP. Yang dicuri itu besi velg truk. Warga ya khawatir kalau dibiarkan, takut mengulangi lagi. Dengar-dengar katanya sudah sering maling, baru kali ini ketangkap,” ujarnya.

Bahkan, dalam video lain yang beredar, BA diinterogasi dalam kondisi terikat tali tambang. Warga kembali melakukan pemukulan yang diduga menggunakan selang. Aksi main hakim sendiri tersebut memicu kecaman publik setelah tersebar luas di dunia maya.

Akibat penganiayaan tersebut, BA harus dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan intensif di Ponorogo. Informasi sementara menyebutkan ia mengalami luka pada tulang belakang serta memar di beberapa bagian tubuh. “Kami menyesalkan adanya penganiayaan itu. Sebelum diserahkan ke polisi, korban sudah diikat dan dipukuli oleh pihak bengkel,” jelas Kapolsek Lembeyan, AKP Rohmadi.

Rohmadi menambahkan, pihaknya telah memeriksa tiga orang terkait kasus pencurian, namun penganiayaan baru terlihat dilakukan oleh satu orang terduga pelaku, yakni pemilik bengkel. Benda yang dicuri berupa velg truk senilai sekitar Rp120 ribu. “Kondisi anak tersebut masih ditangani di RS Ponorogo. Kejadian berlangsung tanggal 27 dan dilaporkan ke polsek pada 28 sekitar pukul 00.30 WIB,” tambahnya.

Pihak kepolisian kini menunggu hasil medis dari rumah sakit untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Tidak hanya kasus pencurian, namun juga menindak kasus penganiayaan yang menimpa anak di bawah umur tersebut. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Gabungan di Wilayah Geger Petugas Cegah Peredaran Rokok Ilegal

    Operasi Gabungan di Wilayah Geger Petugas Cegah Peredaran Rokok Ilegal

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Aparat gabungan menggelar operasi pemberantasan rokok ilegal di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang menyasar sejumlah toko di Desa Sareng dan Desa Slambur itu dilakukan sebagai langkah pencegahan peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah setempat. Operasi tersebut melibatkan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Kantor Bea Cukai Madiun, […]

    Bagikan
  • Anggaran Pembangunan RTLH Yang Bersumber APBD Tidak Terdampak Efisiensi

    Anggaran Pembangunan RTLH Yang Bersumber APBD Tidak Terdampak Efisiensi

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) di Kabupaten Madiun dipastikan tidak terhalang efisiensi. Sebanyak 221 unit RTLH rencananya akan ditangani menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat mencatat terdapat 8.489 unit RTLH yang tersebar di 15 kecamatan di […]

    Bagikan
  • Diduga Korsleting Listrik, Minibus Terbakar di Tol Ngawi-Kertosono

    Diduga Korsleting Listrik, Minibus Terbakar di Tol Ngawi-Kertosono

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah insiden kebakaran minibus terjadi di KM 613 + 700 A arah Surabaya Ruas Jalan Tol Ngawi – Kertosono, tepatnya masuk Desa Kedungrejo Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun pada hari Senin (31/03/2025) pukul 15.37 WIB. Mobil Isuzu Elf dengan nomor polisi B 7011 IT yang dikemudikan oleh Agus Suwarno dari Ponorogo […]

    Bagikan
  • 227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Siap Berangkat, 23 ASN Ajukan Cuti

    227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Siap Berangkat, 23 ASN Ajukan Cuti

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 227 jemaah haji asal Kota Madiun mengikuti doa bersama dalam rangka pamitan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Kegiatan tersebut digelar di Rumah Dinas Wali Kota Madiun, Selasa (21/4/2026), dan dihadiri jajaran Forkopimda serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak terkait. Dari total jemaah, sebanyak 23 orang merupakan Aparatur Sipil […]

    Bagikan
  • Dua Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Maospati, Dua Tewas dan Tiga Luka

    Dua Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Maospati, Dua Tewas dan Tiga Luka

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Jalur Ngawi–Maospati kembali menelan korban jiwa. Dalam rentang waktu kurang dari tiga jam, dua kecelakaan beruntun terjadi di Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Rabu (24/9/2025) malam. Dua orang meninggal dunia di lokasi, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 19.45 WIB di Jalan Raya […]

    Bagikan
  • Harga Rajangan Tembakau Merosot, Luas Tanaman Juga Turut Menyusut

    Harga Rajangan Tembakau Merosot, Luas Tanaman Juga Turut Menyusut

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Cuaca tidak menentu pada musim kemarau basah 2025 berdampak langsung pada kualitas tembakau di Kabupaten Madiun. Kondisi ini membuat harga jual tembakau rajangan milik petani di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, turun dari kisaran Rp. 48 ribu menjadi sekitar Rp. 45 ribu per kilogram. Suprawito, salah satu petani setempat, menyebut tembakau […]

    Bagikan
expand_less