Berita Terkini
Trending Tags

Eks PPU Maospati Disulap Jadi Rest Area Strategis Tiga Kota, Pembangunan Secara Bertahap

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • visibility 177
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lokasi yang akan di bangun oleh revitalisasi, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mengebut pembangunan kawasan eks Pasar Produk Unggulan (PPU) Maospati yang kini memasuki tahap kedua. Proyek revitalisasi tersebut ditargetkan menjadi pusat jajanan dan kuliner yang mengusung konsep rest area modern, sekaligus menjadi wajah baru pintu masuk Kabupaten Magetan dari arah barat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, Sucipto, menjelaskan bahwa pembangunan kawasan eks PPU ini telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan November 2025.

“Jadi lokasi eks PPU Maospati ini sudah tahap kedua pembangunannya. Langkah kami adalah menjadikan PPU sebagai pusat strategis dari Kabupaten Magetan yang terletak di segitiga tiga kota, yakni Ngawi, Madiun, dan Magetan,” ujar Sucipto, Jumat (24/10/2025).

Menurutnya, kawasan tersebut dirancang menyerupai rest area dengan fasilitas yang ramah bagi pengunjung dan pelaku UMKM. Nantinya, area ini akan dilengkapi dengan tempat parkir luas, kios jajanan, ruang istirahat, area bermain anak, hingga fasilitas ibadah.

“Tujuan pembangunan ini agar ketika orang masuk ke Magetan bisa melihat ada pusat kuliner dan jajanan. Konsepnya seperti rest area, jadi pengendara dari exit tol yang menuju Pacitan atau Ponorogo bisa singgah. Di sana ada parkir luas, kios jajanan, dan anak-anak bisa istirahat. Kami siapkan juga masjid dan fasilitas umum lainnya,” terangnya.

Sucipto menambahkan, dari total lahan sekitar 8.700 meter persegi, terdapat 2.000 meter persegi yang akan digunakan untuk pembangunan gedung utama. Namun, rencana tersebut masih menunggu ketersediaan anggaran tambahan.

“Gedung utama nanti kita konsep seperti rest area dengan desain open space, tidak lagi berbentuk bedak-bedak seperti dulu. Di situ akan ada waralaba dan UMKM yang menempati. Tapi saat ini kami baru fokus ke fasilitas umum,” jelasnya.

Tahun 2024 lalu, pemerintah daerah telah menganggarkan pembangunan sebagian landscape, pos ojek, dan toilet. Sementara di tahun 2025 ini, pekerjaan difokuskan pada area luar, termasuk drainase, trotoar, dan paving area parkir seluas 1.200 meter persegi serta taman di bawah monumen pesawat.

“Anggaran tahun ini sekitar Rp850 juta, fokusnya dari pinggir dulu. Pemasangan granit sedikit rumit karena berpola, tapi target kami pertengahan November sudah selesai,” tambah Sucipto.

Meski sudah berjalan dua tahap, Pemkab Magetan masih membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp. 4 miliar untuk menyelesaikan keseluruhan proyek. Pihaknya pun tengah berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk penganggaran tahap lanjutan.

“Kalau perkiraan selesai, kami upayakan secepatnya karena kawasan itu akan menjadi wajah utama Magetan. Kalau tahun 2026 belum tersedia anggaran, kami targetkan 2027 bisa tuntas,” pungkasnya.

Dengan rampungnya pembangunan nanti, eks PPU Maospati diharapkan tidak hanya menjadi ikon baru Kabupaten Magetan, tetapi juga pusat aktivitas ekonomi kreatif bagi pelaku UMKM di wilayah perbatasan tiga kabupaten.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Lonjakan harga aspal akibat konflik global dan gejolak harga minyak dunia mulai berdampak pada sektor infrastruktur daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersiap mengambil langkah penyesuaian dengan memangkas volume pekerjaan proyek jalan jika harga aspal benar-benar mengalami kenaikan signifikan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, mengatakan kenaikan […]

    Bagikan
  • Jelang Lebaran 2026, Plt Wali Kota dan Forkopimda Cek Bahan Pokok dan Fasilitas Umum

    Jelang Lebaran 2026, Plt Wali Kota dan Forkopimda Cek Bahan Pokok dan Fasilitas Umum

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang momentum Hari Raya IdulFitri 2026, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Madiun melakukan peninjauan di sejumlah fasilitas umum pada Jum’at (13/3/2026). Rombongan Forkopimda meninjau gudang Perum Bulog Kantor Cabang Madiun yang berada di Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo. […]

    Bagikan
  • Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Inovasi pemanfaatan limbah dapur kembali hadir dari tangan kreatif seorang akademisi di Kota Madiun. Joko Widiyanto, dosen Pendidikan Biologi di salah satu universitas di Madiun, berhasil mengolah sampah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran menjadi pupuk organik cair (POC) yang bermanfaat bagi tanaman. Di rumahnya yang terletak di […]

    Bagikan
  • Remaja 14 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Ayah Tiri, Kasus Ditangani Unit PPA Polres Magetan

    Remaja 14 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Ayah Tiri, Kasus Ditangani Unit PPA Polres Magetan

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Magetan. Seorang remaja perempuan berusia 14 tahun berinisial SD, warga Kecamatan Bendo, diduga menjadi korban penganiayaan oleh ayah tirinya berinisial BA (41). Peristiwa tersebut terungkap pada Sabtu sore (21/2/2026) pekan lalu. Kepala Desa Lemahbang, Puryadi, menjelaskan korban berlari ke rumah temannya yang […]

    Bagikan
  • Kampanye Hidup Sehat pada Hari Tanpa Tembakau Sedunia 

    Kampanye Hidup Sehat pada Hari Tanpa Tembakau Sedunia 

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya mengedukasi masyarakat tentang gaya hidup sehat terus digalakkan. Salah satunya melalui peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) yang digelar pada Minggu (01/06/2026) di Jalan Taman Praja Kota Madiun. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun ini bersama mahasiswa kesehatan […]

    Bagikan
  • Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat bocah usia SD dan SMP warga Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan mengalami luka bakar. Hal itu terjadi saat mereka meracik petasan pada Sabtu petang (05/04/2025). Para korban dengan luka bakar parah di sekujur tubuhnya, kini dalam perawatan intensif di RSUD dr. Sayidiman, Magetan. Menurut Hermanto, warga setempat, mulanya […]

    Bagikan
expand_less