Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Eks PPU Maospati Disulap Jadi Rest Area Strategis Tiga Kota, Pembangunan Secara Bertahap

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • visibility 266
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lokasi yang akan di bangun oleh revitalisasi, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mengebut pembangunan kawasan eks Pasar Produk Unggulan (PPU) Maospati yang kini memasuki tahap kedua. Proyek revitalisasi tersebut ditargetkan menjadi pusat jajanan dan kuliner yang mengusung konsep rest area modern, sekaligus menjadi wajah baru pintu masuk Kabupaten Magetan dari arah barat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, Sucipto, menjelaskan bahwa pembangunan kawasan eks PPU ini telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan November 2025.

“Jadi lokasi eks PPU Maospati ini sudah tahap kedua pembangunannya. Langkah kami adalah menjadikan PPU sebagai pusat strategis dari Kabupaten Magetan yang terletak di segitiga tiga kota, yakni Ngawi, Madiun, dan Magetan,” ujar Sucipto, Jumat (24/10/2025).

Menurutnya, kawasan tersebut dirancang menyerupai rest area dengan fasilitas yang ramah bagi pengunjung dan pelaku UMKM. Nantinya, area ini akan dilengkapi dengan tempat parkir luas, kios jajanan, ruang istirahat, area bermain anak, hingga fasilitas ibadah.

“Tujuan pembangunan ini agar ketika orang masuk ke Magetan bisa melihat ada pusat kuliner dan jajanan. Konsepnya seperti rest area, jadi pengendara dari exit tol yang menuju Pacitan atau Ponorogo bisa singgah. Di sana ada parkir luas, kios jajanan, dan anak-anak bisa istirahat. Kami siapkan juga masjid dan fasilitas umum lainnya,” terangnya.

Sucipto menambahkan, dari total lahan sekitar 8.700 meter persegi, terdapat 2.000 meter persegi yang akan digunakan untuk pembangunan gedung utama. Namun, rencana tersebut masih menunggu ketersediaan anggaran tambahan.

“Gedung utama nanti kita konsep seperti rest area dengan desain open space, tidak lagi berbentuk bedak-bedak seperti dulu. Di situ akan ada waralaba dan UMKM yang menempati. Tapi saat ini kami baru fokus ke fasilitas umum,” jelasnya.

Tahun 2024 lalu, pemerintah daerah telah menganggarkan pembangunan sebagian landscape, pos ojek, dan toilet. Sementara di tahun 2025 ini, pekerjaan difokuskan pada area luar, termasuk drainase, trotoar, dan paving area parkir seluas 1.200 meter persegi serta taman di bawah monumen pesawat.

“Anggaran tahun ini sekitar Rp850 juta, fokusnya dari pinggir dulu. Pemasangan granit sedikit rumit karena berpola, tapi target kami pertengahan November sudah selesai,” tambah Sucipto.

Meski sudah berjalan dua tahap, Pemkab Magetan masih membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp. 4 miliar untuk menyelesaikan keseluruhan proyek. Pihaknya pun tengah berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk penganggaran tahap lanjutan.

“Kalau perkiraan selesai, kami upayakan secepatnya karena kawasan itu akan menjadi wajah utama Magetan. Kalau tahun 2026 belum tersedia anggaran, kami targetkan 2027 bisa tuntas,” pungkasnya.

Dengan rampungnya pembangunan nanti, eks PPU Maospati diharapkan tidak hanya menjadi ikon baru Kabupaten Magetan, tetapi juga pusat aktivitas ekonomi kreatif bagi pelaku UMKM di wilayah perbatasan tiga kabupaten.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Diganjar Prosentase Tertinggi di Jatim Atas Kepatuhan Tindak Lanjut Rekomendasi Pemeriksaan BPK

    Pemkab Madiun Diganjar Prosentase Tertinggi di Jatim Atas Kepatuhan Tindak Lanjut Rekomendasi Pemeriksaan BPK

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tidak saja memberi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke 13, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Timur ternyata mengganjar nilai memuaskan pada Pemkab Madiun dalam hal kepatuhan pada Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) hingga semester dua tahun 2025.  BPK perwakilan Jawa Timur telah memberi prosentase TLRHP 99,42% untuk kinerja Pemkab Madiun […]

    Bagikan
  • Mensos Sebut Sekolah Rakyat Ngawi Beroperasi di Gedung Permanen, Masih Butuh Dukungan Pemkab Ngawi

    Mensos Sebut Sekolah Rakyat Ngawi Beroperasi di Gedung Permanen, Masih Butuh Dukungan Pemkab Ngawi

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Ngawi menjadi salah satu penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang sejak awal langsung menggunakan gedung permanen. Fasilitas tersebut dibangun pemerintah pusat di atas lahan yang disediakan Pemerintah Kabupaten Ngawi. Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan kondisi tersebut berbeda dengan sejumlah lokasi lain yang sebelumnya memulai program menggunakan gedung sementara […]

    Bagikan
  • Wali Murid Persoalkan Penerapan Juknis, Desak SMAN 1 Ponorogo Buka Dasar Seleksi Prestasi

    Wali Murid Persoalkan Penerapan Juknis, Desak SMAN 1 Ponorogo Buka Dasar Seleksi Prestasi

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polemik hasil seleksi Jalur Prestasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Ponorogo belum mereda. Setelah sejumlah wali murid mempertanyakan hasil seleksi, kini perhatian mengarah pada penerapan Petunjuk Teknis (Juknis) SPMB Jawa Timur 2026 yang dinilai perlu dijelaskan secara terbuka oleh pihak sekolah. Salah satu wali murid sekaligus pemerhati pendidikan […]

    Bagikan
  • DPC PKB Magetan Usulkan PAW, Jamaludin Malik Disiapkan Isi Kursi Nur Wahid

    DPC PKB Magetan Usulkan PAW, Jamaludin Malik Disiapkan Isi Kursi Nur Wahid

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Konstelasi politik di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Magetan kembali bergerak. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB resmi mengajukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap salah satu kadernya di DPRD Kabupaten Magetan, Nur Wahid. Posisi tersebut rencananya akan diisi oleh Jamaludin Malik. Langkah politik ini tertuang dalam surat bernomor 2947/DPC-25.20/01/X/2025, tertanggal 7 Oktober […]

    Bagikan
  • Dari Aspirasi Jadi Korupsi ? Kasus Pokir di Magetan Seret Ketua DPRD dan 5 Lainnya Jadi Tersangka Play Button

    Dari Aspirasi Jadi Korupsi ? Kasus Pokir di Magetan Seret Ketua DPRD dan 5 Lainnya Jadi Tersangka

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 984
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketua DPRD Kabupaten Magetan periode 2024–2029, Suratno, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD tahun 2020–2024. Penetapan ini dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan, yang juga menetapkan lima orang lainnya sebagai tersangka dan langsung menahan seluruhnya. Kepala Kejari Magetan, Sabrul Iman, menjelaskan bahwa tiga […]

    Bagikan
  • Hujan Deras Picu Longsor di Jalur Wisata Telaga Ngebel Ponorogo, Akses Sempat Lumpuh

    Hujan Deras Picu Longsor di Jalur Wisata Telaga Ngebel Ponorogo, Akses Sempat Lumpuh

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur kawasan Telaga Ngebel selama berjam-jam mengakibatkan tebing di jalur lingkar wisata longsor. Peristiwa ini sempat memutus akses utama menuju kawasan wisata dan mengganggu aktivitas warga. Longsor terjadi di jalur lingkar utara, tepatnya di Desa Ngebel, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 16.00 […]

    Bagikan
expand_less