Berita Terkini
Trending Tags

Eks PPU Maospati Disulap Jadi Rest Area Strategis Tiga Kota, Pembangunan Secara Bertahap

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • visibility 84
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lokasi yang akan di bangun oleh revitalisasi, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mengebut pembangunan kawasan eks Pasar Produk Unggulan (PPU) Maospati yang kini memasuki tahap kedua. Proyek revitalisasi tersebut ditargetkan menjadi pusat jajanan dan kuliner yang mengusung konsep rest area modern, sekaligus menjadi wajah baru pintu masuk Kabupaten Magetan dari arah barat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, Sucipto, menjelaskan bahwa pembangunan kawasan eks PPU ini telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan November 2025.

“Jadi lokasi eks PPU Maospati ini sudah tahap kedua pembangunannya. Langkah kami adalah menjadikan PPU sebagai pusat strategis dari Kabupaten Magetan yang terletak di segitiga tiga kota, yakni Ngawi, Madiun, dan Magetan,” ujar Sucipto, Jumat (24/10/2025).

Menurutnya, kawasan tersebut dirancang menyerupai rest area dengan fasilitas yang ramah bagi pengunjung dan pelaku UMKM. Nantinya, area ini akan dilengkapi dengan tempat parkir luas, kios jajanan, ruang istirahat, area bermain anak, hingga fasilitas ibadah.

“Tujuan pembangunan ini agar ketika orang masuk ke Magetan bisa melihat ada pusat kuliner dan jajanan. Konsepnya seperti rest area, jadi pengendara dari exit tol yang menuju Pacitan atau Ponorogo bisa singgah. Di sana ada parkir luas, kios jajanan, dan anak-anak bisa istirahat. Kami siapkan juga masjid dan fasilitas umum lainnya,” terangnya.

Sucipto menambahkan, dari total lahan sekitar 8.700 meter persegi, terdapat 2.000 meter persegi yang akan digunakan untuk pembangunan gedung utama. Namun, rencana tersebut masih menunggu ketersediaan anggaran tambahan.

“Gedung utama nanti kita konsep seperti rest area dengan desain open space, tidak lagi berbentuk bedak-bedak seperti dulu. Di situ akan ada waralaba dan UMKM yang menempati. Tapi saat ini kami baru fokus ke fasilitas umum,” jelasnya.

Tahun 2024 lalu, pemerintah daerah telah menganggarkan pembangunan sebagian landscape, pos ojek, dan toilet. Sementara di tahun 2025 ini, pekerjaan difokuskan pada area luar, termasuk drainase, trotoar, dan paving area parkir seluas 1.200 meter persegi serta taman di bawah monumen pesawat.

“Anggaran tahun ini sekitar Rp850 juta, fokusnya dari pinggir dulu. Pemasangan granit sedikit rumit karena berpola, tapi target kami pertengahan November sudah selesai,” tambah Sucipto.

Meski sudah berjalan dua tahap, Pemkab Magetan masih membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp. 4 miliar untuk menyelesaikan keseluruhan proyek. Pihaknya pun tengah berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk penganggaran tahap lanjutan.

“Kalau perkiraan selesai, kami upayakan secepatnya karena kawasan itu akan menjadi wajah utama Magetan. Kalau tahun 2026 belum tersedia anggaran, kami targetkan 2027 bisa tuntas,” pungkasnya.

Dengan rampungnya pembangunan nanti, eks PPU Maospati diharapkan tidak hanya menjadi ikon baru Kabupaten Magetan, tetapi juga pusat aktivitas ekonomi kreatif bagi pelaku UMKM di wilayah perbatasan tiga kabupaten.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

    Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang musim giling tebu berakhir, ribuan ton gula milik petani masih menumpuk di gudang pabrik gula (PG) wilayah Madiun Raya, seperti di PG Purwodadi Magetan dan PG Pagotan. Kondisi ini membuat pembayaran hasil panen petani tertunda karena gula belum terserap pasar. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia […]

    Bagikan
  • Wali Kota Kediri Tinjau TPA Winongo, Ingin Terapkan Inovasi Pengelolaan Sampah di Daerahnya

    Wali Kota Kediri Tinjau TPA Winongo, Ingin Terapkan Inovasi Pengelolaan Sampah di Daerahnya

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo, Kota Madiun kembali menjadi rujukan bagi daerah lain dalam hal pengelolaan sampah. Kali ini, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati bersama rombongan Dinas Lingkungan Hidup melakukan kunjungan studi pada Kamis (02/10/2025). Menurut Vinanda, TPA Winongo layak dijadikan contoh karena berhasil menghadirkan berbagai inovasi dan metode baru […]

    Bagikan
  • 3 Nama Calon Sekda Kabupaten Madiun Tunggu Rekomendasi BKN

    3 Nama Calon Sekda Kabupaten Madiun Tunggu Rekomendasi BKN

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Proses seleksi terbuka Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun kini memasuki tahap pengusulan rekomendasi tiga besar ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tahapan ini menjadi krusial karena sesuai regulasi terbaru, penetapan tiga besar calon Sekda harus mendapatkan persetujuan dari BKN sebelum diajukan kepada Bupati Madiun untuk dipilih satu nama dan dilantik sebagai […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Terima Aduan Aliansi Masyarakat Sadar Hukum Terkait Koperasi DMS

    DPRD Ponorogo Terima Aduan Aliansi Masyarakat Sadar Hukum Terkait Koperasi DMS

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo menerima audiensi dari warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sadar Hukum (AMSH) terkait dugaan praktik rente oleh Koperasi Dana Makmur Santoso (DMS). Pertemuan di Ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Ponorogo turut dihadiri Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkum) untuk mediasi. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, […]

    Bagikan
  • Pamit Bermain, Bocah 11 Tahun Ditemukan Tenggelam di Bekas Galian C

    Pamit Bermain, Bocah 11 Tahun Ditemukan Tenggelam di Bekas Galian C

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab. Madiun — Peristiwa tragis terjadi di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Minggu (27/4/2025). Seorang bocah laki-laki, RYA (11), siswa kelas IV SD Negeri Tulung, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di bekas galian C milik warga setempat. Kapolsek Saradan, AKP Koco Widodo, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB di […]

    Bagikan
  • Dugaan Penyebab Kematian Bayi X, Lahir Tanpa Bantuan Medis

    Dugaan Penyebab Kematian Bayi X, Lahir Tanpa Bantuan Medis

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tim Inafis Polres Madiun bersama Tim Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara Kediri melaksanakan Identifikasi jenazah Bayi X di Ruangan Jenazah RSUD dr Soedono Kota Madiun Jumat ( 10/1/2025) Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara melaksanakan autopsi terhadap penemuan mayat bayi jenis kelamin laki-laki tanpa indentitas di wilayah Sungai Sono Desa Tiron Kecamatan/Kabupaten Madiun […]

    Bagikan
expand_less