Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Kota Madiun Masuk Top 5 I-SIM 2025, Wali Kota Optimistis Tembus Tiga Besar Nasional

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 159
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kota Madiun Masuk Top 5 dalam program Integrated Sustainable Indonesia Movement (I-SIM) 2025, Foto :Istimewa – Sinergia

Sinergia | Jakarta – Kota Madiun kembali mencatat prestasi di tingkat nasional setelah berhasil masuk Top 5 dalam program Integrated Sustainable Indonesia Movement (I-SIM) 2025. Program yang digagas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) bekerja sama dengan PT Surveyor Indonesia ini menilai berbagai inovasi pembangunan berkelanjutan dari pemerintah kota se-Indonesia.

Dari total 82 peserta, Kota Madiun menjadi salah satu dari lima terbaik yang berhak melaju ke tahap penjurian selanjutnya untuk menentukan tiga besar nasional. Penjurian final berlangsung di Graha Surveyor Indonesia, Jakarta, Senin (17/11), dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi.

Dalam sesi penjurian, Kota Madiun menampilkan inovasi unggulan Sekolah Lapangan Pertanian dan Perikanan Berkelanjutan (Selapanan). Program ini digagas untuk memperkuat ketahanan pangan di tengah minimnya lahan pertanian yang menjadi tantangan besar bagi banyak kota di Indonesia.

Menurut Wali Kota Maidi, keterbatasan lahan tidak menjadi hambatan selama sumber daya manusianya berkualitas.

“Lahan kita terbatas, tetapi itu bukan halangan. Justru kualitas SDM yang kuat akan menghasilkan produktivitas yang baik,” ujar Wali Kota Maidi.

Program Selapanan melibatkan berbagai kelompok, mulai dari petani, peternak, mahasiswa, hingga santri. Mereka mendapatkan pembelajaran teori dan praktik secara langsung di lapangan. Peserta dibimbing oleh praktisi, termasuk pada kegiatan pengendalian hama padi, budidaya bawang merah, serta penerapan teknologi bioflok di bidang perikanan.

“Selapanan mendorong peserta menguasai keterampilan pertanian modern. Harapannya, Kota Madiun dapat mewujudkan swasembada pangan meski lahan terbatas,” jelasnya.

Luas lahan pertanian di Kota Madiun saat ini hanya 884 hektare, dengan sebaran yakni Kecamatan Kartoharjo: 377 hektare, Manguharjo: 291 hektare dan Taman: 216 hektare.

Meski begitu, produksi padi pada 2024 berdasarkan data BPS mencapai 12.610,42 ton. Pemerintah kota juga rutin menambah subsidi pupuk sebesar Rp. 2 miliar setiap tahun agar produksi pertanian tetap meningkat.

Wali Kota Maidi mengakui waktu presentasi penjurian cukup singkat, hanya 30 menit, namun ia tetap yakin Kota Madiun mampu bersaing. “Waktunya terbatas, tetapi kami tetap optimistis bisa masuk tiga besar,” tegasnya. (Ist/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Tiga Kali Bobol ATM, Dua Residivis Diringkus, Kapolres Magetan Peringatkan Buronan Segera Menyerahkan Diri

    Sudah Tiga Kali Bobol ATM, Dua Residivis Diringkus, Kapolres Magetan Peringatkan Buronan Segera Menyerahkan Diri

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dua pelaku pembobolan mesin ATM di Indomaret Karangsono, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, diketahui merupakan residivis yang telah beraksi sedikitnya tiga kali. Dari hasil pemeriksaan, keduanya sebelumnya pernah melakukan tindak serupa di sejumlah wilayah, dengan lokasi terakhir di Jawa Barat. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengungkap bahwa para pelaku […]

    Bagikan
  • PSC dan PRC Resmi Menjadi Kawasan Bebas Asap Rokok, Pemkot Madiun Berlakukan Denda

    PSC dan PRC Resmi Menjadi Kawasan Bebas Asap Rokok, Pemkot Madiun Berlakukan Denda

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mulai memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2025 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) dan Pahlawan Religi Center (PRC) menjadi kawasan bebas asap rokok yang sejak awal Januari 2026. Sosialisasi Perda Nomor 9 tahun 2025 tersebut mulai dimasifkan oleh Pemkot Madiun. Wakil […]

    Bagikan
  • Polemik PSHT Memanas, Kubu Ketum PSHT Taufiq Tolak Parluh Kubu Moerdjoko Play Button

    Polemik PSHT Memanas, Kubu Ketum PSHT Taufiq Tolak Parluh Kubu Moerdjoko

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 2.830
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dualisme Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kembali memanas. Ratusan warga PSHT dari kubu Ketua Umum (Ketum) PSHT, Muhammad Taufiq menggelar aksi demo di Aloon-Aloon Kota Madiun pada Senin (02/02/2026). Aksi ini buntut akan dilaksanakannya Parapatan Luhur (Parluh) oleh kubu Ketum PSHT Pusat Madiun, R. Moerdjoko. Welly Dany Permana, Kuasa Hukum PSHT […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Gelar Salat Ghoib dan Donasi untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera

    Polres Magetan Gelar Salat Ghoib dan Donasi untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana haru menyelimuti Masjid Shiratal Mustaqim Polres Magetan, Rabu (03/12/2025) siang. Ratusan anggota kepolisian berdiri rapat dalam barisan, menundukkan kepala, dan memanjatkan doa untuk para korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ibadah Salat Ghoib yang dipimpin Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa […]

    Bagikan
  • 4 Kios di Pasar Burung Njoyo Kebakaran, Polisi Selidiki Penyebabnya Play Button

    4 Kios di Pasar Burung Njoyo Kebakaran, Polisi Selidiki Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kios di Pasar Burung Srijaya atau biasa dikenal Pasar Njoyo terbakar pada Senin (27/01/2026) malam. Upaya pemadaman oleh petugas Satpol PP dan Damkar Kota Madiun mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran dengan dibantu 1 unit mobil tangki air dari BPBD Kota Madiun. Kobaran api cepat membesar lantaran banyak sangkar maupun […]

    Bagikan
  • Bumdes Tidak Butuh Orang Pintar, Lebih Utama Sosok Berjiwa Bisnis

    Bumdes Tidak Butuh Orang Pintar, Lebih Utama Sosok Berjiwa Bisnis

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes ) hingga kini masih menarik untuk dikulik. Sebagai komponen pendulang pendapatan asli desa, hadirnya Bumdes tidak harus dikomando orang pintar. Justru sosok pengurus berjiwa bisnis tinggi yang cukup pas menahkodai Bumdes. Pernyataan ini muncul dari seorang tenaga ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Madiun, Deyisnil Fariadi […]

    Bagikan
expand_less