Berita Terkini
Trending Tags

Kota Madiun Masuk Top 5 I-SIM 2025, Wali Kota Optimistis Tembus Tiga Besar Nasional

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 117
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kota Madiun Masuk Top 5 dalam program Integrated Sustainable Indonesia Movement (I-SIM) 2025, Foto :Istimewa – Sinergia

Sinergia | Jakarta – Kota Madiun kembali mencatat prestasi di tingkat nasional setelah berhasil masuk Top 5 dalam program Integrated Sustainable Indonesia Movement (I-SIM) 2025. Program yang digagas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) bekerja sama dengan PT Surveyor Indonesia ini menilai berbagai inovasi pembangunan berkelanjutan dari pemerintah kota se-Indonesia.

Dari total 82 peserta, Kota Madiun menjadi salah satu dari lima terbaik yang berhak melaju ke tahap penjurian selanjutnya untuk menentukan tiga besar nasional. Penjurian final berlangsung di Graha Surveyor Indonesia, Jakarta, Senin (17/11), dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi.

Dalam sesi penjurian, Kota Madiun menampilkan inovasi unggulan Sekolah Lapangan Pertanian dan Perikanan Berkelanjutan (Selapanan). Program ini digagas untuk memperkuat ketahanan pangan di tengah minimnya lahan pertanian yang menjadi tantangan besar bagi banyak kota di Indonesia.

Menurut Wali Kota Maidi, keterbatasan lahan tidak menjadi hambatan selama sumber daya manusianya berkualitas.

“Lahan kita terbatas, tetapi itu bukan halangan. Justru kualitas SDM yang kuat akan menghasilkan produktivitas yang baik,” ujar Wali Kota Maidi.

Program Selapanan melibatkan berbagai kelompok, mulai dari petani, peternak, mahasiswa, hingga santri. Mereka mendapatkan pembelajaran teori dan praktik secara langsung di lapangan. Peserta dibimbing oleh praktisi, termasuk pada kegiatan pengendalian hama padi, budidaya bawang merah, serta penerapan teknologi bioflok di bidang perikanan.

“Selapanan mendorong peserta menguasai keterampilan pertanian modern. Harapannya, Kota Madiun dapat mewujudkan swasembada pangan meski lahan terbatas,” jelasnya.

Luas lahan pertanian di Kota Madiun saat ini hanya 884 hektare, dengan sebaran yakni Kecamatan Kartoharjo: 377 hektare, Manguharjo: 291 hektare dan Taman: 216 hektare.

Meski begitu, produksi padi pada 2024 berdasarkan data BPS mencapai 12.610,42 ton. Pemerintah kota juga rutin menambah subsidi pupuk sebesar Rp. 2 miliar setiap tahun agar produksi pertanian tetap meningkat.

Wali Kota Maidi mengakui waktu presentasi penjurian cukup singkat, hanya 30 menit, namun ia tetap yakin Kota Madiun mampu bersaing. “Waktunya terbatas, tetapi kami tetap optimistis bisa masuk tiga besar,” tegasnya. (Ist/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DKPP Kota Madiun Galakkan Gemarikan, Tebar 42.000 Benih Ikan

    DKPP Kota Madiun Galakkan Gemarikan, Tebar 42.000 Benih Ikan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun terus menggalakkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Salah satu kegiatannya yakni tebar 42.000 benih ikan lele dan nila di kawasan kolam milik pemerintah kota pada Selasa (23/04/2025). Kegiatan ini juga diisi dengan aksi tangkap ikan oleh anak-anak sekolah dasar yang tampak antusias karena […]

    Bagikan
  • Razia Truk ODOL di Ponorogo, Sopir Tinggalkan Kendaraan karena Takut Ditilang

    Razia Truk ODOL di Ponorogo, Sopir Tinggalkan Kendaraan karena Takut Ditilang

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Polsek, dan Koramil menggelar razia terhadap truk Over Dimension Over Loading (ODOL) di wilayah Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo. Razia ini digelar sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait maraknya truk tambang yang melintas dengan muatan berlebih dan berpotensi merusak jalan. […]

    Bagikan
  • Ini Jawaban Wali Kota Madiun terkait PU Fraksi DPRD soal Raperda P-APBD 2025

    Ini Jawaban Wali Kota Madiun terkait PU Fraksi DPRD soal Raperda P-APBD 2025

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan jawaban atas Pandangan Umum (PU) fraksi DPRD Kota Madiun terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Jawaban Wali Kota Madiun itu dibacakan oleh Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Plafon Roboh, Rapat Paripurna DPRD Ponorogo Dipindah ke Aula Bappeda

    Plafon Roboh, Rapat Paripurna DPRD Ponorogo Dipindah ke Aula Bappeda

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Rapat paripurna DPRD Ponorogo, Senin (24/03/2025), digelar di aula Bappeda Litbang Pemkab Ponorogo. Pemindahan lokasi dilakukan karena ruang rapat paripurna di gedung dewan mengalami kerusakan pada bagian plafon. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno menjelaskan kerusakan terjadi akibat usia bangunan yang telah mencapai 12 tahun. Penyangga plafon yang mulai aus […]

    Bagikan
  • Disnakerin Madiun Monitoring Penerapan UMK 2026, Belum Ada Laporan Pelanggaran

    Disnakerin Madiun Monitoring Penerapan UMK 2026, Belum Ada Laporan Pelanggaran

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2026 di sejumlah perusahaan. Hingga saat ini, pemerintah daerah menyebut belum menerima laporan terkait pelanggaran pemberian upah. Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mengatakan proses penerapan UMK diawali setelah terbitnya Surat Keputusan (SK) […]

    Bagikan
  • Kekayaan Agus Pramonon Sekda “Satu Dekade” Ponorogo Jadi Sorotan Usai Terjaring OTT KPK

    Kekayaan Agus Pramonon Sekda “Satu Dekade” Ponorogo Jadi Sorotan Usai Terjaring OTT KPK

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Nama Agus Pramono, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo, tengah menjadi perhatian publik. Ia dikabarkan termasuk di antara pejabat yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (07/11/2025) sore. Agus bukan sosok baru di lingkungan birokrasi Ponorogo. Ia telah menjabat sebagai Sekda sejak tahun 2012 dan masih […]

    Bagikan
expand_less