Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

79 Siswa Jalani Observasi Usai Diduga Keracunan Menu MBG

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 195
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, sedang menjalani observasi medis di Puskesmas Gemarang, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, sedang menjalani observasi medis di Puskesmas Gemarang pada Rabu (26/11/2025). Mereka mengalami gejala mual, muntah, hingga pusing setelah menyantap hidangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat jam istirahat.

Data yang dihimpun menunjukkan sedikitnya 79 murid dirawat. Mereka berasal dari beberapa sekolah, yaitu SMPN 2 Kedunggalar, SDN Jenggrik 2, SDN Jenggrik 6, dan SDN Gemarang 5. Sejumlah tenaga medis dikerahkan untuk menangani kondisi para siswa.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Heri Nur Fahrudin, menuturkan bahwa penanganan awal difokuskan pada stabilisasi kondisi anak-anak.

Menurutnya, tim medis memberikan oksigen bagi siswa yang mengalami sesak serta infus untuk anak yang mengalami muntah berulang dan tanda-tanda dehidrasi.

“Kami ingin memastikan semua siswa mendapatkan penanganan optimal agar risiko akibat intoleransi makanan bisa segera diatasi,” ungkap Heri.

Dinas Kesehatan juga telah mengamankan sejumlah sampel sebagai bahan pemeriksaan laboratorium. Sampel tersebut meliputi sisa makanan dari Menu MBG, seperti telur puyuh, serta hasil muntahan siswa.

Heri menambahkan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut. Seluruh siswa saat ini masih berada di Puskesmas untuk pemantauan lanjutan.

Image Not Found
Siswa dan orang tua siswa yang sedang menjalani observasi medis di Puskesmas, Foto : Kusnanto : Sinergia

“Jumlah keseluruhan ada 79 anak, terdiri dari 31 siswa SD dan sisanya SMP. Mereka menerima pasokan makanan dari penyedia yang sama. Keluhan terbanyak yang kami temukan meliputi mual, muntah, dan pusing,” jelasnya.

Kapolsek Kedunggalar, AKP Karno, membenarkan bahwa temuan awal mengarah pada dugaan keracunan makanan. Ia menyampaikan bahwa siswa yang terdampak berasal dari dua sekolah.

“Beberapa anak sudah stabil, bahkan ada yang diperbolehkan pulang,” ujarnya.

Dari informasi awal, menu MBG yang dikonsumsi para siswa berupa lauk telur puyuh. Petugas telah mengamankan sampel makanan untuk diperiksa lebih lanjut.

“Sampel sudah kami siapkan untuk uji laboratorium agar penyebab pasti kejadian ini bisa segera diketahui,” pungkasnya.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi: Unjuk Rasa DPRD Madiun Tak Sesuai Prosedur Hukum

    Polisi: Unjuk Rasa DPRD Madiun Tak Sesuai Prosedur Hukum

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025) lalu ternyata tidak memenuhi prosedur sebagaimana diatur dalam undang-undang. Polisi menyebut, aksi yang berakhir ricuh hingga terjadi penjarahan tersebut digelar tanpa surat pemberitahuan resmi. Kasi Humas Polres Madiun Kota, Iptu Ubaidillah, menegaskan bahwa pihaknya hanya menerima satu pemberitahuan yang disampaikan […]

    Bagikan
  • MPLS Ramah 2025 di Magetan Tanpa Perpeloncoan, Fokus pada Pembiasaan Anak Indonesia Hebat

    MPLS Ramah 2025 di Magetan Tanpa Perpeloncoan, Fokus pada Pembiasaan Anak Indonesia Hebat

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 di Kabupaten Magetan resmi dimulai pada Senin (14/07/2025). Mengusung konsep MPLS Ramah, kegiatan ini digelar serentak di seluruh jenjang pendidikan—dari SD, SMP, hingga SMA/SMK—dengan penekanan pada pendekatan edukatif, tanpa unsur perpeloncoan. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magetan, Suwoto, menegaskan […]

    Bagikan
  • Logistik PSU untuk 4 TPS di Magetan Siap Didistribusikan 

    Logistik PSU untuk 4 TPS di Magetan Siap Didistribusikan 

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur memastikan bahwa empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Magetan siap untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Sabtu (22/3/2025). Keempat TPS yang telah ditinjau pada Jumat (21/3/2025) pukul 16.00 WIB meliputi TPS 001 dan TPS 004 di Desa Kinandang, Kecamatan Bendo, TPS 001 […]

    Bagikan
  • THR ASN Belum Cair, BKAD Masih Menunggu Perwali

    THR ASN Belum Cair, BKAD Masih Menunggu Perwali

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Realisasi Tunjangan Hari Raya (THR) lebaran bagi ASN/PNS di Pemerintah Kota Madiun hingga kini belum cair. Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Madiun masih menunggu Peraturan Wali Kota Madiun (Perwal) tentang Teknis Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas. Pasalnya, saat ini Wali Kota Madiun, Maidi tengah menjalankan […]

    Bagikan
  • PHK Massal, Serikat Pekerja PT GWI Desak Dialog dengan Manajemen

    PHK Massal, Serikat Pekerja PT GWI Desak Dialog dengan Manajemen

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Ratusan buruh PT Global Way Indonesia (GWI), produsen bola resmi Piala Dunia 2022, terancam kehilangan pekerjaan setelah perusahaan berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran. Serikat pekerja mendesak manajemen mempercepat perundingan untuk menjamin kepastian nasib karyawan. Ketua Serikat Pekerja PT GWI Federasi Serikat Buruh Independen, Sunardi, menyebut sekitar 800 lebih […]

    Bagikan
  • Magetan Digegerkan Viral Video Asusila, Polisi Sudah Amankan Terduga Pelaku

    Magetan Digegerkan Viral Video Asusila, Polisi Sudah Amankan Terduga Pelaku

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Publik Kabupaten Magetan beberapa hari terakhir ini dibuat geger oleh beredarnya video asusila yang melibatkan kakak dan adik tiri berinisial DN dan LJ. Ironisnya, video tersebut diduga diperjualbelikan oleh DN di grub Telegram. Hal itu sangat disayang dan meresahkan warga Magetan, khususnya di wilayah Kecamatan Barat yang mengenali si pelaku. “Sekitar […]

    Bagikan
expand_less