Berita Terkini
Trending Tags

79 Siswa Jalani Observasi Usai Diduga Keracunan Menu MBG

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 144
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, sedang menjalani observasi medis di Puskesmas Gemarang, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, sedang menjalani observasi medis di Puskesmas Gemarang pada Rabu (26/11/2025). Mereka mengalami gejala mual, muntah, hingga pusing setelah menyantap hidangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat jam istirahat.

Data yang dihimpun menunjukkan sedikitnya 79 murid dirawat. Mereka berasal dari beberapa sekolah, yaitu SMPN 2 Kedunggalar, SDN Jenggrik 2, SDN Jenggrik 6, dan SDN Gemarang 5. Sejumlah tenaga medis dikerahkan untuk menangani kondisi para siswa.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Heri Nur Fahrudin, menuturkan bahwa penanganan awal difokuskan pada stabilisasi kondisi anak-anak.

Menurutnya, tim medis memberikan oksigen bagi siswa yang mengalami sesak serta infus untuk anak yang mengalami muntah berulang dan tanda-tanda dehidrasi.

“Kami ingin memastikan semua siswa mendapatkan penanganan optimal agar risiko akibat intoleransi makanan bisa segera diatasi,” ungkap Heri.

Dinas Kesehatan juga telah mengamankan sejumlah sampel sebagai bahan pemeriksaan laboratorium. Sampel tersebut meliputi sisa makanan dari Menu MBG, seperti telur puyuh, serta hasil muntahan siswa.

Heri menambahkan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut. Seluruh siswa saat ini masih berada di Puskesmas untuk pemantauan lanjutan.

Image Not Found
Siswa dan orang tua siswa yang sedang menjalani observasi medis di Puskesmas, Foto : Kusnanto : Sinergia

“Jumlah keseluruhan ada 79 anak, terdiri dari 31 siswa SD dan sisanya SMP. Mereka menerima pasokan makanan dari penyedia yang sama. Keluhan terbanyak yang kami temukan meliputi mual, muntah, dan pusing,” jelasnya.

Kapolsek Kedunggalar, AKP Karno, membenarkan bahwa temuan awal mengarah pada dugaan keracunan makanan. Ia menyampaikan bahwa siswa yang terdampak berasal dari dua sekolah.

“Beberapa anak sudah stabil, bahkan ada yang diperbolehkan pulang,” ujarnya.

Dari informasi awal, menu MBG yang dikonsumsi para siswa berupa lauk telur puyuh. Petugas telah mengamankan sampel makanan untuk diperiksa lebih lanjut.

“Sampel sudah kami siapkan untuk uji laboratorium agar penyebab pasti kejadian ini bisa segera diketahui,” pungkasnya.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membanggakan! Mahasiswa Politeknik Negeri Madiun Sabet Gelar Juara Level Nasional dan Internasional.

    Membanggakan! Mahasiswa Politeknik Negeri Madiun Sabet Gelar Juara Level Nasional dan Internasional.

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Politeknik Negeri Madiun (PNM) semakin menunjukkan komitmennya dalam mencetak mahasiswa berprestasi. Baru baru ini, mahasiswanya berhasil membukukan prestasi di berbagai kejuaraan nasional juga internasional. Diantaranya, juara I ajang FIRA Indonesia Open 2025, International Robosport Tournament kategori Robot Transporter. Kejuaraan ini merupakan turnamen robosport internasional bergengsi yang diikuti oleh ratusan tim dari […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Siapkan Ekosistem Halal Modern, PSC dan PRC Bakal Disulap Jadi Pusat UMKM Halal

    Kota Madiun Siapkan Ekosistem Halal Modern, PSC dan PRC Bakal Disulap Jadi Pusat UMKM Halal

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai serius membangun ekosistem halal sebagai penguatan sektor ekonomi kreatif dan wisata kota. Langkah itu diwujudkan melalui pengembangan kawasan halal di Pahlawan Religi Center (PRC) hingga pemanfaatan Pahlawan Street Center (PSC) untuk berbagai event bertema halal. Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, pengembangan ekosistem halal […]

    Bagikan
  • Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Pohon Mangga RobohTimpaRumah Warga

    Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Pohon Mangga RobohTimpaRumah Warga

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin yang melanda wilayah Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Selasa petang (21/10/2025), menyebabkan sebuah pohon mangga berukuran besar tumbang hingga menimpa rumah warga di Kelurahan Bulukerto. Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, yaitu ketika hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur wilayah setempat. Pohon mangga dengan diameter mencapai 120 […]

    Bagikan
  • Dugaan Penyalahgunaan Identitas, Kejaksaan Geledah Kantor Dispendukcapil Ponorogo

    Dugaan Penyalahgunaan Identitas, Kejaksaan Geledah Kantor Dispendukcapil Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo menggeledah kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo, Selasa (27/5/2025). Penggeledahan dilakukan setelah muncul dugaan penyalahgunaan data identitas untuk pengajuan kredit bank menggunakan KTP yang telah dimodifikasi tanpa sepengetahuan pemiliknya. Selama lebih dari dua jam, tim kejaksaan menyisir sejumlah ruangan di kantor Dispendukcapil yang berada di […]

    Bagikan
  • PMI Asal Tajug Ponorogo Meninggal dalam Kebakaran Apartemen di Hong Kong, Keluarga Menanti Pemulangan Jenazah

    PMI Asal Tajug Ponorogo Meninggal dalam Kebakaran Apartemen di Hong Kong, Keluarga Menanti Pemulangan Jenazah

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Duka mendalam menyelimuti warga Desa Tajug, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Dina Martiana (36), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Hong Kong, dinyatakan meninggal dunia setelah terjebak kebakaran apartemen di Wang Fuk Court, Tai Po, pada Rabu (26/11/2025). Kabar tersebut dikonfirmasi pihak keluarga pada Minggu (30/11/2025). Adik korban, […]

    Bagikan
  • Ironi Wacana Pengangkatan Staff SPPG menjadi PPPK, Guru di Madiun Bergaji Rp250 Ribu per Bulan

    Ironi Wacana Pengangkatan Staff SPPG menjadi PPPK, Guru di Madiun Bergaji Rp250 Ribu per Bulan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di tengah rencana pemerintah pusat mengangkat puluhan ribu pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), ironi justru dirasakan tenaga pendidik di daerah. Seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar negeri Kabupaten Madiun mengaku hanya menerima upah Rp. 250 ribu per bulan. Pemerintah […]

    Bagikan
expand_less