Berita Terkini
Trending Tags

Waduh ! ASN RS Paru Manguharjo Diduga Terlibat Penipuan Rekrutmen Pegawai

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • visibility 235
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kuasa hukum para korban tengah menunjukkan SK palsu yang dibuat oleh pelaku, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan penipuan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menyeret nama AP, seorang PNS di Rumah Sakit (RS) Paru Manguharjo. Kasus tersebut kini telah resmi dilaporkan ke Polres Madiun Kota. Modusnya AP menjanjikan para korban masuk sebagai pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RS Paru Manguharjo.

Kuasa hukum para korban, Ahmad Purwohadi, mengungkapkan bahwa untuk meyakinkan para korban, pelaku bahkan disebut membuat surat keputusan (SK) serta surat penghadapan yang diduga palsu. “Korban ditipu dengan janji dapat masuk menjadi pegawai. Dokumen yang diberikan ternyata tidak sah,” ujarnya.

Purwohadi menyebutkan, masing-masing korban mengalami kerugian lebih dari Rp 100 juta. Praktik itu diduga berlangsung sejak 2022 hingga 2025, dan tidak hanya menyasar warga Kota Madiun. “Ada korban dari Ngawi dan Magetan. Tiga korban sudah memberikan keterangan tambahan,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain pasal penipuan dan penggelapan, ada indikasi kuat bahwa pelaku juga melakukan pemalsuan dokumen serta tindak pidana pencucian uang. “Pasal 263 KUHP dan Pasal 3 UU TPPU juga berpotensi diterapkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Madiun Kota, Iptu Ubaidilah mengungkapkan  bahwa laporan pertama kali diajukan oleh empat orang berinisial MD, AA, YD, dan MR pada 27 November 2025. Saat ini, tim penyidik tengah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor. Untuk pelapor yang belum hadir telah dijadwalkan untuk pemanggilan secara bertahap.

“Nanti yang lainnya juga akan dipanggil secara bertahap. Saat ini fokus kami mengambil keterangan 4 pelapor terlebih dahulu. Semuanya masih dalam proses penyidikan dan pembuktian” ujar Iptu Ubaidillah.

Menurutnya, total korban diperkirakan sekitar13 orang. Mereka dijanjikan lolos sebagai CPNS dan PPPK namun SK yang diberikan AP ternyata palsu. “Pemeriksaan lanjutan untuk memperjelas alur transaksi dan peran AP,” pungkas Ubai.

Dalam kasus ini terlapor dapat disangkakan Pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman hingga 4 tahun penjara, Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman serupa dan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat, dengan ancaman hukuman hingga 6 tahun penjara. Pihak kepolisian tengah mendalami dan memeriksa saksi-saksi kasus ini. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tuntas Cari Lokasi, Pemkot Madiun Tetapkan Bengkok Winongo untuk Sekolah Rakyat

    Tuntas Cari Lokasi, Pemkot Madiun Tetapkan Bengkok Winongo untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya menghadirkan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Madiun akhirnya menemukan titik terang. Setelah dua lokasi sebelumnya tidak memenuhi kriteria, pemerintah pusat memberikan persetujuan penggunaan lahan eks tanah bengkok Kelurahan Winongo yang berada di barat Kantor Kecamatan Manguharjo sebagai area pembangunan SR. Kepala Dinsos-PPPA Kota Madiun, Heri Suwartono, mengungkapkan bahwa proses […]

    Bagikan
  • Polisi Kantongi Ciri Pelaku Pembobolan Kantor Pemkab Magetan, Terekam CCTV Beraksi Seorang Diri

    Polisi Kantongi Ciri Pelaku Pembobolan Kantor Pemkab Magetan, Terekam CCTV Beraksi Seorang Diri

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyidikan kasus pencurian di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus berlanjut. Polisi kini mengantongi sejumlah petunjuk penting, termasuk rekaman CCTV yang memperlihatkan sosok pelaku saat beraksi membobol ruang kantor dan mencuri sejumlah perangkat elektronik. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga beraksi seorang diri pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.45 WIB. […]

    Bagikan
  • Viral Anak SMP di Magetan Dianiaya Usai Dipergoki Curi Velg Truk

    Viral Anak SMP di Magetan Dianiaya Usai Dipergoki Curi Velg Truk

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah video amatir memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap anak di bawah umur viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, setelah warga memergoki aksi pencurian besi velg truk di sebuah bengkel pada Kamis (27/11/2025) lalu. Awalnya, warga menduga tiga remaja yang masih duduk di bangku […]

    Bagikan
  • PMK Serang Ratusan Sapi, Disnakkan Magetan Beri Imbauan Penting

    PMK Serang Ratusan Sapi, Disnakkan Magetan Beri Imbauan Penting

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 198
    • 0Komentar

    KAB. MAGETAN – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan bergerak cepat usai menerima laporan terkait ratusan sapi yang dimiliki warga terinfeksi virus penyakit mulut dan kuku (PMK). Sesuai laporan, setidaknya ada 33 ekor sapi mati hingga Senin (30/12/2024). Sementara, tahun 2024 ini tercatat sudah 781 kasus PMK yang telah dilaporkan. “Jadi dari ratusan yang dilaporkan, […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Sabet Penghargaan Smart Branding Terbaik Kedua di ISNA 2025

    Kota Madiun Sabet Penghargaan Smart Branding Terbaik Kedua di ISNA 2025

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Tangerang Selatan – Kota Madiun kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Indonesia Smart Nation Awards (ISNA) 2025 yang digelar oleh PT Citi Asia Internasional (Citiasia), Kota Pecel berhasil meraih penghargaan Smart City kategori Smart Branding terbaik kedua. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, dalam acara puncak yang berlangsung […]

    Bagikan
  • Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku Play Button

    Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fakta baru terungkap dalam kasus kematian Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal akibat luka sayatan di leher hingga kehabisan darah. Selain itu juga disertai sejumlah luka akibat benturan benda tumpul di bagian kepala dan tangan. Autopsi dilakukan oleh tim dokter forensik Labfor […]

    Bagikan
expand_less