Berita Terkini
Trending Tags

Dugaan Penyalahgunaan Bansos Dinsos PPPA Ponorogo Naik Penyidikan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 168
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gedung kejaksaan negeri Ponorogo, Foto: Ega Patria – Sinergia 

Sinergia | Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo mulai membuka tabir baru dugaan penyalahgunaan bantuan sosial (Bansos) di lingkungan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Ponorogo. Perkara tersebut kini resmi naik ke tahap penyidikan. Meski begitu, Kepala Kejari Ponorogo, Zulmar Adhy Surya, masih irit memberikan keterangan detail lantaran proses hukum masih berjalan.

Namun, pengusutan kasus ini menjadi sorotan karena diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), 9 Desember lalu

Zulmar menegaskan, Dinsos PPPA masuk dalam daftar prioritas penanganan kejaksaan. Alasannya, perkara tersebut berkaitan langsung dengan hak masyarakat dan pengelolaan dana Bansos yang semestinya diterima warga membutuhkan.

“Penyidikan di Dinsos ini berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan bansos. Sebab itu berpotensi merugikan keuangan negara dan berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Zulmar.

Meski belum merinci bentuk penyimpangan, sumber internal menyebut dugaan perkara tersebut berkaitan dengan mekanisme pengelolaan dana bansos yang dinilai tidak sesuai ketentuan. Kejari Ponorogo juga belum mengungkap nama program maupun besaran potensi kerugian negara.

Zulmar menambahkan, perkara yang menyentuh sektor sosial menjadi perhatian serius karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Ia menyebut, penindakan terhadap potensi penyalahgunaan dana bantuan merupakan bagian dari mandat penegakan hukum yang kini diperkuat secara nasional.

“Penindakan yang kami lakukan ini sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto dan pimpinan kami, Kepala Jaksa Agung,” ungkapnya.

Instruksi tersebut, lanjut Zulmar, mencakup dua fokus utama, yakni penindakan praktik tambang ilegal serta perkara korupsi yang berkaitan dengan hajat hidup masyarakat. Dugaan penyimpangan dana sosial di Dinsos PPPA Ponorogo masuk dalam kategori kedua.

Hingga saat ini, Kejari Ponorogo belum menyampaikan jumlah saksi yang telah diperiksa maupun potensi penetapan tersangka. Zulmar memastikan penyidikan masih berjalan dan perkembangan akan disampaikan secara bertahap.

Ia juga menambahkan, total terdapat empat perkara dugaan korupsi yang kini ditangani Kejari Ponorogo. Dua di antaranya merupakan perkara lanjutan, yakni terkait salah satu bank Himbara dan tambang di tanah aset desa di Kecamatan Jenangan. Sementara dua perkara lainnya merupakan kasus baru yang masuk sekitar sebulan terakhir, termasuk dugaan penyalahgunaan bansos di Dinsos PPPA.

“Kurang lebih sebulan terakhir kami tancap gas. Dua kasus dugaan baru masuk penyidikan, yakni tambang di tanah aset negara dan dugaan penyalahgunaan bansos di Dinsos,” pungkasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus TBC Anak Meningkat, Dinkes Magetan Perkuat Pelacakan dan Deteksi Dini

    Kasus TBC Anak Meningkat, Dinkes Magetan Perkuat Pelacakan dan Deteksi Dini

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan anak di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, saat ini harus menjalani pengobatan akibat tuberkulosis (TBC). Hingga Mei 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat sebanyak 89 anak terkonfirmasi positif TBC, dengan sebagian besar penderita masih berusia di bawah lima tahun (balita). Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Magetan, Agoes […]

    Bagikan
  • Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan SPPG

    Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan SPPG

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun memastikan akan mengambil langkah usai peristiwa dugaan keracunan makanan yang menimpa belasan siswa SDN 1 Demangan pada Kamis (15/4/2026) lalu. Evaluasi akan dilakukan menyeluruh kepada Satua Pelayanan Pemenuhan Gizi ,(SPPG) di Kota Madiun. Langkah ini dilakukan untuk memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga di seluruh titik pelaksanaan program. […]

    Bagikan
  • Kelas Inspirasi 11, Saat Anak-Anak SD di Gemarang Belajar Langsung dari Para Profesional

    Kelas Inspirasi 11, Saat Anak-Anak SD di Gemarang Belajar Langsung dari Para Profesional

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Suasana belajar di delapan sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, berubah tidak seperti biasanya. Anak-anak tampak antusias menyambut para tamu istimewa, relawan dari berbagai profesi yang datang bukan untuk mengajar mata pelajaran, melainkan berbagi pengalaman hidup. Mereka datang sebagai bagian dari Kelas Inspirasi Madiun 11, sebuah kegiatan tahunan […]

    Bagikan
  • Gugat PAW DPRD Magetan Ditolak! Putusan Sela PN Magetan Picu Protes Keras Kubu Gus Wahid

    Gugat PAW DPRD Magetan Ditolak! Putusan Sela PN Magetan Picu Protes Keras Kubu Gus Wahid

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Putusan sela Pengadilan Negeri (PN) Magetan dalam perkara Nomor 35/Pdt.G/2025/PN Mgt, yang dibacakan pada Rabu (3/12/2025), memunculkan ketegangan baru dalam sengketa hukum yang melibatkan Nur Wakhid atau Gus Wahid. Putusan yang menyatakan PN Magetan tidak berwenang mengadili perkara ini langsung menuai protes keras dari pihak penggugat. Juru Bicara PN Magetan, Deddi […]

    Bagikan
  • RPJMD Magetan 2025–2029 Dimatangkan, Lima Janji Besar Nanik-Suyatni

    RPJMD Magetan 2025–2029 Dimatangkan, Lima Janji Besar Nanik-Suyatni

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menggulirkan arah pembangunan lima tahun ke depan melalui Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang digelar Selasa (17/06/2025) di Ruang Rapat Ki Mageti. Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti – Suyatni Prihasmoro, memaparkan lima program prioritas yang diklaim menjadi fondasi […]

    Bagikan
  • Rapat Paripurna DPRD Tentang Nota Penjelasan Bupati terhadap Raperda RPJMD 2025–2029

    Rapat Paripurna DPRD Tentang Nota Penjelasan Bupati terhadap Raperda RPJMD 2025–2029

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian nota penjelasan Bupati Madiun terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025–2029. Rapat berlangsung pada Rabu (18/06/2025) di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun. Rapat ini dihadiri oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo […]

    Bagikan
expand_less