Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Ironis, Empat Paket MBG PAUD di Madiun Dalam Kondisi Berjamur

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 48
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Menu Roti MBG dari SPPG Assalam Sumberejo Geger diduga berjamur, Foto : Tova/Sinergia

Sinergia | Madiun — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Madiun, Jawa Timur menuai keluhan. Sejumlah orang tua menemukan makanan dalam paket MBG yang dibagikan sekolah dalam kondisi tidak layak konsumsi.

Salah satunya disampaikan Abdul Jalil, wali murid PAUD dyang menemukan empat roti berjamur dari total 16 item paket MBG yang diterimanya pada Senin (29/12/2025). Paket tersebut diberikan untuk konsumsi selama masa libur sekolah. “Setelah dibuka di rumah, ternyata ada empat roti yang sudah berjamur,” kata Jalil saat dikonfirmasi.

Jalil mengaku belum menyampaikan keluhan langsung kepada dapur penyedia makanan atau Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, laporan sudah disampaikan kepada pihak sekolah. Pihak sekolah, kata Jalil, meminta para orang tua mendokumentasikan temuan makanan bermasalah tersebut.

Dari komunikasi di grup wali murid, ia menduga kasus serupa dialami lebih dari satu siswa. “Sepertinya bukan hanya anak saya yang menerima makanan berjamur,” ujarnya.

Image Not Found
Menu Roti MBG dari SPPG Assalam Sumberejo Geger diduga berjamur, Foto Tova/Sinergia

Menurut Jalil, paket MBG tersebut disuplai oleh SPPG Assalam Sumberejo. Namun ia mengaku tidak mengetahui secara pasti lokasi dapur penyedia makanan tersebut. Selain soal kualitas, Jalil juga menyoroti komposisi menu MBG yang dinilai tidak sesuai untuk anak usia PAUD.

Paket yang diterima hanya berisi roti, keripik, dan kacang kapri kemasan tanpa makanan pokok bergizi. “Ini untuk anak PAUD, tapi menunya seperti untuk anak SD atau SMP. Tidak ada makanan dasar yang layak,” katanya.

Ia menambahkan, temuan makanan berjamur bukan kali pertama terjadi. Pada distribusi pekan sebelumnya, paket MBG yang diterima memiliki komposisi serupa dengan jumlah item yang sama. Atas kejadian tersebut, Jalil meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap SPPG penyedia MBG yang bermasalah. Ia menegaskan persoalan ini menyangkut kesehatan anak-anak.

“Kalau sudah dua kali kejadian dan menyangkut kesehatan anak, ini tidak bisa dianggap sepele. Harus dievaluasi total,” pungkasnya.

Menanggapi temuan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dr Heri Setyana menegaskan pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program MBG.

“Kami melakukan inspeksi baik secara berkala maupun inspeksi mendadak (sidak),” ujar dr Heri.

Ia menegaskan seluruh SPPG wajib melayani program MBG sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

“Kami mewajibkan semua SPPG melayani sesuai SOP,” katanya.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga akan memberikan pembinaan terhadap SPPG yang terbukti tidak mematuhi ketentuan.

“Kami akan memberikan pembinaan kepada SPPG yang tidak mematuhi SOP,” tegasnya.

(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awal Tahun 2025, Pasien DBD di RSUD Caruban Melonjak Tajam

    Awal Tahun 2025, Pasien DBD di RSUD Caruban Melonjak Tajam

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memasuki puncak musim penghujan, di awal tahun 2025, jumlah Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD ) di RSUD Caruban Kabupaten Madiun meningkat. Kasi Pelayanan Medik RSUD Caruban, dr. Didik Indrawanto, membenarkan hasil rekam medis yang masuk di awal tahun 2025 yakni sejak tanggal 1 hingga 14 Januari 2025 ini sebanyak 46 […]

    Bagikan
  • Sering Terjadi Laka, Warga Dan Sopir Truk Swadaya Perbaiki Jalan Antar Kabupaten

    Sering Terjadi Laka, Warga Dan Sopir Truk Swadaya Perbaiki Jalan Antar Kabupaten

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Warga Desa Binade, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo, bersama paguyuban sopir truk rute Ponorogo-Pacitan, bergotong-royong memperbaiki jalan poros penghubung antar kabupaten yang rusak parah. Aksi ini berhasil mengumpulkan dana swadaya sebesar Rp 9 juta, yang ditargetkan untuk memperbaiki jalan sepanjang 3 kilometer dari total kerusakan sejauh 11 kilometer. Jalan poros menuju desa […]

    Bagikan
  • Nanik–Suyatni Resmi Pimpin Magetan, Usung Visi “Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan”

    Nanik–Suyatni Resmi Pimpin Magetan, Usung Visi “Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan”

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan kini resmi memiliki pemimpin definitif. Dalam rapat paripurna DPRD Magetan yang digelar pada Senin malam (26/5/2025), dilakukan serah terima jabatan (Sertijab) dari Penjabat (Pj) Bupati Nizhamul kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro. Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Magetan, Jawa […]

    Bagikan
  • Retakan Tanah Sepanjang 500 Meter Ditemukan di Desa Mendak, Dagangan, Madiun

    Retakan Tanah Sepanjang 500 Meter Ditemukan di Desa Mendak, Dagangan, Madiun

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Retakan tanah sepanjang 500 meter ditemukan di Dusun Mendak, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Retakan yang terbentuk akibat hujan tersebut juga menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Pubis, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan […]

    Bagikan
  • Segini Gaji dan Tunjangan DPRD Magetan Tahun 2024, Tembus Rp. 23,7 Miliar

    Segini Gaji dan Tunjangan DPRD Magetan Tahun 2024, Tembus Rp. 23,7 Miliar

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Alokasi anggaran untuk gaji dan tunjangan anggota DPR maupun DPRD tengah menjadi sorotan masyarakat. Seperti tunjangan perumahan DPR RI yang sempat menjadi pemicu aksi unjuk rasa di berbagai daerah, meski akhirnya tunjangan tersebut dibatalkan. Lalu bagaimana dengan gaji dan tunjangan DPRD Kabupaten Magetan? Sesuai data yang dihimpun, Pemerintah Kabupaten Magetan mengalokasikan […]

    Bagikan
  • Libur Nataru: Okupansi Hotel Di Kota Madiun Capai 70-80%

    Libur Nataru: Okupansi Hotel Di Kota Madiun Capai 70-80%

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Momen libur natal dan tahun baru (Nataru) berdampak pada tingkat okupansi hotel di Kota Madiun. Tingkat hunian kamar hotel di Kota Madiun mencapai 80 persen. Hal itu disampaikan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Madiun Aris Suharno Sabtu (28/12/2024). “Alhamdulillah, hampir semua kamar terisi 70-80 persen dari hotel bintang maupun […]

    Bagikan
expand_less