Berita Terkini
Trending Tags

Konsolidasi Perdana PKB Magetan Pasca Eks-Ketua Suratno Terjerat Kasus Pokir Dewan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • visibility 236
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pengurus dan kader PKB Magetan perkuat soliditas partai. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan memanfaatkan momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah untuk memperkuat soliditas organisasi melalui agenda silaturahmi, konsolidasi, dan koordinasi internal yang digelar di Kantor DPC PKB Magetan, Sabtu (30/5/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri jajaran pengurus partai, anggota fraksi, badan otonom, serta kader dari berbagai tingkatan. Selain menjadi ajang mempererat hubungan antarstruktur partai, kegiatan ini juga menandai konsolidasi perdana PKB Magetan setelah sempat terjadi kekosongan pimpinan yang menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua DPC PKB Magetan, Denny Mahmud Fauzi, mengatakan konsolidasi dilakukan sebagai langkah awal untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan seluruh elemen partai tetap bergerak dalam satu garis perjuangan yang sama.

Menurutnya, kekompakan menjadi modal utama yang harus terus dijaga agar partai mampu menghadapi berbagai tantangan politik yang semakin dinamis di masa mendatang.

“Ini merupakan konsolidasi awal setelah adanya kekosongan pimpinan. Tujuannya menyatukan langkah seluruh kader dan memastikan organisasi tetap berjalan dengan baik serta semakin solid,” ujar Denny.

Ia menilai tantangan politik ke depan tidak akan semakin ringan. Oleh karena itu, komunikasi yang intensif dan koordinasi yang berkelanjutan harus terus dibangun agar seluruh kader memiliki pemahaman dan tujuan yang sama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“PKB harus terus melakukan konsolidasi. Tantangan ke depan pasti lebih berat, sehingga seluruh kader harus tetap kompak dan menjaga semangat perjuangan partai,” katanya.

Dalam arahannya, Denny juga menyinggung berbagai dinamika politik maupun persoalan hukum yang belakangan menjadi sorotan publik. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak akan memengaruhi fokus PKB dalam menjalankan fungsi politik dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, kader PKB harus tetap bekerja secara profesional dan menjaga kepercayaan publik yang selama ini telah diberikan kepada partai.

“Kami tetap fokus bekerja dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Yang terpenting sekarang adalah menjaga soliditas partai,” tegasnya.

Sebagai salah satu partai dengan basis massa terbesar di Magetan, PKB memiliki tanggung jawab besar untuk terus hadir di tengah masyarakat. Denny menekankan bahwa kepercayaan yang telah diberikan pemilih harus dijawab melalui kerja nyata, baik dalam pemerintahan maupun melalui fungsi legislasi di DPRD.

Image Not Found
Ketua DPC PKB Magetan, Denny Mahmud Fauzi, mengatakan konsolidasi dilakukan sebagai langkah awal memperkuat koordinasi. Foto : Kus-Sinergia

“PKB akan terus hadir untuk masyarakat dan pemerintahan. Kepercayaan yang sudah diberikan masyarakat harus dijaga dengan kerja nyata,” imbuhnya.

Selain membahas penguatan organisasi, forum konsolidasi tersebut juga menyoroti proses pengisian kursi pimpinan DPRD Magetan dari unsur PKB yang hingga kini masih belum terisi. Denny mengungkapkan bahwa partai telah menjalankan mekanisme internal untuk menentukan calon yang akan diajukan.

Saat ini, kata dia, terdapat tiga nama kader yang telah diusulkan dan sedang berproses sesuai ketentuan organisasi sebelum nantinya diputuskan oleh struktur partai di tingkat yang lebih tinggi.

“Sudah ada tiga nama yang diusulkan. Saat ini prosesnya berjalan sesuai mekanisme partai dan akan diteruskan ke tingkat yang lebih tinggi untuk mendapatkan keputusan,” jelasnya.

Meski belum mengungkap siapa saja kandidat yang masuk dalam daftar usulan, Denny memastikan seluruh kader PKB akan menghormati keputusan partai dan memberikan dukungan penuh kepada siapa pun yang nantinya dipercaya mengemban amanah tersebut.

“Siapa pun yang nantinya dipilih, semua harus siap mendukung. Yang utama adalah menjaga kekompakan dan kebersamaan PKB,” tandasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Magetan Makin Memanas, Pengamat Politik Sebut Suara Paslon 2 Akan Jadi Rebutan di Empat TPS

    Pilkada Magetan Makin Memanas, Pengamat Politik Sebut Suara Paslon 2 Akan Jadi Rebutan di Empat TPS

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di empat TPS yang menjadi objek sengketa dalam Pilkada Magetan 2024. Terkait putusan tersebut, pengamat politik Nuryanto, memberikan pandangannya tentang dinamika yang akan terjadi pada tahap lanjutan pemilihan ini. “Mencermati bahwa PSU di empat TPS tersebut akan sangat mempengaruhi […]

    Bagikan
  • CoE Magetan 2026 Dikecam, Jumlah Event Anjlok, Inovasi Mandek, Komunitas Merasa Dimatikan

    CoE Magetan 2026 Dikecam, Jumlah Event Anjlok, Inovasi Mandek, Komunitas Merasa Dimatikan

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peluncuran Calendar of Events (CoE) Magetan 2026 yang digelar meriah di Festival Plaza Ndoyo, Kamis (11/12/2025), justru memicu gelombang kritik dari publik dan pelaku wisata. Di tengah panggung seni, happening art bertema Samata Samapita, hingga parade musik keroncong yang digelar selama tiga hari, substansi kalender event dinilai jauh dari memuaskan. Sorotan […]

    Bagikan
  • Grandskin, Produk Skincare Gagasan dari dr. Richard Lee, dr. Oky Pratama, dan dr. Ekles

    Grandskin, Produk Skincare Gagasan dari dr. Richard Lee, dr. Oky Pratama, dan dr. Ekles

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dunia kecantikan dan perawatan kulit mendapat angin segar di Kota Madiun. Sabtu (02/08/2025), ballroom Hotel Mercure menjadi saksi kemeriahan Grandskin Summit Madiun, sebuah acara perkenalan produk skincare yang kini resmi hadir di kota ini. Acara ini menjadi momentum penting dalam peluncuran produk-produk dari Grandskin, merk skincare yang digagas oleh tiga […]

    Bagikan
  • Kebakaran Pabrik Pupuk Organik di Ngawi, Api Diduga dari Sisa Bara Pembakaran

    Kebakaran Pabrik Pupuk Organik di Ngawi, Api Diduga dari Sisa Bara Pembakaran

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 2.457
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran melanda area pengolahan pupuk organik milik PT Bumi Subur Sentosa di Desa Geneng, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jumat (04/07/2025) malam. Meski tidak ada korban jiwa, kobaran api sempat membesar dan melahap nyaris seluruh tumpukan kayu bakar. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, pertama kali diketahui oleh seorang karyawan […]

    Bagikan
  • Minimarket Alfamart di Magetan Dibobol Maling, Rp24 Juta Raib

    Minimarket Alfamart di Magetan Dibobol Maling, Rp24 Juta Raib

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kabupaten Magetan. Sebuah minimarket Alfamart yang berada di Desa Jeruk, Kecamatan Kartoharjo, dibobol maling pada Rabu (01/10/2025) pagi. Kapolsek Kartoharjo, AKP Eko Supriyanto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sesaat setelah peristiwa itu diketahui. Polisi kemudian bergerak ke lokasi bersama tim Inafis Polres Magetan untuk […]

    Bagikan
  • Rokok Ilegal Masih Marak di Ponorogo, Harga Murah Bisa Beli Lewat Online

    Rokok Ilegal Masih Marak di Ponorogo, Harga Murah Bisa Beli Lewat Online

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai masih menjadi persoalan di Kabupaten Ponorogo. Di tengah himpitan ekonomi, sebagian warga mengaku terpaksa memilih rokok jenis ini karena harganya jauh lebih murah dibandingkan rokok resmi bercukai. Ahmad, seorang warga Kecamatan Pulung, mengaku sering menjumpai rokok ilegal beredar di lingkungannya. Meski sadar bahwa produk tanpa […]

    Bagikan
expand_less