Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Heboh Teror “Pocong Begal” di Ngawi, Polisi Pastikan Hoaks Tapi Minta Warga Tetap Waspada

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • visibility 421
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Isu pocong begal hoaks, warga Ngawi diminta waspada. Foto : Tangkapan Layar

Sinergia | Ngawi – Warga Kabupaten Ngawi sempat dibuat resah oleh beredarnya foto dan pesan berantai di media sosial maupun grup percakapan WhatsApp yang menyebut adanya aksi teror “pocong jadi-jadian” bersenjata tajam yang berkeliaran pada malam hingga dini hari.

Informasi tersebut dengan cepat menyebar dan memicu kekhawatiran masyarakat, khususnya warga di wilayah Kecamatan Geneng, Gerih, dan Ngawi Kota yang disebut-sebut menjadi lokasi operasi kelompok pelaku.

Dalam narasi yang beredar, disebutkan terdapat tiga orang pelaku yang beraksi menggunakan sepeda motor Honda Scoopy pada rentang waktu pukul 00.00 hingga 02.00 WIB. Salah satu pelaku dikabarkan mengenakan kostum pocong untuk mengintai rumah warga, sementara dua pelaku lainnya menunggu di atas sepeda motor sambil membawa senjata tajam berupa golok dan celurit.

Namun setelah dilakukan penelusuran, pihak kepolisian memastikan informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

Kasi Humas Polres Ngawi, Iptu Dian Ambarwati, mengatakan jajarannya telah melakukan verifikasi langsung terhadap informasi yang beredar di masyarakat. Tim kepolisian diterjunkan untuk mengecek sejumlah lokasi yang disebut dalam pesan berantai tersebut.

Hasilnya, tidak ditemukan adanya aktivitas maupun laporan yang mengarah pada keberadaan kelompok pelaku berkostum pocong seperti yang dinarasikan dalam pesan viral tersebut.

“Kami sudah menerjunkan tim untuk mengecek langsung ke lapangan. Kami pastikan bahwa kabar mengenai teror pocong jadi-jadian bersenjata tajam yang beredar di media sosial tersebut adalah berita bohong atau hoaks,” tegas Dian saat dikonfirmasi media, Sabtu (30/5/2026).

Image Not Found
Polisi pastikan kabar teror pocong di Ngawi hoaks.

Menurut Dian, fenomena penyebaran informasi yang belum terverifikasi sering kali memicu kepanikan di tengah masyarakat. Karena itu, warga diminta tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang sumbernya tidak jelas sebelum dilakukan pengecekan kebenarannya.

Meski isu mengenai “pocong begal” dipastikan tidak benar, Polres Ngawi tetap mengimbau masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi tindak kriminalitas yang dapat terjadi kapan saja.

“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada. Khususnya saat keluar pada malam hari, sebab tindakan kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja jika ada kesempatan,” ujarnya.

Polisi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling), patroli warga, maupun komunikasi yang baik antarwarga guna mencegah munculnya gangguan kamtibmas.

Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan, orang asing yang gerak-geriknya tidak wajar, atau dugaan tindak kriminal di lingkungan sekitar.

Laporan dapat disampaikan melalui Polsek terdekat maupun layanan darurat kepolisian 110 yang beroperasi selama 24 jam.

Polres Ngawi menegaskan pentingnya literasi digital di tengah maraknya penyebaran informasi melalui media sosial dan aplikasi percakapan. Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi informasi sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain agar tidak menimbulkan keresahan yang tidak perlu. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jumlah Saksi Kasus Dugaan Pembunuhan di Perbatasan Madiun–Nganjuk Bertambah Jadi 9 Orang

    Jumlah Saksi Kasus Dugaan Pembunuhan di Perbatasan Madiun–Nganjuk Bertambah Jadi 9 Orang

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun — Polisi terus mendalami kasus dugaan pembunuhan terhadap Sundari (55), warga Dusun Sampung, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, yang ditemukan tewas di dalam warung di wilayah perbatasan Madiun–Nganjuk, tepatnya di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, pada Kamis (16/10/2025). Kasatreskrim Polres Madiun AKP Agus Andi Anto mengatakan jumlah saksi yang diperiksa dalam […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Gandeng Kejaksaan dan Kepolisian Kawal Transparansi Dana Rp. 10 Juta per RT

    Pemkot Madiun Gandeng Kejaksaan dan Kepolisian Kawal Transparansi Dana Rp. 10 Juta per RT

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Madiun Kota untuk memberikan penguatan dan pengawasan dalam pelaksanaan program pengelolaan sampah lingkungan yang didukung anggaran Rp10 juta untuk setiap rukun tetangga (RT). Hal itu ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun Bagus Panuntun dalam Sosialisi Penguatan Peran Pokmas […]

    Bagikan
  • Viral Ritual Berpakaian Putih-Putih di Puncak Gunung Lawu, Diduga Terkait Bulan Suro

    Viral Ritual Berpakaian Putih-Putih di Puncak Gunung Lawu, Diduga Terkait Bulan Suro

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Puncak Gunung Lawu kembali menjadi sorotan usai viralnya video puluhan orang berpakaian putih melakukan ritual di sekitar tugu Trianggulasi, titik tertinggi Gunung Lawu. Video yang diunggah di media sosial itu telah disukai lebih dari 46 ribu kali dan menuai hampir 3.000 komentar. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Jumat (11/07/2025) sekitar […]

    Bagikan
  • Libur Sekolah Dongkrak Kunjungan Telaga Sarangan, 88 Ribu Wisatawan Sumbang PAD Rp1,64 Miliar

    Libur Sekolah Dongkrak Kunjungan Telaga Sarangan, 88 Ribu Wisatawan Sumbang PAD Rp1,64 Miliar

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Momentum libur sekolah menjadi berkah bagi sektor pariwisata Kabupaten Magetan. Objek wisata andalan Telaga Sarangan mencatat lonjakan kunjungan selama periode 22 Juni hingga 12 Juli 2026 dengan total 88.368 wisatawan, sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan, Didik […]

    Bagikan
  • Pembangunan Jembatan Klumutan Dikebut, Target Rampung Desember 2025

    Pembangunan Jembatan Klumutan Dikebut, Target Rampung Desember 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pembangunan Jembatan Klumutan di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, terus digenjot meski menghadapi kendala cuaca di musim penghujan. Hingga Senin (3/11/2025), progres proyek tersebut telah mencapai 63,1 persen dari target 63,6 persen atau hanya mengalami deviasi 0,5 persen. “Hari ini kami terus pacu agar cepat selesai, meski sempat terkendala luapan […]

    Bagikan
  • Danrem 081/DSJ Apresiasi Ketahanan Pangan Terpadu di Trenggalek

    Danrem 081/DSJ Apresiasi Ketahanan Pangan Terpadu di Trenggalek

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto memuji lahan ketahanan pangan terpadu di Trenggalek. Ia menyebut, semuanya sudah terintegrasi dengan baik. “Tadi kita lihat ketahanan pangan terpadu di Trenggalek ini sudah bagus, dalam satu komplek ada padinya, ada buah, sayur-sayuran, kemudian ada ikan, sapi, dan juga kambing, semua sudah terintegrasi dengan baik […]

    Bagikan
expand_less