Berita Terkini
Trending Tags

Heboh Teror “Pocong Begal” di Ngawi, Polisi Pastikan Hoaks Tapi Minta Warga Tetap Waspada

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 52
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Isu pocong begal hoaks, warga Ngawi diminta waspada. Foto : Tangkapan Layar

Sinergia | Ngawi – Warga Kabupaten Ngawi sempat dibuat resah oleh beredarnya foto dan pesan berantai di media sosial maupun grup percakapan WhatsApp yang menyebut adanya aksi teror “pocong jadi-jadian” bersenjata tajam yang berkeliaran pada malam hingga dini hari.

Informasi tersebut dengan cepat menyebar dan memicu kekhawatiran masyarakat, khususnya warga di wilayah Kecamatan Geneng, Gerih, dan Ngawi Kota yang disebut-sebut menjadi lokasi operasi kelompok pelaku.

Dalam narasi yang beredar, disebutkan terdapat tiga orang pelaku yang beraksi menggunakan sepeda motor Honda Scoopy pada rentang waktu pukul 00.00 hingga 02.00 WIB. Salah satu pelaku dikabarkan mengenakan kostum pocong untuk mengintai rumah warga, sementara dua pelaku lainnya menunggu di atas sepeda motor sambil membawa senjata tajam berupa golok dan celurit.

Namun setelah dilakukan penelusuran, pihak kepolisian memastikan informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

Kasi Humas Polres Ngawi, Iptu Dian Ambarwati, mengatakan jajarannya telah melakukan verifikasi langsung terhadap informasi yang beredar di masyarakat. Tim kepolisian diterjunkan untuk mengecek sejumlah lokasi yang disebut dalam pesan berantai tersebut.

Hasilnya, tidak ditemukan adanya aktivitas maupun laporan yang mengarah pada keberadaan kelompok pelaku berkostum pocong seperti yang dinarasikan dalam pesan viral tersebut.

“Kami sudah menerjunkan tim untuk mengecek langsung ke lapangan. Kami pastikan bahwa kabar mengenai teror pocong jadi-jadian bersenjata tajam yang beredar di media sosial tersebut adalah berita bohong atau hoaks,” tegas Dian saat dikonfirmasi media, Sabtu (30/5/2026).

Image Not Found
Polisi pastikan kabar teror pocong di Ngawi hoaks.

Menurut Dian, fenomena penyebaran informasi yang belum terverifikasi sering kali memicu kepanikan di tengah masyarakat. Karena itu, warga diminta tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang sumbernya tidak jelas sebelum dilakukan pengecekan kebenarannya.

Meski isu mengenai “pocong begal” dipastikan tidak benar, Polres Ngawi tetap mengimbau masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi tindak kriminalitas yang dapat terjadi kapan saja.

“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada. Khususnya saat keluar pada malam hari, sebab tindakan kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja jika ada kesempatan,” ujarnya.

Polisi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling), patroli warga, maupun komunikasi yang baik antarwarga guna mencegah munculnya gangguan kamtibmas.

Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan, orang asing yang gerak-geriknya tidak wajar, atau dugaan tindak kriminal di lingkungan sekitar.

Laporan dapat disampaikan melalui Polsek terdekat maupun layanan darurat kepolisian 110 yang beroperasi selama 24 jam.

Polres Ngawi menegaskan pentingnya literasi digital di tengah maraknya penyebaran informasi melalui media sosial dan aplikasi percakapan. Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi informasi sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain agar tidak menimbulkan keresahan yang tidak perlu. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makam Tegalsari Tak Pernah Sepi Peziarah, Jejak Peradaban Islam yang Tetap Hidup di Ponorogo

    Makam Tegalsari Tak Pernah Sepi Peziarah, Jejak Peradaban Islam yang Tetap Hidup di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kompleks Makam Tegalsari di Kecamatan Jetis kembali dipadati ribuan peziarah pada peringatan Hari Santri Nasional, Selasa (22/10/2025). Meski diguyur gerimis sejak pagi, arus peziarah tidak surut. Mereka datang dari berbagai daerah untuk berdoa dan menziarahi makam para ulama besar pendiri peradaban Islam di Jawa. Di kompleks makam yang berada satu kawasan […]

    Bagikan
  • Kaesang Pangarep Terpilih Ketum PSI, Bagus Panuntun Ditunjuk Jadi Tim Formatur DPP PSI

    Kaesang Pangarep Terpilih Ketum PSI, Bagus Panuntun Ditunjuk Jadi Tim Formatur DPP PSI

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Solo – Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memunculkan nama Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI periode 2025-2030. Tidak hanya itu, Wakil Wali Kota Madiun yang juga Ketua DPW PSI Jawa Timur, Bagus Panuntun, resmi ditunjuk sebagai anggota tim formatur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI. Penunjukan ini diumumkan dalam acara pengumuman hasil e-voting di […]

    Bagikan
  • SPMB 2025, Ini Jawaban Cabdindik Jatim Soal Siswa Belum Tertampung di SMA Negeri

    SPMB 2025, Ini Jawaban Cabdindik Jatim Soal Siswa Belum Tertampung di SMA Negeri

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur wilayah Kota/Kabupaten Madiun Dan Ngawi angkat bicara terkait protes orang tua maupun wali murid terkait proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Diketahui, sejumlah orang tua siswa mendatangi kantor Cabdindik di Jalan Pahlawan Kota Madiun pada Senin (30/06/2025) lantaran anak mereka belum […]

    Bagikan
  • KPK Bawa Dua Koper Diduga Berisi Barang Bukti dari Rumah Direktur RSUD Harjono Ponorogo

    KPK Bawa Dua Koper Diduga Berisi Barang Bukti dari Rumah Direktur RSUD Harjono Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membawa sejumlah barang bukti tambahan usai melakukan penggeledahan di rumah Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, dr. Yunus Mahatma, Kamis (13/11/2025) malam. Dari lokasi di Jalan Sumatra Nomor 17, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, tim penyidik tampak keluar membawa dua koper berwarna hitam dan […]

    Bagikan
  • 15 Tim DKPP Madiun Siaga Periksa Daging Kurban Saat Idul Adha 2026

    15 Tim DKPP Madiun Siaga Periksa Daging Kurban Saat Idul Adha 2026

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menyiapkan 15 tim pemeriksa kesehatan hewan kurban untuk mengawasi proses penyembelihan saat Hari Raya Idul Adha 2026. Tim tersebut akan diterjunkan ke seluruh kecamatan guna memastikan daging kurban aman dan layak dikonsumsi masyarakat. Kepala DKPP Kabupaten Madiun, Paryoto, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh […]

    Bagikan
  • Anak Stunting di Kabupaten Madiun Tersisa 1.786 Balita

    Anak Stunting di Kabupaten Madiun Tersisa 1.786 Balita

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun terus melakukan upaya guna menekan angka anak stunting. Sesuai data dari Dinas Kesehatan setempat, sebanyak 1.786 balita di Bumi Kampung Pesilat yang mengalami stunting. Upaya yang dilakukan Pemkab Madiun terbukti berhasil dengan turun 2,52 persen dibanding tahun lalu. “ Ada banyak faktor yang berperan dalam mendukung program penurunan stunting […]

    Bagikan
expand_less