Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

DPRD Apresiasi WTP ke-13 Pemkab Madiun, Minta OPD Segera Tindaklanjuti Catatan BPK

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • visibility 307
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Madiun dorong OPD segera tindak lanjuti rekomendasi BPK. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Raihan tersebut menjadi yang ke-13 kalinya secara berturut-turut. Meski memberikan apresiasi atas capaian tersebut, DPRD Kabupaten Madiun mengingatkan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak terlena.

Catatan dan rekomendasi yang disampaikan BPK harus segera ditindaklanjuti demi memperbaiki tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Jawa Timur diserahkan Kepala Perwakilan BPK Jawa Timur, Yuan Candra Djaisin, kepada Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono di Kantor BPK Perwakilan Jawa Timur, Jumat (29/5/2026).

Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mengatakan, opini WTP yang kembali diraih Pemkab Madiun patut disyukuri. Namun menurutnya, predikat tersebut merupakan kewajiban pemerintah daerah dalam menjalankan tata kelola keuangan yang baik, bukan sekadar prestasi yang dibanggakan.

“Alhamdulillah Kabupaten Madiun kembali meraih opini WTP untuk yang ke-13 kalinya. Namun WTP ini bukanlah sebuah prestasi yang harus dibanggakan berlebihan, melainkan sebuah kewajiban bagi pemerintah daerah dalam tata kelola keuangan,” ujar Fery.

Fery mengungkapkan, BPK masih memberikan sejumlah catatan yang harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Di antaranya terkait pengelolaan aset daerah dan upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ada beberapa catatan penting yang diberikan oleh BPK, terutama mengenai pengelolaan aset daerah yang masih perlu pembenahan serius. Selain itu, terkait optimalisasi PAD juga menjadi sorotan yang harus segera diperbaiki,” katanya.

Ia meminta seluruh OPD di lingkungan Pemkab Madiun bergerak cepat menindaklanjuti rekomendasi yang tertuang dalam LHP BPK. Sebab, pemerintah daerah memiliki batas waktu 60 hari untuk menyelesaikan tindak lanjut tersebut.

“Saya minta kepada pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang tertuang dalam laporan ini. Kita memiliki batas waktu 60 hari mulai hari ini. Jangan sampai rekomendasi ini tidak tertangani dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyebut raihan opini WTP menjadi indikator bahwa tata kelola administrasi dan pengelolaan keuangan daerah telah berjalan sesuai ketentuan. Meski demikian, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan terhadap setiap saran maupun temuan yang disampaikan BPK.

Image Not Found
Pemkab Madiun kembali raih opini WTP ke-13 dari BPK RI. Foto : Istimewa

“Karena kita selalu berkomitmen melakukan tindak lanjut apabila ada hal-hal yang perlu ditindaklanjuti dari hasil saran maupun temuan BPK. Alhamdulillah hasilnya WTP,” kata Hari.

Menurutnya, mempertahankan opini WTP jauh lebih sulit dibandingkan meraihnya untuk pertama kali. Karena itu, seluruh jajaran Pemkab Madiun diminta tetap menjaga komitmen terhadap prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur juga memastikan seluruh rekomendasi BPK akan segera ditindaklanjuti, termasuk yang berkaitan dengan peningkatan PAD di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang berlangsung.

“BPK memberikan rekomendasi bagaimana supaya potensi PAD itu bisa ditingkatkan dan itu yang akan kami tindaklanjuti. Harapannya ke depan tidak ada lagi temuan atau catatan yang sama,” ujarnya.

Ia menambahkan, opini WTP yang diberikan oleh BPK sebagai lembaga auditor independen diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.

“Ini menjadi bukti bahwa tata kelola pemerintahan berjalan dengan baik. Mudah-mudahan dengan predikat ini kita bisa terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, dan mendorong peningkatan PAD daerah,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ironis, Seorang Ayah di Magetan Diduga Aniaya Bayi Baru Lahir hingga Lidah Melepuh

    Ironis, Seorang Ayah di Magetan Diduga Aniaya Bayi Baru Lahir hingga Lidah Melepuh

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus kekerasan terhadap bayi mengguncang Kabupaten Magetan. Seorang ayah di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kawedanan, diduga tega menyulut lidah bayi yang baru berusia beberapa hari menggunakan korek gas. Aksi keji itu dipicu rasa cemburu dan dugaan perselingkuhan yang tak berdasar. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat kejadian, […]

    Bagikan
  • DPRD Soroti Kinerja BUMD Umbul Yang Tak Maksimal, Dinilai Belum Mampu Hasilkan PAD

    DPRD Soroti Kinerja BUMD Umbul Yang Tak Maksimal, Dinilai Belum Mampu Hasilkan PAD

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun kembali menyoroti kondisi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Umbul Square yang hingga kini belum mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dewan menilai persoalan internal yang berkepanjangan menjadi penyebab utama mandeknya kinerja perusahaan daerah tersebut. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Madiun, Rudi Triswahono, mengatakan Umbul Square membutuhkan […]

    Bagikan
  • Usai Dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Madiun Ajak Semua Elemen Sinergi Wujudkan Madiun Bersahaja

    Usai Dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Madiun Ajak Semua Elemen Sinergi Wujudkan Madiun Bersahaja

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Madiun periode 2025 – 2030, Hari Wuryanto dan Purnomo Hadi di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun disambut pelukan hangat para relawan dan tokoh masyarakat Kamis Malam (20/2/2025) pukul 22.00 WIB. Kedatangan pimpinan baru Kabupaten Madiun ini setelah dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di […]

    Bagikan
  • TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Lokasi baru Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Madiun akhirnya disepakati. Lokasinya berada di kawasan hutan Alas Kamukti Makmur, Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Lahan seluas 24 hektare tersebut saat ini tengah dalam proses peninjauan oleh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Madiun bersama Perhutani KPH Madiun. Peninjauan ini […]

    Bagikan
  • Operasi Gabungan di Dolopo Jaring 76 Pelanggar, Belasan Kendaraan Diamankan

    Operasi Gabungan di Dolopo Jaring 76 Pelanggar, Belasan Kendaraan Diamankan

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Operasi gabungan pemeriksaan kendaraan di Jalan Raya Dolopo, Kabupaten Madiun menjaring sebanyak 76 pelanggar. Mayoritas pelanggaran oleh kendaraan roda dua, termasuk pengendara yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen maupun memiliki tunggakan pajak kendaraan.Operasi tersebut melibatkan personel Satuan Lalu Lintas Polres Madiun, Dinas Perhubungan, Bapenda Jawa Timur, serta Polisi Militer. Pemeriksaan dilakukan […]

    Bagikan
  • Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

    Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun merilis perkembangan terbaru indikator kemiskinan. Meski persentase penduduk miskin kembali turun, jumlah penduduk miskin justru meningkat. Kepala BPS Kabupaten Madiun, Wisma Eka Nurcahyanti, menjelaskan faktor di balik dinamika tersebut. Pada Maret 2025, persentase penduduk miskin di Kabupaten Madiun tercatat 10,40 %, menurun dari 10,63 % […]

    Bagikan
expand_less