Berita Terkini
Trending Tags

Teror ‘Pocong Jadi-Jadian’ di Magetan Terungkap, Ternyata Lima Pelajar SMP

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 309
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Teror pocong di Magetan ternyata ulah pelajar SMP. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Aksi teror “pocong jadi-jadian” yang sempat membuat resah warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Polisi memastikan sosok yang terekam dalam foto dan video yang beredar di media sosial tersebut bukan makhluk gaib. Melainkan ulah lima pelajar SMP yang membuat konten demi mengikuti tren di media sosial.

Sebelumnya, warga dibuat geger setelah beredar foto sosok menyerupai pocong yang berdiri di depan salah satu rumah warga di Jalan Kalimantan, Kelurahan Tawanganom. Gambar tersebut dengan cepat menyebar melalui grup WhatsApp dan berbagai platform media sosial, memicu beragam spekulasi serta menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polsek Magetan Kota segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas sosok di balik foto yang viral tersebut.

Kapolsek Magetan Kota AKP Ika Wardani mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat terkait unggahan foto yang menghebohkan warga.

“Setelah mendapat informasi dari postingan status WhatsApp masyarakat terkait adanya foto yang menyerupai pocong di Jalan Kalimantan, kami langsung menurunkan anggota untuk melakukan penyelidikan,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku yang ternyata merupakan lima pelajar tingkat SMP di wilayah Magetan. Mereka sengaja membuat konten dengan menggunakan kostum menyerupai pocong untuk direkam dan dibagikan di media sosial.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi, aksi tersebut dilakukan pada Sabtu malam (30/5/2026). Video dan foto hasil rekaman kemudian mulai beredar luas pada keesokan harinya hingga memunculkan keresahan di kalangan warga yang menganggapnya sebagai kejadian mistis.

Polisi kemudian memanggil dan meminta klarifikasi terhadap kelima pelajar tersebut pada Senin (1/6/2026) malam. Proses pembinaan dilakukan dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), Pemerintah Kelurahan Tawanganom, tokoh masyarakat, serta orang tua masing-masing pelajar.

“Telah dilakukan pembinaan terhadap lima orang terduga pembuat konten pocong bersama Forkopimca, Lurah Tawanganom, dan tokoh masyarakat. Rata-rata mereka masih berusia pelajar SMP,” jelas AKP Ika Wardani.

Karena para pelaku masih berstatus anak di bawah umur, kepolisian memilih pendekatan pembinaan daripada proses hukum.  Menurut polisi, motif para pelaku murni karena iseng dan ingin mengikuti tren konten yang sedang ramai di media sosial tanpa mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan.

“Tujuan mereka hanya iseng mengikuti tren. Karena masih kategori anak-anak, kami lakukan pembinaan dan pengawasan kami serahkan kembali kepada orang tua,” tambahnya.

Kapolsek Magetan Kota juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial sebelum memastikan kebenarannya. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan informasi atau kejadian yang berpotensi menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Intensitas Hujan Tinggi, Empat Desa di Madiun Terdampak Luapan Sungai

    Intensitas Hujan Tinggi, Empat Desa di Madiun Terdampak Luapan Sungai

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun pada Minggu (22/2/2026) malam memicu luapan air sungai di sejumlah titik. Sedikitnya empat desa di Kecamatan Balerejo terdampak genangan, meski air dilaporkan belum sampai masuk ke rumah warga. Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Fajar Lumaksono, […]

    Bagikan
  • Tenggelam di Sungai Bengawan Madiun, Remaja Ngawi Ditemukan Mengapung di Bendungan Bojonegoro

    Tenggelam di Sungai Bengawan Madiun, Remaja Ngawi Ditemukan Mengapung di Bendungan Bojonegoro

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Bojonegoro – Pencarian terhadap RA (14) asal Ngawi yang tenggelam di aliran Sungai Bengawan Madiun berujug duka. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengambang di Bendungan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (14/4/2025) sore. Seorang pekerja proyek bendungan melihat benda mencurigakan mengambang di permukaan air. Setelah didekati, ternyata itu adalah jasad manusia. Tim SAR gabungan […]

    Bagikan
  • Pantau MPLS SMA/SMK, Dewan Pendidikan Jatim Ingatkan Pentingnya Edukasi Digitalisasi

    Pantau MPLS SMA/SMK, Dewan Pendidikan Jatim Ingatkan Pentingnya Edukasi Digitalisasi

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Pendidikan Jawa Timur melakukan pemantauan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA/SMK di Kota Madiun. Seperti yang terpantau di SMK Negeri 2 Madiun pada Rabu (16/07/2025) oleh Prof. Parji, Anggota Dewan Pendidikan Jatim didampingi oleh Kepala Sekolah serta Waka Kesiswaan. Pemantauan juga dilakukan di SMA Negeri 1 Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Magetan Salurkan 500 Paket Sembako hingga Bantuan Alsintan untuk Warga

    Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Magetan Salurkan 500 Paket Sembako hingga Bantuan Alsintan untuk Warga

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Magetan menggelar rangkaian bakti sosial berskala besar yang menyasar berbagai lapisan masyarakat. Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat kedekatan dengan warga. Bakti sosial yang diprakarsai Satuan Lalu Lintas (Satlantas) […]

    Bagikan
  • Bantuan ATENSI Kemensos Cair di Magetan, Warga Terima Alat Bantu dan Modal Usaha

    Bantuan ATENSI Kemensos Cair di Magetan, Warga Terima Alat Bantu dan Modal Usaha

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 107 warga Kabupaten Magetan menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung. Bantuan tersebut disalurkan kepada para penerima manfaat yang masuk dalam kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), mulai dari penyandang disabilitas, kelompok rentan, anak, hingga penyintas HIV dan korban penyalahgunaan napza. […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut Dua Truk di Jalur Ngawi–Mantingan, 5 Orang Luka dan 4 Sempat Terjepit di Kabin photo_camera 4

    Kecelakaan Maut Dua Truk di Jalur Ngawi–Mantingan, 5 Orang Luka dan 4 Sempat Terjepit di Kabin

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk terjadi di Jalan Raya Ngawi–Mantingan, tepatnya di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 10.15 WIB. Insiden ini menyebabkan lima orang mengalami luka-luka, dengan empat di antaranya sempat terjepit di dalam kabin kendaraan. Petugas bersama warga berjibaku mengevakuasi para korban dari truk […]

    Bagikan
expand_less