Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

TPA Mrican Akan Ditutup 7 November, Ponorogo Terancam Darurat Sampah

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 294
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi Tpa Mrican yang overload. Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican di Ponorogo dipastikan berhenti beroperasi mulai 7 November 2025 mendatang. Penutupan dilakukan setelah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan teguran keras kepada Pemkab Ponorogo karena dinilai gagal mengelola sampah sesuai standar lingkungan.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Jamus Kunto, membenarkan keputusan tersebut. Teguran KLHK diberikan usai kunjungan Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular, Agus Rusly, ke lokasi TPA beberapa waktu lalu.

“Kita dinilai masih menggunakan sistem lama, open dumping, belum beralih ke metode sanitary landfill yang ramah lingkungan,” ujarnya, Selasa (7/10).

Sebagai langkah darurat, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko telah menginstruksikan optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di sejumlah kecamatan agar penumpukan sampah tidak makin parah.

“Mindset harus diubah. Sampah dikelola sejak dari TPS dan TPS3R, bukan sekadar dibuang ke TPA,” jelas Jamus.

DLH mencatat ada 15 unit TPS3R yang siap dimaksimalkan. Sampah organik akan diolah menjadi pupuk, sementara sampah bernilai ekonomi dijual ke pengepul. Hasil pupuk komposnya bakal dimanfaatkan untuk taman kota.

Selain itu, DLH juga menyiapkan strategi jangka panjang berupa edukasi pemilahan sampah di tingkat desa hingga RT. “Kalau gerakan ini dilakukan serentak, persoalan sampah di Ponorogo bisa selesai. Tapi kalau tidak, ya wajar kalau disebut darurat sampah,” katanya.

Di sisi lain, Pemkab masih menunggu izin final pembangunan TPA baru sebagai lokasi relokasi. Dokumen izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) dan studi kelayakan sudah disiapkan.

“Tinggal menunggu izin dari Menteri Kehutanan. Dirjen Planologi sudah tanda tangan,” terang Jamus.

Sembari menunggu izin turun, DLH akan mengajukan permohonan perpanjangan operasional TPA Mrican agar pengelolaan sampah tidak terhenti total.

“Perubahan besar ini butuh waktu. Jadi kami minta keringanan agar TPA Mrican tetap bisa digunakan sementara,” pungkasnya.

Diketahui, TPA Mrican kini berstatus darurat sampah. Setiap hari sekitar 120 ton sampah masuk, sementara kapasitas pengolahan hanya 40 ton per hari. Akibatnya, gunungan sampah setinggi hampir 100 meter terbentuk dan air lindi mencemari lingkungan sekitar.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Dugaan Penyelewengan Pokir DPRD Magetan Naik ke Penyidikan, Kejari Dalami Aliran Dana

    Kasus Dugaan Penyelewengan Pokir DPRD Magetan Naik ke Penyidikan, Kejari Dalami Aliran Dana

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Penanganan dugaan penyelewengan anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan memasuki tahap lanjutan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan resmi meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan setelah menemukan indikasi kuat adanya unsur pidana. Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, menjelaskan bahwa peningkatan status tersebut telah dilakukan beberapa hari lalu. Ia […]

    Bagikan
  • Badai Hantam Maospati, Puluhan Rumah dan Masjid di Dukuh Sumber Rusak

    Badai Hantam Maospati, Puluhan Rumah dan Masjid di Dukuh Sumber Rusak

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Cuaca ekstrem melanda Kabupaten Magetan. Hujan deras yang berlangsung cukup lama disertai terpaan angin kencang menyebabkan kerusakan serius di Dukuh Sumber, Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, pada Rabu (24/12/2025). Sejumlah rumah dan masjid dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap. Suprianto (62), pemilik salah satu rumah yang terdampak, menceritakan bahwa hujan mulai turun […]

    Bagikan
  • KA Malabar Tertemper Truk di Klaten, Sejumlah Kereta Api Alami Keterlambatan

    KA Malabar Tertemper Truk di Klaten, Sejumlah Kereta Api Alami Keterlambatan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sejumlah perjalanan kereta api (KA) mengalami keterlambatan setelah KA 68 Malabar relasi Bandung–Malang tertemper truk di perlintasan sebidang JPL 295 Klaten, wilayah Daop 6 Yogyakarta, Kamis (27/8/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.25 WIB. Dampaknya, perjalanan KA Malabar dan sejumlah kereta api lain yang melintas di jalur tersebut ikut […]

    Bagikan
  • Belajar dari Madiun, Sumbawa Barat Siapkan KPBU untuk Terangi 18 Ribu Titik Jalan

    Belajar dari Madiun, Sumbawa Barat Siapkan KPBU untuk Terangi 18 Ribu Titik Jalan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mendorong Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, mencari skema pembiayaan alternatif untuk memperluas penerangan jalan. Salah satunya melalui Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Upaya tersebut dilakukan dengan belajar langsung dari Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang menjadi salah satu daerah percontohan penerapan […]

    Bagikan
  • Kejar-kejaran Dini Hari! Pencuri Besi Trotoar di Magetan Dibekuk Polisi Usai Kabur hingga Madiun

    Kejar-kejaran Dini Hari! Pencuri Besi Trotoar di Magetan Dibekuk Polisi Usai Kabur hingga Madiun

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian besi penutup trotoar di kawasan Twin Road, Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, berakhir dramatis. Dua pelaku berhasil diringkus aparat kepolisian setelah terlibat kejar-kejaran hingga wilayah Kabupaten Madiun, Sabtu (28/3/2026) dini hari. Penangkapan bermula dari pantauan kamera CCTV yang kembali merekam pergerakan sebuah truk kuning mencurigakan sekitar pukul 01.00 […]

    Bagikan
  • Puluhan Lansia dan Ibu Muda di Pangongangan Diwisuda Usai Ikuti Program Sekolah Tangguh

    Puluhan Lansia dan Ibu Muda di Pangongangan Diwisuda Usai Ikuti Program Sekolah Tangguh

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan lansia dan ibu muda di Kelurahan Pangongangan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, diwisuda pada Selasa pagi (30/09/2025). Mereka dinyatakan lulus setelah menyelesaikan program Sekolah Lansia Tangguh dan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). Lurah Pangongangan, Eva Anjarika Rahmawati, menjelaskan bahwa Sekolah Orang Tua Hebat merupakan program dari Dinas Kesehatan Kota Madiun […]

    Bagikan
expand_less