Berita Terkini
Trending Tags

TPA Mrican Akan Ditutup 7 November, Ponorogo Terancam Darurat Sampah

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 209
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi Tpa Mrican yang overload. Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican di Ponorogo dipastikan berhenti beroperasi mulai 7 November 2025 mendatang. Penutupan dilakukan setelah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan teguran keras kepada Pemkab Ponorogo karena dinilai gagal mengelola sampah sesuai standar lingkungan.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Jamus Kunto, membenarkan keputusan tersebut. Teguran KLHK diberikan usai kunjungan Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular, Agus Rusly, ke lokasi TPA beberapa waktu lalu.

“Kita dinilai masih menggunakan sistem lama, open dumping, belum beralih ke metode sanitary landfill yang ramah lingkungan,” ujarnya, Selasa (7/10).

Sebagai langkah darurat, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko telah menginstruksikan optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di sejumlah kecamatan agar penumpukan sampah tidak makin parah.

“Mindset harus diubah. Sampah dikelola sejak dari TPS dan TPS3R, bukan sekadar dibuang ke TPA,” jelas Jamus.

DLH mencatat ada 15 unit TPS3R yang siap dimaksimalkan. Sampah organik akan diolah menjadi pupuk, sementara sampah bernilai ekonomi dijual ke pengepul. Hasil pupuk komposnya bakal dimanfaatkan untuk taman kota.

Selain itu, DLH juga menyiapkan strategi jangka panjang berupa edukasi pemilahan sampah di tingkat desa hingga RT. “Kalau gerakan ini dilakukan serentak, persoalan sampah di Ponorogo bisa selesai. Tapi kalau tidak, ya wajar kalau disebut darurat sampah,” katanya.

Di sisi lain, Pemkab masih menunggu izin final pembangunan TPA baru sebagai lokasi relokasi. Dokumen izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) dan studi kelayakan sudah disiapkan.

“Tinggal menunggu izin dari Menteri Kehutanan. Dirjen Planologi sudah tanda tangan,” terang Jamus.

Sembari menunggu izin turun, DLH akan mengajukan permohonan perpanjangan operasional TPA Mrican agar pengelolaan sampah tidak terhenti total.

“Perubahan besar ini butuh waktu. Jadi kami minta keringanan agar TPA Mrican tetap bisa digunakan sementara,” pungkasnya.

Diketahui, TPA Mrican kini berstatus darurat sampah. Setiap hari sekitar 120 ton sampah masuk, sementara kapasitas pengolahan hanya 40 ton per hari. Akibatnya, gunungan sampah setinggi hampir 100 meter terbentuk dan air lindi mencemari lingkungan sekitar.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atap Lapuk hingga Bocor, Empat Pasar Tradisional di Kabupaten Madiun Butuh Revitalisasi

    Atap Lapuk hingga Bocor, Empat Pasar Tradisional di Kabupaten Madiun Butuh Revitalisasi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kondisi fisik sejumlah pasar tradisional milik Pemerintah Kabupaten Madiun kian memprihatinkan. Kerusakan bangunan, terutama pada bagian atap yang telah lapuk, menyebabkan kebocoran dan mengganggu aktivitas jual beli para pedagang maupun pengunjung pasar. Salah satu pembeli di Pasar Dolopo mengatakan keprihatinan jika melihat pasar sebagai pusat perekonomian tapi terkesan kumuh dan tidak […]

    Bagikan
  • Proyek BTT Jembatan Mojopurno Disidak Komisi D DPRD

    Proyek BTT Jembatan Mojopurno Disidak Komisi D DPRD

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proyek jembatan Mojopurno di Desa Mojopurno Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun disidak oleh jajaran Komisi D DPRD setempat. Fokus inspeksi mendadak (Sidak) kali ini, jajaran legislatif ingin memastikan mutu dan progres pekerjaan sesuai harapan masyarakat.  Ketua Komisi D Lely Hardyarini  mengatakan sidak ini dilakukan untuk memastikan bahwa proyek berjalan sesuai jadwal […]

    Bagikan
  • Soal Pengunduran Diri Kades Taji, Camat Karas Klarifikasi Perangkat dan BPD

    Soal Pengunduran Diri Kades Taji, Camat Karas Klarifikasi Perangkat dan BPD

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keputusan mendadak Kepala Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Sigit Supriyadi, untuk mengundurkan diri dari jabatannya memicu kehebohan publik. Surat pengunduran diri tertanggal 19 Desember 2025 itu beredar luas di media sosial, membuat warganet mempertanyakan alasan di balik langkah tersebut. Padahal, masa jabatan Sigit masih tersisa dua tahun lagi hingga 2027. […]

    Bagikan
  • Kejaksaan Tetapkan Ketua LKK Madiun Lor Tersangka Dugaan Penyimpangan Dana Penyertaan Modal

    Kejaksaan Tetapkan Ketua LKK Madiun Lor Tersangka Dugaan Penyimpangan Dana Penyertaan Modal

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergi | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menetapkan sekaligus menahan seorang tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan dana Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK), Jumat (29/08/2025). Langkah hukum ini dilakukan setelah tim penyidik memeriksa lebih dari 20 orang saksi, melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, serta menyita berbagai dokumen dan barang bukti yang berkaitan dengan perkara […]

    Bagikan
  • Nahas, Cari Ikan di Jam Sekolah, Pelajar MTs di Ponorogo Tewas Tenggelam

    Nahas, Cari Ikan di Jam Sekolah, Pelajar MTs di Ponorogo Tewas Tenggelam

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Ponorogo ditemukan tewas tenggelam di Sungai Genting, Desa Menang, Kecamatan Jambon, Kamis (13/2/2025). Insiden ini terjadi saat jam sekolah. Ketika itu, korban bersama teman-temannya pergi berburu ikan mabuk di sungai. Korban, Revaldo Novanda Putra (12), siswa kelas 1 MTs meninggalkan sekolah saat jam istirahat […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Verifikasi Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    Pemprov Jatim Verifikasi Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan kawasan kumuh di Kota Madiun memasuki tahap verifikasi. Tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi yang diajukan oleh Pemerintah Kota Madiun sebagai sasaran program, Rabu (30/07/2025). Tim menyasar dua kecamatan, yakni Manguharjo dan Kartoharjo, untuk mengecek kelayakan lahan yang direncanakan mendapatkan bantuan pendanaan […]

    Bagikan
expand_less