Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Labuhan Sarangan, Warisan Adiluhung yang Kukuhkan Identitas Budaya Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 332
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tradisi Labuhan Sarangan kembali digelar sebagai salah satu agenda budaya terbesar di Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Tradisi Labuhan Sarangan kembali digelar sebagai salah satu agenda budaya terbesar di Kabupaten Magetan pada Jumat (16/08/2026). Bukan sekadar ritual tahunan, kegiatan ini menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas karunia alam sekaligus sarana pelestarian nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa Labuhan Sarangan memiliki makna spiritual dan budaya yang mendalam. Menurutnya, tradisi ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk senantiasa menjaga harmoni dengan alam. Khususnya Telaga Sarangan yang selama ini menjadi ikon pariwisata dan sumber kehidupan warga sekitar.

“Labuhan Sarangan bukan sekadar ritual, melainkan warisan budaya adiluhung yang sarat makna. Tradisi ini merupakan wujud syukur atas rezeki, keselamatan, dan keberkahan, sekaligus bentuk penghormatan kepada alam yang menjadi penopang kehidupan masyarakat,” ujar Bupati Nanik.

Ia menambahkan, nilai-nilai seperti spiritualitas, gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan harus terus ditanamkan kepada generasi muda agar tradisi ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Nanik juga menyampaikan kabar menggembirakan bahwa Labuhan Sarangan telah resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) oleh Kementerian Kebudayaan RI. Pemerintah Kabupaten Magetan, katanya, berkomitmen menjadikan pariwisata berbasis budaya sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Image Not Found
Bupati Nanik beserta rombongan memutari telaga sarangan, Foto : Kusnanto-Sinergia

“Labuhan Sarangan menjadi pintu penting untuk mempromosikan Magetan sebagai destinasi wisata unggulan yang berkarakter budaya dan berkelanjutan. Diharapkan tradisi ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan ekonomi masyarakat, serta memperkuat kebanggaan terhadap budaya lokal,” tambahnya.

Meski demikian, Bupati Nanik mengingatkan agar perkembangan pariwisata tetap sejalan dengan pelestarian lingkungan. Telaga Sarangan, tegasnya, adalah titipan alam yang harus dijaga bersama.

“Kami mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk melayani wisatawan dengan ramah dan bertanggung jawab. Kepuasan wisatawan adalah bentuk penghormatan sekaligus berkah bagi kita semua,” tutupnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan, Joko Trihono, menjelaskan bahwa pengakuan WBTb ini merupakan pencapaian besar bagi masyarakat Sarangan yang selama ini menjaga kelestarian tradisi Labuhan.

“Labuhan Sarangan adalah tradisi leluhur yang sarat nilai adat. Kini telah resmi terdaftar sebagai warisan budaya tak benda. Para maestro adat bahkan diundang ke Jakarta untuk mempresentasikan ritual ini, dan mendapatkan pengakuan resmi dari pemerintah,” jelasnya.

Joko menyebutkan, Labuhan Sarangan ke depan diharapkan dapat masuk dalam kalender event nasional sebagai salah satu atraksi budaya yang membanggakan Magetan.

“Tradisi ini merupakan ungkapan syukur masyarakat atas anugerah alam yang indah, telaga yang cantik, serta tanah yang subur. Seluruh hasil bumi kemudian dilarungkan ke telaga sebagai simbol sinergi manusia dengan alam,” tambahnya. Ia menegaskan, penjagaan nilai-nilai adat serta kelestarian lingkungan adalah inti dari pelaksanaan Labuhan Sarangan setiap tahunnya.

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proses Tukar Guling Tanah Masjid Quba, Diusulkan ke Pemprov Jatim

    Proses Tukar Guling Tanah Masjid Quba, Diusulkan ke Pemprov Jatim

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses tukar guling tanah kas desa ( TKD ) Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, yang dimanfaatkan untuk sebagian area Masjid Agung Quba terus bergulir. Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sudah memproses administrasi dokumen tukar menukar aset tersebut. Kepala […]

    Bagikan
  • Seleksi Sekda Magetan Diperpanjang, Birokrasi Butuh Figur Penggerak

    Seleksi Sekda Magetan Diperpanjang, Birokrasi Butuh Figur Penggerak

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan masih berlanjut. Hingga batas akhir pendaftaran tahap pertama pada 17 Agustus 2025 lalu, hanya tiga pejabat eselon II yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Jumlah tersebut belum memenuhi syarat minimal empat peserta, sehingga panitia seleksi memperpanjang masa pendaftaran hingga 24 Agustus mendatang. Ketiga […]

    Bagikan
  • Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Bertambah, Mayoritas Usia Produktif

    Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Bertambah, Mayoritas Usia Produktif

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Jumlah Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Madiun terus mengalami peningkatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mencatat, sepanjang triwulan pertama tahun ini, ditemukan 36 kasus ODHA baru. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Anies Djaka Karyawan, mengungkapkan untuk keseluruhan tahun berjalan, jumlah ODHA baru yang terdata sudah mencapai 160 orang. […]

    Bagikan
  • Open House Sekolah Rakyat Madiun Digelar, Progres Bangunan 92 Persen dan Siap Beroperasi Akhir Juli

    Open House Sekolah Rakyat Madiun Digelar, Progres Bangunan 92 Persen dan Siap Beroperasi Akhir Juli

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai memperkenalkan Sekolah Rakyat kepada masyarakat melalui kegiatan open house yang digelar di kompleks Sekolah Rakyat, Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun, Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal menjelang operasional sekolah berasrama gratis yang ditargetkan mulai berjalan pada akhir Juli 2026. Open house diikuti ratusan calon siswa beserta orang […]

    Bagikan
  • Antrean Pendaki Gunung Lawu Mengular Saat Libur Idulfitri 2026

    Antrean Pendaki Gunung Lawu Mengular Saat Libur Idulfitri 2026

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lonjakan aktivitas pendakian terjadi selama libur panjang Idulfitri 2026 di kawasan Gunung Lawu. Kepadatan paling mencolok terlihat di jalur Cemoro Sewu, yang dipenuhi antrean panjang calon pendaki hingga suasananya viral di media sosial. Rekaman yang diunggah melalui TikTok oleh akun @oneone3984 memperlihatkan ratusan pendaki mengantre sejak dini hari. Barisan panjang terlihat […]

    Bagikan
  • Hasil Uji Lab, Polisi Temukan Bakteri Pada Makanan Penyebab Keracunan di Bondrang dan Belang

    Hasil Uji Lab, Polisi Temukan Bakteri Pada Makanan Penyebab Keracunan di Bondrang dan Belang

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo mengungkap hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal yang menimpa puluhan warga di dua kecamatan beberapa waktu lalu. Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Hidajanto, menyebutkan sampel yang diperiksa meliputi air, bumbu gulai, kecap, sate, tongseng, gulai kambing, serta sejumlah peralatan memasak dari […]

    Bagikan
expand_less