Berita Terkini
Trending Tags

Puluhan Satwa Liar Diselamatkan, JSI Serahkan 34 Ekor ke BBKSDA Jatim

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 233
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim JSI bersama Bidang KSDA Wilayah I Madiun berhasil mengevakuasi puluhan satwa liar di Kelurahan Patihan, Kota Madiun, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 34 ekor satwa liar berhasil dievakuasi dari wilayah Madiun dan sekitarnya sepanjang November 2025. Penyerahan satwa dilakukan pada Kamis (27/11/2025) oleh organisasi Jaga Satwa Indonesia (JSI) beralamat di Kelurahan Patihan, Kota Madiun, kepada Balai Besar KSDA Jawa Timur melalui Bidang KSDA Wilayah I Madiun. Dari total satwa yang dievakuasi, 26 ekor di antaranya merupakan ular sanca kembang (Malayopython reticulatus), disusul 4 ekor ular tikus, 4 ekor ular kobra, dan 1 ekor biawak air tawar.

Seluruh satwa tersebut diselamatkan dari berbagai lokasi permukiman dan area pinggiran hutan kota. Operasi mitigasi dilakukan oleh tim JSI bersama Bidang KSDA Wilayah I Madiun sebagai bagian dari penanganan rutin konflik satwa liar yang memasuki kawasan padat penduduk.

Ketua Relawan Jaga Satwa Indonesia, Yonni Purwandana, mengatakan bahwa intensitas kemunculan satwa liar meningkat selama musim hujan. “Banyak satwa yang turun ke permukiman karena habitatnya mulai tergenang. Kami bergerak cepat begitu ada laporan masyarakat agar tidak menimbulkan risiko bagi warga,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kerja sama dengan pemerintah menjadi faktor penting. “Kami tidak hanya mengevakuasi, tetapi juga memberikan edukasi kepada warga agar tidak panik dan tidak menyakiti satwa,” tambahnya.

Sementara itu, Polhut Ahli Madya Bidang I KSDA Wilayah I Madiun, Nur Muhammad Ndarus Sudiro, menjelaskan bahwa seluruh satwa telah dibawa ke Kandang Transit Satwa BBKSDA Jatim di Sidoarjo oleh tim Wildlife Rescue Unit (WRU).

“Setiap satwa akan melalui pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Kami pastikan kondisinya benar-benar layak sebelum dikembalikan ke habitat aslinya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pelepasliaran tidak dilakukan secara tergesa-gesa. “Kami mempertimbangkan faktor keselamatan, ekologi, dan kesesuaian habitat. Tujuannya agar satwa bisa kembali beradaptasi tanpa konflik dengan masyarakat,” katanya.

Upaya rutin ini diharapkan dapat mengurangi potensi konflik antara manusia dan satwa liar serta menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah Madiun dan sekitarnya. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN di Lingkup Pemkab Ponoroggo Dituntut Tingkatkan Kinerja dan Lebih Profesional

    ASN di Lingkup Pemkab Ponoroggo Dituntut Tingkatkan Kinerja dan Lebih Profesional

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Memasuki tahun anggaran 2026, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo diminta tidak menunda pekerjaan. Sejak awal tahun, seluruh perangkat daerah diharapkan langsung bergerak cepat agar pelaksanaan program berjalan sesuai rencana. Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Sugiharto, menegaskan bahwa awal tahun merupakan fase krusial dalam menata ritme kerja […]

    Bagikan
  • Menjelajah Dunia Dinosaurus Tarik Wisatawan ke Mojosemi Forest Park Magetan

    Menjelajah Dunia Dinosaurus Tarik Wisatawan ke Mojosemi Forest Park Magetan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Mojosemi Forest Park di lereng Gunung Lawu kembali menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) setelah Telaga Sarangan. Suasana teduh yang disuguhkan deretan pohon pinus membuat kawasan wisata ini menjadi tempat pelarian nyaman bagi para pengunjung yang ingin menikmati alam sekaligus hiburan keluarga. Riuh tawa […]

    Bagikan
  • Tambang PT Putera Anugerah di Sayutan Kembali Beroperasi, Legalitas Jadi Tanda Tanya

    Tambang PT Putera Anugerah di Sayutan Kembali Beroperasi, Legalitas Jadi Tanda Tanya

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Setelah satu bulan vakum, aktivitas tambang PT Putera Anugerah di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, kembali menggeliat. Suara alat berat kembali terdengar. Debu dan truk lalu lalang menghiasi jalan desa. Namun, kembalinya tambang itu justru menyisakan pertanyaan besar, apakah sudah berizin resmi? Di balik geliat aktivitas tambang, tidak sedikit […]

    Bagikan
  • Warga Tanjungsepreh Protes Jalan Rusak, Tolak Truk ODOL Angkut Tanah Urug Melintas

    Warga Tanjungsepreh Protes Jalan Rusak, Tolak Truk ODOL Angkut Tanah Urug Melintas

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Puluhan warga Desa Tanjungsepreh, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menggelar aksi protes atas kerusakan parah Jalan Cempaka, Rabu (04/06/2025). Warga menolak keras truk over dimension over loading (ODOL) bermuatan tanah urug melintas di jalan desa mereka. Dalam aksinya, warga membentangkan spanduk bertuliskan: “Truk Over Dimensi Over Loading (ODOL) Muatan […]

    Bagikan
  • Waspada, Magetan Diterjang Tujuh Bencana Akibat Hujan Deras

    Waspada, Magetan Diterjang Tujuh Bencana Akibat Hujan Deras

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan sepanjang Senin (10/11/2025) memicu rentetan bencana alam di berbagai kecamatan. Dalam kurun waktu kurang dari sehari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat sedikitnya tujuh peristiwa, mulai dari tanah longsor, banjir luapan, hingga rumah warga yang roboh. Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun […]

    Bagikan
  • SPMB 2025, Ini Jawaban Cabdindik Jatim Soal Siswa Belum Tertampung di SMA Negeri

    SPMB 2025, Ini Jawaban Cabdindik Jatim Soal Siswa Belum Tertampung di SMA Negeri

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur wilayah Kota/Kabupaten Madiun Dan Ngawi angkat bicara terkait protes orang tua maupun wali murid terkait proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Diketahui, sejumlah orang tua siswa mendatangi kantor Cabdindik di Jalan Pahlawan Kota Madiun pada Senin (30/06/2025) lantaran anak mereka belum […]

    Bagikan
expand_less